Inilah Para Pemeran BumiLangit Cinematic Universe!

bumilangit universe

Zara JKT48 juga ikut ambil peran, loh.

Setelah berhasil meluncurkan film Gundala, BumiLangit mengumumkan pula film superhero Indonesia lainnya berserta dengan para pemerannya.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan melalui akun media sosial Superheromaxid, pihak BumiLangit mengumumkan siapa saja artis yang akan membintangi di Jagat BumiLangit Jilid 1:

    1. Abimana berperan sebagai Gundala
    2. Chicco Jericho berperan sebagai Godam
    3. Pevita Pearce berperan sebagai Sri Asih
    4. Chelsea Islan berperan sebagai Tira
    5. Tara Basro berperan sebagai Merpati
    6. Asmara Abigail berperan sebagai Desti Nikita
    7. Hannah Al Rashid berperan sebagai Camar
    8. Kelly berperan sebagai Cempaka
    9. Delly D berperan sebagai Nila Umaya
    10. Ario Bayu berperan sebagai Ghani Zulham
    11. Lukman Sardi berperan sebagai Ridwan Bahri
    12. Tatjana Saphira berperan sebagai Mustika
    13. Zara JKT48 berperan sebagai Virgo
    14. Dian Sastro berperan sebagai Dewi Api
    15. Nicholas Saputra berperan sebagai Aquanus
    16. Joe Taslim berperan sebagai Mandala

Berikut adalah detail dari karakter tersebut berdasarkan twit Joko Anwar:

Semoga saja para pemeran yang telah disebutkan dapat memancing minat para penonton untuk lebih mencintai karakter superhero Indonesia.

Sumber: Akun Facebook Superheromaxid

Piko Taro Merilis Lagu Terbarunya: “Everyone Must Die”

piko taro

Setelah terkenal akan "Pen-Pinnaple-Apple-Pen"-nya, Piko Taro merilis lagu terbarunya.

Sekitar 2 tahun yang lalu, Piko Taro (Kazuhito Kosaka) merilis lagu Pen-Pinnaple-Apple-Pen (PPAP) yang sempat menjadi viral di internet. Sampai saat ini, video YouTube dari lagu tersebut sudah ditonton lebih dari 133 juta kali.

Lagu PPAP menjadi viral karena selain mudah diingat, lagu ini juga sangat asik untuk didengarkan walau banyak masyarakat yang bingung dengan maksud dari lagu ini. Lagu ini bagaikan teka-teki singkat yang kita sendiri harus memahaminya.

Setelah lama tak terdengar, Piko Taro merilis lagu terbarunya dengan judul Everyone Must Die pada tanggal 14 Agustus 2019 di kanal YouTube miliknya. Lagu ini sempat membuat warganet menjadi terkejut, karena warganet mengira lagu tersebut akan menjadi lagu terakhir dari Piko Taro.

Setelah sukses dengan PPAP, Piko Taro membuat proyek PIKO10PROJECT. Melalui proyek tersebut, Piko Taro membuat 10 lagu dengan gaya khasnya dan sejak 14 Juni 2019 merilis 1 lagu berbeda setiap minggunya. Semua lagu di proyek ini berisikan berbagai hal unik dengan tambahan bumbu khas ala Piko Taro.

Semua lagu yang ada dalam PIKO10PROJECT dapat Anda lihat di sini.

Artikel disusun oleh Aisyah Muliana Zulfah dan penyesuaian oleh Bonaventura Aditya Perdana.

BUBU.COM Gelar IDBYTE Esports 2019, Hadirkan BUBU Esports Tournament Berhadiah Total 750 Juta Rupiah

Dengan tagline "Gaming for Change", BUBU Esports Tournament ingin mengangkat kesetaraan gender melalui kompetisi PUBG Mobile dengan hadiah terbesar di Asia Tenggara untuk tim wanita.

