Fate Paling Populer di Comiket Tahun Ini

Comiket Tokyo Big Sight

Doujin yang mendedikasikan diri untuk Fate mengalahkan Kancolle, [email protected], dan Touken Ranbu.

Minggu ini adalah pelaksanaan pameran terbesar bagi otaku sedunia: Comiket. Pada Comiket yang ke-96 ini, ribuan kreator bersama ratusan stand milik korporat berjejer untuk menjual merchandise, doujin, dan kreasi-kreasi penggemar lain.

Comiket selalu menjadi ajang untuk mencari-tahu: franchise apa yang paling populer tahun ini dan fanbase apa yang paling besar? Bagaimanapun jugak, butuh kisah yang kuat dan karakter yang menarik untuk memunculkan karya-karya penggemar (fanart) yang menumpuk.

Sejak bertahun-tahun dimonopoli Touhou, beberapa tahun lalu Kancolle muncul sebagai seri dengan circle terbanyak. Bagaimana dengan tahun ini?

Fate Kembali Merajai Comiket Tahun Ini

Dengan ratusan karakter¬†Fate/Grand Order,¬†tayangnya¬†Heaven’s Feel,¬†serta masih banyak judul¬†franchise¬†lainnya, Fate¬†menjadi favorit di antara 35.000 sirkel yang berpartisipasi. Terdapat 2.506 kumpulan penggemar yang mendedikasikan diri untuk¬†serial milik Nasu dan Takeuchi tersebut. Meskipun jumlahnya turun dari tahun lalu,¬†Fate¬†masih jauh mengalahkan serial terpopuler kedua,¬†Kancolle,¬†dengan 1.615 sirkel. Kancolle telah menjadi ‘raja’ pada tujuh Comiket berturut-turut sebelum dikalahkan oleh¬†Fate¬†pada Comiket ke-93.

Dalam posisi ketiga adalah serial idol multimedia,¬†[email protected],¬†dengan jumlah sirkel turun secara signifikan dari posisi kedua pada Comiket sebelumnya.¬†Touhou¬†dan¬†Touken Ranbu¬†berada pada posisi keempat dan kelima dengan masing-masing memiliki 1.095 dan 859 sirkel.

Bagaimanapun juga, Touhou tetap akan menang di Reitaisai.

Kancah baru yang memasuki dunia popkultur Jejepangan, Virtual Youtubers, langsung dengan cepat mendapatkan popularitasnya. VTubers memiliki 500 sirkel berdedikasi pada Comiket kali ini, mengalahkan Love Live! yang sempat berada di puncak, kali ini berjulah 445 sirkel. Case Closed mengikuti pada ranking delapan, diikuti oleh Azur Lane dan Girls und Panzer dalam posisi sepuluh besar.

Sisanya, pada ranking 11 sampai 20, terdapat¬†Vocaloid, Granblue Fantasy, Yuri!! on ICE, Haikyu!!, TIGER&BUNNY, Puella Magi Madoka Magica, Hypnosis Mic, BanG! Dream, Kuroko’s Basketball,¬†dan¬†Kemono Friends.

Comiket merupakan acara semi-tahunan paling akbar untuk penggemar popkultur jejepangan seantero dunia, dimana para artist, illustrator, dan kreator-kreator populer lainnya berkumpul untuk berbincang dan menampilkan karya-karyanya untuk para penggemar. Tak seperti rezim Intellectual Property negara lain, Comiket justru diperbolehkan dan dianjurkan oleh para mangaka dan kreator serial orisinil, sebab ia sangat membantu menumbuhkan basis penggemar dan menyebarluaskan karya-karya orisinil.

Sumber: Crunchyroll
Foto milik The Japan Times.

Jeanne d’Arc Ikut Pemilu, Pengawas Kebingungan

Pemilu adalah momen perayaan demokrasi di Indonesia. Rakyat berbondong-bondong datang ke TPS untuk menentukan masa depan bangsa lima tahun ke depan. Banyak hal yang terjadi saat pemilu ini, mulai dari pengawas yang mengenakan kostum Avengers, pengawas yang bergaya ala hantu, dan sejumlah hal lucu lainnya.

Salah satu momen tersebut dibagikan oleh warganet Facebook Alice Hito Rain, yang diketahui bernama asli Jeanne d’Arc. Nama ini tentunya membuat bingung pengawas pemilu, membuatnya harus absen kembali setelah melakukan pencoblosan. Warganet pun mengaitkan nama ini dengan salah satu karakter di seri Fate, yang juga bernama Jeanne d’Arc.

