[Ulasan] Oyasumi Punpun, Kisah Tertampar Realita KehidupanDibutuhkan waktu 4 menit untuk membaca artikel ini

Sebuah manga yang menceritakan beranjak dewasanya seorang pemuda.

Oyasumi Punpun atau Goodnight Punpun merupakan manga yang ditulis oleh Inio Asasano.  Manga yang berjalan dari Maret 2007 sampai November 2013 ini dipublikasikan oleh Weekly Young Sunday pada tahun pertamanya, setelah itu oleh Big Comic Spirits pada tahun selanjutnya hingga selesai.

Oyasumi Punpun merupakan manga psikologi yang bercerita tentang beranjak dewasanya seorang pemuda bernama Onodera Punpun, dimulai dari masa kecilnya, hubungan keluarganya, kisah cintanya, dan berbagai permasalahan dalam hidupnya.

Menurut opini penulis sendiri, Oyasumi Punpun merupakan salah satu manga terbaik yang pernah penulis baca. Manga ini mengangkat cerita yang bisa dibilang cukup gelap, seperti kekerasan rumah tangga, perselingkuhan, depres\si, hingga bunuh diri. Akan tetapi, manga ini dikemas dengan sedemikian rupa sehingga memberikan kesan realistis yang menggambarkan pahit dan manisnya kehidupan. Manga ini sukses membuat penulis merasakan krisis eksistensial setelah membacanya. Di artikel ini, penulis akan coba mengulas hal yang membuat manga ini begitu menarik.

Penggunaan Simbolisme

Manga Oyasumi Punpun menggunakan banyak simbolisme dalam penceritaannya.  Salah satu hal yang paling berkesan dalam manga ini adalah bagaimana karakter utamanya di illustrasikan. Karakter utama yang kerap di panggil Punpun ini tidak diperlihatkan dalam bentuk manusia, melainkan di gambarkan seperti karikatur burung. Dalam manga ini, Punpun dan keluarganya digambarkan seperti itu. Alasan pengarangnya menggambarkannya seperti itu adalah agar para pembaca dapat mengidentifikasikan diri mereka kepada Punpun. Dengan membuat karakter utamanya berbentuk karikatur, pengarang dapat memanfaatkan bentuk tersebut sebagai simbolisme keadaan psikologis Punpun. Seiring berjalannya cerita, penggambaran Punpun berubah tergantung dengan keadaan psikologisnya.

Manga ini juga membuat simbolisme sisi gelap manusia. Dalam cerita, Punpun memiliki Tuhan pribadi yang digambarkan dalam bentuk orang afro. Tuhan pribadi ini sering memberikan nasihat kepada Punpun, tapi bukan dalam hal baik. Dia sering mengolok-olok Punpun karena pengecut dan terus menjalani hidup yang membosankan. Nasihatnya pun semakin menjadi-menjadi seiring berjalannya cerita. Tuhan pribadi Punpun merupakan penggambaran sisi gelap Punpun yang ada dalam dirinya.

Penceritaan Dari Sudut Pandang Orang Ketiga

Hal lain yang unik dari manga ini adalah bagaimana manga ini diceritakan dari sudut pandang ketiga. Manga ini diceritakan melalui perspektif Punpun sendiri, akan tetapi melalui naratif sudut pandang orang ketiga. Di sini Punpun jarang sekali berbicara. Segala pikiran dan tindakan yang ia lakukan dijelaskan melalui narator yang menggunakan kata ganti Punpun untuk menjelaskan  hal- hal tersebut. Sudut pandang orang ketiga ini digunakan untuk memperjelas keadaan psikologi Punpun sepanjang jalan cerita.

Perkembangan Karakter Utama yang Detil dan Bertahap

Perkembangan karakter utama disini benar-benar dijelaskan secara detail dan dikemas secara bertahap. Cerita dimulai dari masa kecil Punpun, di mana pada fase ini cerita masih bisa dibilang ringan dan menyenangkan. Ia digambarkan sebagai anak yang pemalu. Punpun bertemu dengan cinta pertamanya, Aiko Tanaka yang membuat hidupnya penuh warna. Klimaks dari fase ini adalah saat  munculnya masalah keluarga Punpun akibat kekerasan yang dilakukan ayahnya, serta kepergian cinta pertamanya.

Setelah itu terdapat lompatan waktu beberapa tahun, sampai Punpun memasuki masa remaja. Pada fase ini, Punpun digambarkan  sebagai anak yang penasaran dengan banyak hal, terutama pada hal yang berhubungan dengan seks. Ia terlihat lebih berani untuk melakukan sesuatu. Akan tetapi, keberanian tersebut malah berbalik arah dan membuatnya dibenci oleh perempuan yang ia incar.

Manga ini melakukan lompatan waktu lagi sampai Punpun memasuki masa perkuliahan. Pada fase ini, keadaan psikologis Punpun makin tidak stabil. Dia mengalami berbagai macam stres hingga depresi yang membuatnya tidak memiliki keinginan untuk hidup.  Cerita menjadi semakai berat disini, dan illustrasi dirinya pada fase ini mulai menjadi aneh.

Memasuki akhir cerita, ia bertemu kembali dengan cinta pertamanya yang tidak dapat ia lupakan. Setelah Punpun mengetahui kejadian tragis yang menimpa Aiko, Punpun berupaya melindunginya dengan segala cara. Apapun akan ia lakukan walaupun itu adalah sebuah kejahatan. Keadaan pskilogisnya benar-benar kacau. Ilustrasi dirinya pun sangat mendekati penggambaran setan. Lika-liku hidup yang dialami Punpun membuat diri pemalunya berubah menjadi agresif yang mengirimnya ke jalan gelap kedewasaan.

Karakter Sampingan yang Tidak Terlupakan

Walaupun manga ini berfokus terhadap kehidupan Punpun, manga ini juga tidak lupa untuk mengulas berbagai kisah hidup orang-orang di sekeliling Punpun dan berbagai masalah yang mereka hadapi, seperti cerita dua sahabat Masumi Seki dan Koh Shimizu, kisah cinta Yuichi Onodera (paman Punpun), klub okultisme, dan cerita lainnya.

Perlu diingat juga bahwa semua kisah sampingan tersebut memiliki hubungan dengan cerita utama, sehingga membuat manga ini benar-benar menanfaatkan serta mengupas karakter-karakter sampingannya dengan maksimal.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Oyasumi Punpun merupakan manga yang membahas berbagai masalah kehidupan yang dapat terjadi pada kehidupan nyata. Penggambaran kondisi psikologis karakter Punpun seiring berjalannya cerita terlihat sangat jelas. Akhir cerita manga ini juga sangat memuaskan, sehingga manga ini patut dibaca bagi kalian yang ingin merasakan emosi roller coaster dari awal hingga akhir.

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Aji Kurniawan Saputra.

 

Aji Kurniawan Saputra

Tinggalkan Balasan