Esports menjadi peluang ekonomi besar di masa depan. Data dari PUBG Mobile Asia Tenggara pada bulan Mei 2019 menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan pengguna PUBG Mobile tertinggi sedunia. Bahkan hingga akhir April 2019, tercatat dalam satu bulan rata-rata 220 kota di Indonesia, dan 23 juta orang mengakses PUBG Mobile.

Sementara para peminat esports Indonesia bukan hanya PUBG Mobile, tapi juga game lainnya. Perkembangan pelaku esports di Indonesia diyakini akan terus bertambah, seperti disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bahwa potensi bisnis esports di Indonesia telah mencapai US$700 juta atau sekitar Rp9,8 triliun pada 2017 dan terus meningkat.

Mengetahui hal tersebut, pionir perusahaan digital di Indonesia, BUBU.COM, akan kembali menggelar acara tahunannya yaitu IDBYTE. Berbeda dengan gelaran sebelumnya, pada tahun ini IDBYTE 2019 akan mengangkat esports sebagai tema utamanya. Dengan tagline “Gaming for Change”, IDBYTE 2019 siap menjadi pionir untuk menghadirkan konferensi esports pertama di Indonesia yang dihadiri berbagai pembicara internasional serta mewakili brand yang sudah mendunia.

Tidak hanya konferensi, di waktu dan tempat yang sama, BUBU.COM juga menggelar BUBU Esports Tournament, atau yang disingkat sebagai B.E.S.T. Bermitra dengan Tencent Games dan didukung oleh IESPA, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Kementerian Komunikasi dan Informatika (KEMKOMINFO), serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA), B.E.S.T akan mempertandingkan salah satu game mobile dengan komunitas yang besar di Indonesia, PUBG Mobile.

Acara ini juga didukung oleh Sinar Mas Land yang terus berinovasi dalam mengembangkan ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Keseriusan Sinar Mas Land dalam pengembangan ekonomi berbasis digital diwujudkan dalam pengembangan Digital Hub, suatu kawasan seluas 26 hektar yang didedikasikan untuk menjadi pusat pendidikan, riset, komunitas dan perusahaan berskala startup hingga multinasional yang berfokus di bidang digital dan teknologi.

Project Leader Digital Hub, Irawan Harahap menyatakan, “Transformasi BSD City menjadi the first integrated smart city dilakukan di berbagai sektor berbasis digital. Esports menjadi salah salah satu fokus kami dalam pembangunan sektor ekonomi digital. Oleh sebab itu, kami menyambut baik kesempatan untuk menjadi tuan rumah acara ini, terlebih karena PUBG telah memiliki reputasi dan komunitas yang baik. Belum lama berselang, kami secara resmi juga menjadi tuan rumah untuk NXL, manajemen esports terbesar di Indonesia. Kami dari Digital Hub dan Sinar Mas Land berharap acara ini dapat memberi dampak positif untuk kemajuan esports dan ekonomi digital di Indonesia.”

Prizepool Turnamen PUBG Mobile Wanita Terbesar di Asia Tenggara

Berbeda dari turnamen PUBG Mobile lainnya, B.E.S.T hadir tidak hanya dengan prizepool fantastis sebesar 750 juta Rupiah, tetapi juga menggelar kompetisi PUBG Mobile yang terbagi menjadi 2 kategori, yaitu divisi pria dan wanita.

Selaras dengan tagline yang diusung, BUBU.COM ingin mengubah pandangan masyarakat Indonesia tentang gaming, terlebih kesetaraan gender antara wanita dan pria. Mengingat jumlah gamer wanita di dunia telah mencapai 44 persen menurut riset dari Newzoo. Oleh karena itu, B.E.S.T telah menyiapkan 290 juta Rupiah sebagai prizepool untuk turnamen divisi wanita saja. Hal ini otomatis membuat B.E.S.T menjadi kompetisi esports PUBG Mobile wanita di Asia Tenggara dengan hadiah terbesar yang pernah ada!