Jeanne d’Arc, umumnya dipanggil Jannu dalam penggemar gim Fate, adalah salah satu karakter dalam seri Fate yang berdasarkan dari Jeanne ‘Arc, tokoh dunia nyata asal Prancis yang maju mengalahkan Inggris dalam Perang Seratus Tahun. Dalam gimnya, Jannu adalah Servant bertipe Ruler.

Sumber: Alice Hito Rain (Facebook). Gambar keluku oleh Shima Shinoji.

Hassan-i Sabbah, Pemimpin Assassin dan Ulama yang Tegas

Siapakah sosok sejarah yang ada di balik pembuatan karakter "King Hassan" di semesta Fate?

Sumber: fate-go.us

Fate/Grand Order versi NA (Amerika Utara) mengumumkan kemunculan sekaligus rate-up gacha dari “First Hassan“, kelas assassin dengan pangkat SSR yang merupakan karakter terkuat dalam kelasnya. Pemain dapat mendapatkannya dalam waktu yang terbatas, mulai 1 Januari, 10.00 WIB, sampai dengan 24 Januari 2019, 09.59 WIB. Siapa sebenarnya “First Hassan”¬†dan apa yang menyebabkan ia menjadi karakter yang sangat diinginkan?

Karakter “First Hassan”¬†dibuat berdasarkan tokoh Hassan-i Sabbah, seorang panglima, ulama, dan pemimpin tarekat dari Persia pada abad ke-11 masehi. Ia awalnya merupakan sosok yang dipercaya utnuk melaksanakan misi kenegaraan bagi Turki Seljuk, tetapi tak lama kemudian menentang langsung rezim tersebut karena adanya rasa keterasingan yang dirasakan warga Persia dari kepemimpinan Turki Seljuk.

Selain itu, salah satu petinggi rezim, Nizam al-Mulk, menjalankan sentimen anti-Ismailiyyah dan menentang doktrin taklim yang merupakan ajarah sentral dari Nizar Ismailiyyah, di mana Hassan lah yang kemudian menjadi pemimpinnya. Dalam memimpin ajarannya, Nizar Ismailiyyah, Hassan mendapatkan banyak pengikut dan kemudian mencanangkan tujuannya untuk mendapatkan basis yang kuat di Benteng Alamut, jauh di ketinggian Pegunungan Elburz.

Capture of Alamut, Sumber: Wikicommon

Peristiwa itu, kemudian dikenal sebagai Penaklukan Alamut, merupakan salah satu catatan penting dalam sejarah. Hassan, yang saat itu sudah memiliki banyak pengikut di antara orang-orang Persia, mengajak seluruh masyarakat di sekeliling Alamut‚ÄĒmayoritas Syiah Ismailiyyah‚ÄĒuntuk memberontak melawan Turki. Ia kemudian dengan hati-hati melakukan ekspedisi infiltrasi ke dalam jantung pertahanan kota di Alamut. Rakyat Alamut sendiri banyak yang mendukung Hassan. Ketika Hassan akhirnya muncul di hadapan penguasa setempat untuk merebut tahta, sang penguasa menyuruh para penjaganya untuk menangkap dan mengusir Hassan, tetapi mereka justru berbalik arah dan menetapkan kesetiaannya pada Hassan. Seluruh proses, mulai dari perencanaan sampai jatuhnya benteng ke tangan Hassan, berjalan tanpa adanya banyak pertumpahan darah.

Dalam penaklukan tersebut, juga dalam ekspedisi-ekspedisi Hassan yang lain, ia dibantu oleh pasukannya yang dinamakan Hashashin atau Assassiyun (ō£ō≥ōßō≥ŔäŔąŔÜ, mereka yang setia pada keyakinannya), akar etimologi dari kata “assassin” seperti yang kita kenal sekarang.

