Di Balik Judul Novel Ringan yang Terlewat PanjangDibutuhkan waktu 4 menit untuk membaca artikel ini

Judul light novel cenderung panjang dan kurang masuk akal. Tetapi hal tersebut bukanlah tanpa alasan.

Pernahkan kalian merasa bahwa beberapa judul anime memiliki panjang dan arti yang kurang masuk akal, sehingga diperlukan singkatan untuk menyebutnya seperti Konosuba, Danmachi, Oregairu, Oreimo, dan semacamnya? Persamaan dari anime-anime dengan judul panjang tersebut adalah adaptasi mereka bersumber dari Light Novel.

Light novel atau novel ringan merupakan sebutan untuk novel asal jepang yang menggunakan illustrasi gambar dengan gaya manga atau anime. Biasanya novel ringan ditargetkan untuk para remaja. Selain itu, yang unik dari novel ringan adalah pada penjudulan mereka.

Novel ringan mempunyai tren dimana mereka memiliki judul yang panjang dengan arti yang kurang masuk akal. Contohnya saja pada salah satu judul novel ringan yang berjudul “Tsuujou Kougeki ga Zentai Kougeki de Ni-kai Kougeki no Okaa-san wa Suki desu ka?yang dapat diartikan menjadi “Apakah Kamu Menyukai Ibu mu? Serangan Normalnya adalah Dua Serangan dengan Kekuatan Penuh”.  Bisa dilihat sendiri, judul tersebut bukan lagi hanya sepatah atau dua kata, melainkan sudah menjadi sebuah kalimat. Belum lagi artinya yang membuat kepala bergeleng-geleng.

Masih banyak lagi novel ringan yang memiliki judul-judul panjang dan aneh. Akan tetapi tentu saja hal tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Ada beberapa alasan mengapa novel-novel ringan tersebut di berikan judul seperti itu.

Menggambarkan isi Cerita Novel Ringan Dalam Judulnya

Banyak novel ringan yang memiliki judul panjang dan deskriptif. Seperti pada judul novel ringan “Kono Sekai wa Mō Ore ga Sukutte Tomi to Kenryoku wo Te ni Ireta shi, Onna Kishi ya Onna Maō to Shirode Tanoshiku Kurashiteru Kara, Ore Igai no Yūsha wa Mō Isekai ni Konai de Kudasai” (I’ve Already Saved This World and Taken Its Wealth and Power and I Live Happily in a Castle with a Female Knight and Demon Queen, So To All Other Heroes Stay Out of This Fantasy World).

Hal tersebut dilakukan untuk memuat gambaran cerita novel ringan tersebut dalam judulnya. Tentu saja hal tersebut sebenarnya dapat ditulis pada sinopsis buku. Namun apakah setiap orang mempunyai waktu untuk mengecek setiap sinopsis pada buku yang mereka lihat? Oleh karena itu semuanya kembali kepada hal pertama yang mereka lihat, yaitu judul buku. Seperti yang dikatakan oleh Pan Tachibana, penulis dari seri Dakara Boku wa, H ga Dekinai, yang dilansir dari Kotaku. 

“There’s no guarantee that someone will take the time to read the plot description of a book, so if the title is long and has its own descriptive meaning, it serves that purpose.”

Dijelaskan bahwa tidak semua orang mempunyai waktu untuk membaca sinopsis dari buku. Jadi jika penggambaran isi cerita dapat dijelaskan melalui judul yang panjang dan deskriptif, mengapa tidak?

Sebagai Penarik Perhatian 

Selain judul yang deskriptif, arti dari judul pada novel ringan kadang juga kurang masuk akal. Ketatnya persaingan pada pasar novel ringan harus membuat para penulis memberikan keunikan pada novel ringan mereka, terutama bagi para penulis yang memulai debut mereka. Mereka harus berpikir bagaimana caranya agar orang-orang mau mencoba untuk membaca novel ringan mereka.

Oleh karena itu, mereka membutuhkan sesuatu yang dapat menarik perhatian para pembaca. Salah satunya caranya adalah dengan memberikan judul yang unik dan menarik. Coba saja lihat pada beberapa judul novel ringan berikut:

  • Nuiage! Nugashite? Kise kaeru! ! Kanojo ga kōkō debut ni shippai shite hikikomori to kashita no de, ore ga seishun (fashion) o coordinate suru koto ni (Sew it up! Take it off? Change your clothes!! Because my girlfriend failed at her high school debut and became a shut-in, I decided to become a youth-fashion coordinator)
  • Danshi Koukousei de Urekko Light novel Sakka wo Shiteiru keredo Toshishita no Classmate de Seiyuu no Onnanoko ni Kubi wo Shimerareteiru (I’m a successful light novel author at a boy’s high school, but I’m being strangled by a female classmate who’s a voice actress and is younger than me)
  • Jidouhanbaiki ni Umarekawatta Ore wa Meikyuu ni Samayou (Reborn as a Vending Machine, I Now Wander the Dungeon)

Cerita tentang menjadi koordinator busana bagi pacarnya yang shut-in? Penulis novel ringan yang dicekik temannya? Reinkarnasi jadi mesin penjual otomatis? Tentu saja judul-judul tersebut membuat anda geleng kepala dan juga membuat anda penasaran akan isi cerita pada novel ringan tersebut.

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa tren judul novel ringan yang terkesan panjang dan memiliki arti yang kurang masuk akal ini sengaja dilakukan untuk membuat novel ringan tersebut menonjol dipasaran. Penjudulan yang deskriptif dan arti yang rada aneh tersebut memberikan kesan menarik, sehingga dapat menarik minat para pembaca untuk setidaknya mencoba membaca novel ringan tersebut.

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Allen Saputra.

Aji Kurniawan Saputra

Leave a Reply