“B.E.S.T 2019 merupakan sebuah langkah awal dari BUBU.COM yang menargetkan sebuah perubahan dan perkembangan ekosistem esports Indonesia,” kata Shinta Danuwardoyo selaku CEO BUBU.COM.

“Perubahan ini sudah mulai terlihat dari banyaknya tim esports besar yang membuat tim wanita. Perubahan dan perkembangan ini diharapkan akan menjadikan Indonesia sebagai ekosistem esports terbesar dan terkuat di Asia Tenggara.”

Selain pertandingan PUBG Mobile, B.E.S.T juga akan menghadirkan Talent Hunt by BUBU Awards. Adapun tujuan diadakannya Talent Hunt adalah untuk memberi kesempatan kepada individu yang hendak menampilkan bakat terbaik mereka, dan tentunya menyediakan hadiah khusus bagi pemenang.

Talent Hunt by BUBU Awards nantinya akan mencari talenta-talenta dalam beberapa bidang yang berhubungan dengan esports dan game, yaitu shoutcaster, streamer, dan pastinya cosplay yang akan dinilai langsung oleh Alodia Gosiengfiao, cosplayer asal Filipina yang kerap diundang ke berbagai event internasional.

IDByte 2019 dan B.E.S.T. akan digelar di ICE BSD pada tanggal 13-14 September 2019 yang akan dihadiri Kevin Lin, COO & Co-Founder Twitch, Allan Phang, Head of Esports Airasia, Shigenori Araki, Head of Esports Capcom, Alodia Gosiengfiao, dan pembicara serta talent kelas dunia lainnya.

Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, bisa disimak langsung di https://best-tournament.com

Tautan resmi B.E.S.T:

Tautan resmi IDBYTE Esports 2019:

Tautan resmi BUBU.COM:

Tautan resmi Sinar Mas Land:

Artikel merupakan rilis pers dari pihak BUBU.COM

Menonton Konser Love Live! dari Sisi Seorang Awam

Penulis mendapatkan kesempatan untuk menonton konser "Aqours 5th LoveLive! ~Next SPARKLING!!~" oleh komunitas "Love Live! School Idol Project" Indonesian Nakama.

Bayangkan apabila Anda diberikan kesempatan untuk menonton sebuah konser dari grup idola yang sama sekali tidak pernah Anda dengarkan lagunya. Ya, itulah yang penulis alami pada hari Sabtu (6 Juli 2019) kemarin.

Pada hari Kamis (4 Juli 2019), penulis dihubungi oleh salah satu tim redaksi untuk menonton konser Love Live! “Aqours 5th LoveLive! ~Next SPARKLING!!~” pada hari Sabtu (6 Juli 2019) di CGV Grand Indonesia.

Mulanya penulis berpikir karena secara pribadi jarang mendengarkan semua lagu dari grup Love Live! (bahkan hingga Sunshine!! sekali pun) dan takut akan “diasingkan” karena bukan bagian dari mereka. Namun, penulis tetap memberanikan diri untuk ikut demi mencari tahu lebih dalam mengenai Love Live! secara keseluruhan.

Hari H

Setelah tiba di CGV Grand Indonesia, penulis bertemu dengan seseorang yang bernama Rio Vitoni. Ia merupakan anggota dari komunitas “Love Live! School Idol Project” Indonesian Nakama dan ternyata ia pula yang mengajak penulis untuk menonton konser bersama dengan anggota komunitas lainnya.

Ia juga sempat bercerita bahwa hidupnya mulai merasakan perubahan ketika dirinya mengenal Love Live! pada tahun 2013. Bahkan ia menyempatkan diri untuk mengikuti konsernya di Jepang secara langsung pada tahun 2019 ini.

Tak lama setelah bertemu dengan Rio Vitoni, penulis bertemu dengan beberapa anggota lainnya. Mereka semua sangat ramah dan terbuka terhadap orang lain di luar anggota komunitas. Bahkan penulis dipinjamkan light stick Aqours agar bisa ikut meramaikan konsernya.