Hasan-e Sabah. Sumber: Wikicommon
Deskripsi King Hassan. Sumber: fate-go.us

Pada semesta “Fate”, Hassan-i Sabbah sendiri tidaklah tunggal, tapi dideskripsikan sebagai sembilan belas pemimpin Hashashin. Mereka yang sudah muncul dalam semesta Fate diantaranya adalah “Hassan of the Cursed Arm” dari “Fate/Stay Night”, “Hassan of the Hundred Faces” di “Fate/Zero”, serta “Hassan of Serenity” dan “First Hassan” sendiri di “Fate/Grand Order”. First Hassan menjadi yang pertama dan terakhir dari para Hassan dalam semesta Fate, dan ialah manifestasi dari Hassan-i Sabbah, sang tokoh sejarah dibalik orde Hashashin. Oleh Ritsuka Fujimaru (Gudako/Gudao), ia dinamakan “King Hassan”.

King Hassan sendiri dikenal sebagai pemimpin yang sangat ketat terkait dengan prinsip-prinsip hidup dan hukum syariah baik di Persia maupun Chaldea. Di Persia, ia merupakan ulama dengan pengetahuan yang mumpuni, menjalankan syariah secara ketat dan keras dan menuntut komunitasnya untuk melakukan hal yang serupa di bawah pimpinannya tanpa memandang bulu. Kedua anaknya dieksekusi, masing-masing untuk tuduhan pembunuhan dan kecurigaan atas meminum alkohol. Menurut Rashid-ad Din, penerusnya, ia menghabiskan waktunya membaca buku, melaksanakan ajarannya, dan mengurus pemerintahannya.

Di Chaldea pun tak terlalu jauh‚ÄĒia akan mengeksekusi siapapun bawahannya, termasuk Hassan of the Cursed Arm, Thousand Faces, dan Serenity, untuk tidak menyimpang dari “ajaran Tuhan”. Sebab ajaran yang ia canangkan sangatlah ketat, para Hassan lain itu hampir pasti akan terancam dieksekusi olehnya. Namun, di luar ketegasannya, ia dideskripsikan sebagai tokoh dengan hati yang lapang, tidak banyak bicara, dan mampu berkorban‚ÄĒia meninggalkan gelarnya sebagai Grand Asssassin untuk turun bersama karakter-karakter Chaldea lain untuk melawan Tiamat.

 

Kekuatannya pun tidak main-main. Masing-masing Hassan memiliki kemampuan yang disebut dengan Zabaniya‚ÄĒsembilan belas pembantu malaikat Malik di Neraka. Sedangkan Noble Phantasm dari King Hassan adalah Izrail, sang malaikat pencabut nyawa.

Akhir kata, agak ironis bagi mereka yang menghabiskan banyak uang untuk mencari untung-untungan untuk memunculkan King Hassan, sedang gacha, praktik-yang-mendekati-perjudian (karena sebenarnya tidak bisa begitu saja disebut sebagai perjudian yang nyata ), tak akan terlihat baik di mata praktik syariah manapun, apalagi milik Hassan. Gacha adalah peradaban buruk, klaim Atilla, dan pedang sang raja selalu mengarah kepada mereka yang menyalahi ajaran agama‚ÄĒini berarti banyak atau malah semua dari kita.

Tapi toh, dengan statistik yang mumpuni dan karakter yang baik untuk berada dalam satuan tim, First Hassan pantas mendapatkan pangkat SSR dan gelar serta kemampuan Grand Assassin dengan segala kemampuannya‚ÄĒhero yang setara dengan jumlah saint quartz yang dikeluarkan untuk menebusnya.

Sumber: Fate-go.us

Sumber sejarah didapatkan dari berbagai sumber dan https://iis.ac.uk/encyclopaedia-articles/hasan-sabbah

Sumber pengkisahan semesta Fate dibantu oleh laman facebook Perjalanan Menembus Nasuverse di Dalam Vantank. https://www.facebook.com/GoldolfSeksi/

Ditulis oleh: Naufal Hanif

 

[Guide Corner] Panduan Lengkap Menonton Seri Fate

Penjelasan dan panduan lengkap untuk menonton serta mengikuti seri Fate

Fate merupakan sebuah franchise yang sangat popular. Franchise ini memiliki berbagai macam seri dengan berbagai macam media. Tentu saja, beberapa seri tersebut sudah mendapatkan adaptasi anime.

Seri Fate ini memang memiliki beberapa cabang cerita dan spin-off yang cukup banyak. Bagi orang baru yang ingin mencoba masuk ke dalam seri ini mungkin akan kesulitan. Oleh karena itu artikel ini akan membahas secara singkat seri Fate yang telah diadaptasi menjadi anime dan panduan untuk mengikutinya.