Ketika sebagian besar anggota telah berkumpul, saatnya mereka membagikan tiket masuk. Penulis mendapatkan tempat duduk di bagian belakang dan Rio Vitoni di bagian terdepan. Awalnya agak ragu karena harus berkumpul dengan mereka yang tak penulis kenal, tetapi demi mendapatkan pengalamannya maka penulis tetap memberanikan diri.

Tiket konsernya (bukan milik penulis)
Tiket masuk menonton konser (dokumentasi pribadi)

Pada pukul 12.30 kami semua bergegas memasuki ruang bioskop untuk segera menonton konsernya. Ya, sebenarnya ini bukan menonton konser secara langsung, melainkan kami menonton rekaman dari konser yang sesungguhnya telah dilaksanakan pada 8-9 Juni 2019 di Metlife Dome, Saitama.

Lagu pertama yang dibawakan oleh Aqours dalam konser adalah Bokura no Hashiketta Michi wa… dan seketika itu pula semua penonton yang hadir langsung bersorak kegirangan. Penulis juga merasakan hal yang sama, meskipun sebelumnya tidak pernah mendengar lagu tersebut.

Setelah dua lagu lainnya yaitu Thrilling・One Way dan Aozora Jumping Heart, para pengisi suara dari karakter Aqours mulai memperkenalkan dirinya satu persatu. Penulis melihat hal yang menarik yaitu ketika semua penonton mengganti warna di light stick mereka ketika para pengisi suara bergantian berbicara. Sayangnya penulis tidak terlalu paham warna-warnanya, jadinya penulis melihat orang di sekitar dan sedikit bertanya kepada anggota komunitas.

Para penonton bersorak ketika idolanya bernyanyi.
Para penonton bersorak ketika idolanya bernyanyi.

Selama konser berlangsung, penulis cenderung lebih memilih untuk duduk dibandingkan berdiri seperti anggota lainnya. Bukannya tidak menarik, tetapi penulis canggung untuk berdiri dan bersorak seperti yang lain. Meskipun demikian, penulis tetap melambaikan light stick untuk meramaikan konsernya.

Ketika sedang intermission, penulis tidak merasa bosan karena diputarkan animasi singkat yang lucu dan menghibur. Setidaknya penulis bisa mengikuti sedikit momen seperti penonton yang lainnya.

Penulis menitikkan air mata ketika lagu Next SPARKLING!! dinyanyikan, dan semua penonton yang hadir juga ikut bersorak dengan kencangnya. Momen di mana semua pengisi suaranya mengakhiri konser dan layar menampilkan tulisan “Aqours” di pinggir pantai adalah momen terbaik menurut penulis.

Sebenarnya penulis bisa saja menangis karena itu sangat bagus, tetapi penulis memilih untuk menahannya.

Kesimpulan

Awalnya penulis berpikir bahwa sepanjang konser berlangsung akan diam dan tidak terbawa keseruan dari anggota komunitas (berhubung penulis jarang mendengarkan lagu dari serial Love Live!), tetapi pada akhirnya penulis merasakan emosi dari setiap penonton dan bahkan sampai menangis.

Meskipun mereka hanya menonton rekaman dari konser yang telah berlangsung, tetapi antusiasme semua anggota komunitas membuat penulis menjadi merasa kagum akan loyalitas mereka terhadap grup idola yang mereka cintai.

Semua orang yang penulis temui sangat terbuka dan sangat senang menjelaskan seluruh serial Love Live! (terkhusus serial Sunshine!!) kepada penulis. Mereka juga mengharapkan agar penulis mengikuti kegiatan seperti ini pada lain kesempatan bersama anggota komunitas.

Sehari setelah acara tersebut berlangsung, penulis mulai mencoba untuk mendengarkan lagu-lagu dari Aqours. Meskipun penulis lebih senang mendengarkan lagu mainstream, tetapi ini juga menjadi lagu wajib yang tak boleh ditinggalkan dalam daftar putar lagu penulis.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota komunitas “Love Live! School Idol Project” Indonesian Nakama yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk merasakan konser Aqours 5th LoveLive! ~Next SPARKLING!!~ secara langsung.

Semua anggota komunitas berfoto setelah konser usai.
Semua anggota komunitas berfoto setelah konser usai.
Penulis berfoto bersama dengan anggota komunitas.
Penulis berfoto bersama dengan anggota komunitas.

Semua dokumentasi (kecuali dinyatakan lain) berasal dari komunitas “Love Live! School Idol Project” Indonesian Nakama.

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media.

Dukung Pembinaan e-Sports Indonesia, POPCON Asia 2018 Gelar Kompetisi e-Sports AGCON “Celebration Cup”

Celebration Cup yang akan dilaksanakan di POPCON Asia 2018

Bagi Anda penggemar gim Mobile Legends: Bang Bang dan DOTA 2, jangan lewatkan pertandingan Celebration Cup di POPCON Asia 2018!

Saat ini, e-Sports kian menjadi perhatian semua orang. Masuknya kategori e-Sports di Asian Games 2018 juga semakin mengukuhkan bahwa olahraga yang satu ini mempunyai banyak peminat dan tidak kalah populer dengan olahraga lain pada umumnya.

Di Olimpiade ke-32 yang akan berlangsung di Tokyo, Jepang pada tahun 2020, e-Sports telah resmi masuk ke jajaran olahraga yang dipertandingkan. Potensi yang dimiliki e-Sports menarik perhatian POPCON Asia untuk menggelar kompetisi dan memberi wadah bagi para atlet potensial untuk mengasah kemampuan mereka di tingkat nasional.

Bertepatan dengan momen film Dreadout yang akan bisa disaksikan di layar lebar pada tahun depan, AGCON berkolaborasi dengan goodhouse.id dan dibantu oleh Supreme League serta Nimpuna akan menghadirkan kompetisi gim daring (online games) alias e-Sports yang diberi nama “Celebration Cup” untuk pertama kalinya di POPCON Asia 2018.

Celebration Cup di POPCON Asia 2018

Ada dua gim yang akan ditandingkan di Celebration Cup, yaitu Mobile Legends: Bang Bang dan DOTA 2. Siapa saja dapat mengikuti kompetisi ini, dengan total hadiah Rp.160.000.000,-, dengan mendaftar di laman https://esport.popconinc.com. Untuk pendaftaran DOTA 2 paling lambat tanggal 6 September dan Mobile Legends: Bang Bang pada tanggal 13 September.

Yenny Wangsawidjaja, CEO POPCON Inc., menuturkan kompetisi e-Sports digelar di POPCON Asia 2018 sebagai bentuk dukungan pada perkembangan e-Sports di tanah air:

“Kepopuleran e-Sports sudah tidak diragukan lagi. Beberapa tahun ini, kompetisi e-Sports di Indonesia kian banyak jumlahnya. Masuknya kategori e-Sports di Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020 juga semakin mengukuhkan bahwa olahraga yang satu ini memang mempunyai banyak peminat dan tidak kalah populer dengan olahraga lain pada umumnya.

Jadi sangat tepat rasanya jika POPCON Asia 2018 juga mulai memasukkan e-Sports, agar para atlet talenta e-Sports juga bisa memiliki wadah, di Popcon Asia.”

Masih ada banyak hal seru lainnya yang bisa dinikmati di POPCON Asia 2018, seperti wahana Rumah Pengabdi Setan hasil kerjasama dengan Pandora Experience yang bisa menjadi ajang uji nyali para pengunjung.

Bagi penggemar film-film Indonesia, tahun ini POPCON akan menyertakan beberapa pemeran dari film Hello Salma, sekuel Dear Nathan (2017). Selain itu, juga ada pemeran film Dreadout, dan para pemeran Foxtrot 6 yang bakal tayang di bioskop seluruh Indonesia pada awal tahun 2019.