Latar Belakang seri Fate

Seri Fate bercerita tetang persitiwa bernama Holy Grail War (Perang Cawan Suci). Perang tersebut meliputi master dan servant. Master terdiri dari penyihir-penyihir terpilih, sedangkan Servant adalah pahlawan dari berbagai jaman dan legenda yang dipanggil dengan ritual khusus untuk dijadikan mitra para master dalam perang tersebut. Para master dan servant harus bertarung antara satu sama lain untuk memperebutkan cawan suci yang dapat mengabulkan segala permintaan pemiliknya.

Seri Fate dimulai dari novel visual berjudul Fate/Stay Night, bercerita tentang Holy Grail War kelima, di mana karakter utamanya adalah Emiya Shirou, seorang penyihir amatir yang tinggal di kota Fuyuki.  Emiya Shiro terseret kedalam Holy Grail War setelah tidak sengaja menyaksikan pertarungan antara dua orang servant yang membuatnya terpaksa memanggil servant Saber untuk menyelamatkan nyawanya.

Dalam VN Fate/Stay Night, terdapat tiga rute cerita yang memiliki tema berbeda-beda berdasarkan 3 heroine, yaitu rute Fate, rute Unlimited Blade Works, dan rute Heaven’s Feel. Setelah seri utama tersebut berbagai macam spin-off dan cerita alternatif mulai bermunculan hingga menjadi seri yang cukup besar seperti sekarang.

Fate/Stay Night

Adaptasi pertama datang dari studio Deen. Fate/Stay Night dari studio Deen ini mengadaptasi rute Fate, di mana heroine utamanya adalah Saber, servant yang dipanggil oleh Emiya Shiro. Rute Fate ini lebih menekankan pada world building yang memperkenalkan isi cerita secara garis besarnya. Tema utama pada rute ini adalah “diri sendiri sebagai ideal”.

Waktu tayang seri ini 7 Januari 2006 hingga 17 Juni 2006, dengan jumlah episode sebanyak 26.

Fate/Stay Night Unlimited Blade Works (Movie)

Adaptasi yang datang dari studio Deen ini berbentuk dalam sebuah film yang berdurasi 1 jam 40 menit. Tayang pada 23 Januari 2010, adaptasi ini mengambil rute kedua dari Fate/Stay Night, yaitu Unlimted Blade Works.

Dalam rute ini heroine utamanya adalah Rin Tohsaka, teman satu sekolah Emiya. Rute ini lebih berfokus pada perkembangan karakter Emiya dalam mewujudkan idealismenya. Tema pada Rute ini adalah “berjuang dengan diri sendiri sebagai ideal”.

Karena durasi film yang hanya sekitar 2 jam, adaptasi ini bisa dikatakan tidak dapat mengambarkan isi cerita dari rute Unlimited Blade Works secara mendetail.

Fate/Zero

Fate/Zero merupakan prekuel dari Fate/Stay Night.  Bersumber dari novel ringan yang ditulis oleh Gen Urobuchi, Fate/Zero berlatar pada 10 tahun sebelum peristiwa pada Fate/Stay Night terjadi. Bercerita tentang Emiya Kiritsugu, ayah angkat Emiya Shiro, yang berpartisipasi dalam Holy Grail War keempat.

Anime Fate/Zero diadaptasi oleh Ufotable sebanyak 26 episode. Dibagi menjadi 2 musim, musim pertamanya tayang pada 2 Oktober 2011 hingga 25 Desember 2011, disusul musim keduanya pada 8 April 2012 hingga 24 Juni 2012, masing-masing memiliki 12 episode.

Fate/Stay Night Unlimited Blade Works (TV Series)

Selain adapatsi film dari studio Deen, rute Unlimited Blade Works juga diadaptasi menjadi serial TV oleh studio Ufotable sebanyak 26 episode dalam 2 musim. Musim pertama tayang pada 5 Oktober 2014 hingga 28 Desember 2014 sebanyak 12 episode, bonus episode prolog spesial yang berdurasi 51 menit. Musim keduanya tayang pada 5 April 2015 hingga 28 Juni 2015 sebanyak 13 episode.

Secara keseluruhan, adaptasi serial TV ini bisa dikatakan lebih baik dari pada adaptasi filmya. Hal ini dikarenakan serial TV ini memiliki jam tayang yang lebih panjang, sehingga dapat mengantarkan jalan cerita rute ini dengan lebih jelas. Belum lagi ditambah dengan animasi Ufotable yang cukup eksotis dalam memanjakan mata.