Beberapa tambahan bintang dalam negeri yang akan meramaikan POPCON Asia 2018 adalah pemerhati anak Seto Mulyadi yang sebelumnya sempat populer menjadi bahan meme generasi milenial, dan Reino Barack yang merupakan kreator dari Satria Heroes yang akan mengumumkan serial barunya.

Tiket POPCON Asia 2018 bisa dibeli secara online di https://ticket.popconinc.com. Untuk anak-anak dengan tinggi badan di bawah 100 cm dapat masuk dengan gratis.

Tentang POPCON Asia

POPCON Asia atau Popular Culture Convention Asia adalah festival terkemuka di Indonesia untuk konten terkait industri kreatif, terutama komik, mainan, film, dan animasi dari kreator lokal dan internasional. POPCON Asia bertujuan mengembangkan hak kekayaan intelektual para kreator Indonesia, dan mempromosikannya ke dunia. Pada tahun 2018 ini, POPCON Asia diselenggarakan untuk yang ketujuh kalinya pada 22-23 September 2018 di ICE BSD.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:
Dhaniel D. Gumala
Public Relations
POPCON Asia 2018
Surel : [email protected]
Ponsel : +62856 9755 1391

Artikel ini merupakan rilis pers resmi dari pihak penyelenggara.

[Liputan] Bersinar Bersama di GJUI 24

Perhelatan jejepangan teruzur se-Indonesia tetap eksis di kali keduapuluhempat!

Hai hai, Riscomrades! Kali ini Tim Risa Media akan memberitakan liputan dari acara GJUI24 hari ke-3 bertema Luminous Japan yang berlangsung pada hari Minggu (16/8) di Universitas Indonesia.

Acara ini berlangsung dengan sangat meriah dan tak ada sepinya panggung utama karena jadwal penampilan yang sangat padat. Panggung utama diisi dengan berbagai penampilan dari Pygmalion Effect, Hyakkunin Isshu Mai, Comico, Egao, Omikoshi, dan Last Exile. Tidak hanya itu, di panggung utama pun diadakan lomba cosplay walk serta diumumkannya para pemenang dari lomba karaoke.

Pada acara ini dikenalkan Jakarta Osoji Club, sebuh komunitas sukarelawan yang peduli dengan lingkungan dan kebersihan. Jakarta Osoji Club turut berpartisipasi mengkampanyekan gerakan peduli lingkungan melalui tindakan sederhana seperti memungut sampah selama acara GJUI24 berlangsung. Sebuah kegiatan yang sederhana tetapi memberikan dampak yang sangat baik selama berlangsungnya acara.

Semakin sore, panggung utama semakin padat. Penampilan Shojo Complex membuat banyak pengunjung turut mengayunkan tangan saat penampilannya. Pada acara ini, grup Shojo Complex memberikan pengumuman bahwa salah satu anggotanya yang bernama Rhaina Kirana telah menyelesaikan kegiatannya dalam Shojo Complex dan acara GJUI24 merupakan penampilan terakhir dari Rhaina Kirana bersama para anggota Shojo Complex lainnya. Setelah penampilan Shojo Complex, acara dilanjutkan dengan penampilan Yosakoi, Nanairo Shympony, dan Amakusa.

Bukan GJUI namanya kalau tidak memberikan penampilan yang keren. Selepas break Maghrib, panggung utama dibuat sangat pecah dan meriah tiada hentinya! Mulai dari penampilan Hydra, Tokyo Lite ft. Heavenly Project, Otagroove, dan tentu bintang tamu yang paling ditunggu adalah Back-On!!

Atmosfer suasana acara sangat seru dan panas saat penampilan Back-On. Mereka membawakan beberapa lagu di antaranya adalah Blaze Line yang merupakan lagu pembukaan dari anime Eye Shield 21 dan lagu One Half yang merupakan lagu pembukaan dari anime Gundam Build Fighter.