Fate/ Stay Night Heaven’s Feel

Berbeda dengan dua rute sebelumnya, rute Heaven’s Feel mendapatkan adaptasi berupa trilogi film oleh Ufotable.

Rute Heaven‚Äôs Feel merupakan rute ketiga pada Fate/Stay Night. Heroine utama pada rute ini adalah Mato Sakura, adik kelas Emiya Shirou. Rute ini merupakan rute tergelap dari ketiga rute pada Fate/Stay Night,¬†karena mencakup seluruh sisi gelap cerita dengan tema utama ‚Äúkonflik antara kenyataan dan ideal‚ÄĚ.

Film pertamanya yang berjudul Fate/Stay Night Movie: Heaven’s Feel – I. Presage Flower sudah¬†tayang pada 14 Oktober 2017. Film keduanya,¬†Fate/Stay Night Movie: Heaven’s Feel – II. Lost Butterfly dijadwalkan akan tayang pada 21 Januari 2019.

Fate/Kaleid Liner PRISMA‚ėÜILLYA

Fate/Kaleid Liner Prisma ILLYA merupakan spin-off yang berlatar pada dunia alternatif dari seri utamanya. Di sini bercerita Illyasviel von Einsbern yang menjadi mahou shoujo setelah dipilih oleh Kaleidostick Ruby untuk menggantikan masternya, Rin Tohsaka. Diawasi oleh Rin, Illya ditugaskan untuk mengumpulkan 7 buah kartu servant yang tersebar di kotanya.

Seri ini bersumber dari manga dan sudah mendapatkan adaptasi anime sebanyak 4 musim serta 1 film. Musim pertama tayang pada 13 Juli 2013 hingga 24 September 2014 sebanyak 10 episode. Musim keduanya yang berjudul Fate/Kaleid Liner Prisma‚ėÜIllya 2wei! tayang pada 10 Juli 2014 hingga 11 September 2014 sebanyak 10 episode. Musim ketiganya yang berjudul Fate/Kaleid Liner Prisma‚ėÜIllya 2wei Herz! tayang pada 25 Juli 2015 hingga 26 Spetember 2015 sebanyak 10 episode.

Musim keempatnya Fate/Kaleid Liner Prisma‚ėÜIllya 3rei!! tayang pada 6 Juli 2016 hingga 21 September 2016 sebanyak 12 episode. Tidak lupa filmnya yang berjudul Fate/Kaleid Liner Prisma‚ėÜIllya Movie: Sekka no Chikai¬†yang baru saja tayang 26 Agustus 2017.

Fate/ Grand Order: First Order

Fate/ Grand Order: First Order merupakan adaptasi dari gim mobile ternama Fate/Grand Order.  Berlatar pada dunia alternatif di mana terdapat organisasi bernama Chaldea untuk memantau masa depan dan menjamin kelangsungan hidup umat manusia. Chaldea memanggil para master dan servant mereka untuk menangani krisis yang dapat memusnahkan umat manusia.

Anime ini tayang pada 31 Desember 2016 dan merupakan adaptasi spesial yang hanya bejumlah 1 episode dengan durasi 51 menit.

Fate/Apocrypha

Fate/Apocrypha bertempat di dunia paralel, di mana cawan suci yang ada di kota Fuyuki hilang dicuri setelah Holy Grail War ketiga, sehingga membuat persistiwa pada Fate/Zero dan Fate/Stay Night tidak pernah terjadi.

Setelah lama hilang, klan penyihir Yggdmillennia mengumumkan bahwa mereka memiliki cawan suci dan mendeklarasikan perang terhadap asosiasi penyihir. Fate/Apocrypha bercerita tentang konflik antara dua kubu, yaitu Hitam dan Merah, dalam memperebutkan cawan suci.

Fate/Apocrypha ini bersumber dari novel ringan dan dianimasikan oleh studio A-1 Pictures sebanyak 26 episode yang tayang pada 2 Juli 2017 hingga 31 Desember 2017.

Fate/Extra: Last Encore

Fate/Extra: Last Encore merupakan adaptasi anime dari gim RPG Fate/Extra, bertempat di dunia alternatif di mana di bumi telah mengering. Fate/Extra: Last Encore bercerita tentang petualangan Hakuno Kishinami dan servantnya, Saber di Akademi Tsukumihara, tempat fiktif yang ada dalam lingkungan buatan yang disebut moon cell.