Sekian info liputan GJUI24 oleh Tim Risa Media! Sampai jumpa di acara GJUI selanjutnya, dan jangan lupa untuk tetap tertib dan menjaga kebersihan saat mengunjungi acara apa pun ya!

Liputan oleh Aisyah Muza dan Rinaldi Xafort

Bintang “Marvel’s Jessica Jones” dan “Arrow” Akan Hadir untuk Pertama Kalinya di POPCON Asia 2018

POPCON Asia 2018 akan mengundang aktor Marvel, yaitu Wil Traval.

Beberapa waktu lalu, POPCON Asia telah mengumumkan enam kreator dari ranah Pop Culture yang akan menjadi host dari pilar-pilar POPCON seperti komik, cosplay, animasi, musik, dan lainnya. Selain itu juga ada pemberitahuan, yang sudah sangat dinanti-nanti, mengenai siapa saja POPSTAR yang akan hadir untuk meramaikan POPCON Asia 2018.

Ada empat nama yang diungkap, yaitu Kael Ngu (konsep artis dan ilustrator asal Malaysia yang mengerjakan kover varian DC Comics “Justice League” dan IDW Publishing’s “GI Joe”), Mico Suayan (yang mengerjakan komik Thor dan Bloodshot Reborn), Ronny Gani (yang terlibat di dalam penggarapan film-film superhero Hollywood seperti Pacific Rim, Avengers: Age of Ultron, dan Avengers: Infinity War), dan Monez Gusmang (seorang ilustrator asal Bali yang menjadi seniman/ilustrator pertama Indonesia dan menjadi duta Apple Inc.)

Selain keempat POPSTAR yang telah disebutkan di Temu Media POPCON Asia 2018, POPCON Asia 2018 akan menghadirkan Wil Traval, aktor kelahiran Australia yang terkenal sebagai pemeran Will Simpson di drama superhero serial Netflix yaitu Marvel’s Jessica Jones. Kalau di komik Marvel, karakter Wil ini disebut sebagai Nuke, musuh dari Daredevil dan Wolverine yang kekuatannya bersumber dari berbagai macam pil. Selain bermain di drama superhero yang menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe, Wil juga bermain di serial Arrow sebagai Christopher Chance alias Human Target.

Wil Traval

Yenny Wangsawidjaja, CEO POPCON Inc. menuturkan bahwa kehadiran Wil Traval dipastikan akan membuat POPCON Asia 2018 semakin seru dan meriah. Ia pun menambahkan, “Kehadiran Wil Traval di POPCON Asia 2018 yang akan berlangsung pada tanggal 22-23 September di ICE BSD, membuat dirinya menjadi aktor Marvel pertama yang hadir di event pop culture yang diadakan di Tanah Air. POPCON Asia berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman baru kepada para penikmat pop culture di Indonesia dengan menghadirkan Popstar terbaik dalam tiap gelaran kegiatan.”

Bermain di dua serial superhero yang berasal dari Marvel Comics dan DC Comics, menjadikan pria yang lahir pada 9 Juli 1980 ini, satu dari segelintir aktor dan aktris yang pernah bermain di “dua dunia” yang berbeda. Bagi para fans serial Marvel’s Jessica Jones atau Arrow yang ingin berjumpa dengan Wil Traval, jangan lupa untuk datang ke POPCON Asia 2018.

Penjualan tiket awal POPCON Asia 2018 (early bird) telah dibuka dan dijual seharga Rp75.000 (satu hari) serta Rp130.000 (untuk dua hari). Tiket dapat dipesan di situs web resmi POPCON.

Tentang POPCON Asia

POPCON Asia atau Popular Culture Convention Asia, adalah festival terkemuka di Indonesia untuk konten terkait industri kreatif; terutama komik, mainan, film, serta animasi dari kreator lokal dan internasional. POPCON Asia bertujuan mengembangkan hak kekayaan intelektual para kreator Indonesia, dan mempromosikannya ke dunia. Pada tahun 2018 ini, POPCON Asia diselenggarakan untuk yang ketujuh kalinya pada tanggal 22-23 September 2018 di ICE BSD.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Dhaniel D. Gumala
Public Relations
POPCON Asia 2018

Surel (e-mail): [email protected]
Ponsel: +62856 9755 1391

Artikel ini adalah siaran pers resmi dari pihak POPCON Asia 2018.

Serial Manga “YuruYuri” Akan Hiatus Sampai Waktu yang Tidak Ditentukan

Serial manga ini sudah diadaptasi ke dalam tiga musim anime dan satu OVA.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter YuruYuri, disebutkan bahwa Namori (pengarang YuruYuri) tidak akan menerbitkan serial terbaru dari manga tersebut. Tidak disebutkan kapan YuruYuri akan kembali terbit, tetapi ia akan menerbitkan serial terbarunya di majalah Comic Yuri Hime pada edisi bulan September sebelum hiatus.

Ia juga menambahkan, bahwa dirinya akan menginformasikan kembali kepada publik mengenai lamanya waktu hiatus.

YuruYuri adalah serial manga yang dibuat oleh Namori. Serial tersebut diterbitkan pertama kali oleh Ichijinsha di majalah Comic Yuri Hime S pada 12 Juni 2008. Pada September 2010, serial tersebut pindah ke majalah Comic Yuri Hime dengan penerbit yang sama.

YuruYuri mendapatkan adaptasi anime oleh studio animasi Doga Kobo dan ditayangkan di Jepang dari bulan Juli hingga September 2011. Musim kedua dari animenya dibuat dan ditayangkan dari bulan Juli hingga September 2011.

Seri animasi video asli (OVA, Original Video Animation) YuruYuri Nachuyachumi! dibuat oleh studio animasi TYO Animations (sekarang Yumeta Company) dan dirilis pada 18 Februari 2015. Beberapa bulan setelahnya, anime YuruYuri Nachuyachumi! + ditayangkan pada 21 Agustus hingga 18 September 2015, kemudian diikuti oleh anime YuruYuri San Hai! yang tayang pada 6 Oktober hingga 21 Desember 2015.

YuruYuri mengambil latar di sekolah fiktif bernama Nanamori di Takaoka, Prefektur Toyama, Jepang. Serial ini bercerita tentang keseharian dari Akari Akaza, Kyōko Toshinō, Yui Funami, dan Chinatsu Yoshikawa di Klub Kesenangan (ごらく部 Goraku-bu); bersama dengan beberapa rekan lainnya di organisasi sekolah tersebut.

Sumber: Anime News Network

Kizuna Ai Merilis Lagu Pertamanya, “Hello,Morning”

Siapkah Anda untuk mendengarkan lagu pertama dari Kizuna Ai?

Pada tanggal 15 Juli 2018, Kizuna Ai merilis lagu pertama miliknya di akun YouTube-nya dengan judul “Hello,Morning“.

Sewaktu Kizuna Ai mengadakan perayaan ulang tahunnya yang kedua, ia menjanjikan akan merilis lagu terbarunya pada tanggal 15 Juli 2018. Selain di akun YouTube-nya, Kizuna Ai merilis lagunya melalui platform Spotify, Apple Music, iTunes, dan masih banyak lagi.

Lagu “Hello,Morning” dibuat oleh Kizuna Ai dan komposisi musik oleh Nor.

Mengenal Nor, Komposer Musik dari Lagu Pertama Kizuna Ai

Nor adalah salah satu produser musik dan DJ asal Jepang yang sudah membuat banyak lagu di akun Soundcloud miliknya. Beberapa lagu yang dibuatnya adalah Tulala Story, MOMO SYRUP, Mint Comet, dan masih banyak lagi.


Bagi Anda penggemar Kizuna Ai, dengarkan lagu pertamanya melalui platform streaming musik favorit Anda!