Fate/Extra: Last Encore diadaptasi oleh studio Shaft sebanyak 10 epsiode, tayang pada 28 Januari 2018 hingga 1 April 2018.

Fate/Prototype

Fate/Prototype merupakan sebuah OVA satu episode yang pada 31 Desember 2011. Diadaptasi oleh studio Lerche, Fate/Prototype besumber dari konsep awal cerita Fate/Stay Night yang ditulis oleh Kinoko Nasu  jauh sebelum Fate/Stay Night diserialisasikan.

Disini karakter utamanya adalah seorang perempuan bernama Ayaka Sajyou. Selain itu, Fate/Prototype juga memperlihatkan konsep awal karakter-karakter yang ada pada Fate/Stay Night, seperti servant Saber yang diperlihatkan sebagai laki-laki.

Emiya-san Chi no Kyou no Gohan

Emiya-san Chi no Kyou no Gohan adalah spin-off dari Fate/Stay Night yang berfokus pada masakan. Spin-off ini bergenre slice of life yang bercerita tentang bagaimana Emiyou Shiro mempersiapkan dan menghidangkan makan malam serta kehidupan beberapa karakter Fate/Stay Night dalam kedamaian.

Bersumber dari manga, anime diadaptasi oleh Ufotable sebagai ONA yang tayang pada 27 Desember 2017 dengan durasi sekitar 13 menit.

Panduan Menonton

Untuk mengikuti seri Fate sebenarnya cukup mudah. Hal pertama yang harus kalian lakukan adalah menonton seri utamanya, yaitu Fate/Stay Night.

Kenapa harus Fate/Stay Night terlebih dahulu dan tidak prekuelnya, Fate/Zero? Hal ini karena cerita pada Fate/Zero berasumsi bahwa penontonnya telah memiliki pengetahuan tentang seri Fate dan membuat Fate/Zero melompati segala penjelasan tentang bagaimana sistem Holy Grail War bekerja. Selain itu Fate/Zero juga akan memberikan beberapa bocoran tentang peristiwa yang akan terjadi pada Fate/Stay Night.

Seperti yang kalian ketahui, Fate/Stay Night terbagi menjadi tiga rute, oleh karena itu pertama kalian harus menonton Fate/Stay Night (2006) adaptasi dari studio Deen. Hal tersebut untuk memberikan gambaran bagaimana cerita Fate berputar pada Holy Grail War (Perang Cawan Suci).

Lalu kalian dapat melanjutkannya ke Unlimited Blade Works, adaptasi Ufotable. Karena sudah menonton Fate/Stay Night (2006), setidaknya kalian sudah mendapat gambaran bagaimana isi cerita di dalamnya. Kalian juga dapat menonton yang versi filmya jika kalian mau, tapi tidak di haruskan, karena seri TV-nya memberikan penceritaan yang lebih baik.

Selanjutnya anda dapat lanjut ke Fate/Zero. Kenapa tidak lanjut ke Heaven’s Feel? Sebenarnya hal itu dapat dilakukan, akan tetapi adaptasi Heaven’s Feel masih tergolong baru dan belum semuanya teradaptasi. Tapi tentu saja kalian tetap dapat lanjut ke Heaven’s Feel jika kalian mau.

Selain menonton, kalian juga memiliki pilihan untuk memainkan visual novelnya dan menyelesaikan ketiga rutenya sebelum melanjutkannya ke Fate/Zero.

Setelah mengikuti seri utamanya, kalian dapat menjelajah seri Fate lainnya. Tidak ada urutan khusus untuk mengikuti spin-off dan cerita alternatif lainnya, yang kalian perlukan hanyalah pengetahuan dari seri utamanya dan sipnosis dari seri yang ingin kalian tonton.

Secara singkat ini rekomendasi urutan untuk mengikuti seri Fate

Seri Utama

  1. Fate/Stay Night (2006)
  2. Fate/Stay Night Unlimited Blade Works (Ufotable)
  3. Fate/Stay Night Heaven’s Feel
  4. Fate/Zero

Spin-off dan cerita alternatif

  • Fate/kaleid liner PRISMA‚ėÜILLYA
  • Fate/ Grand Order: First Order
  • Fate/Apocrypha
  • Fate/Extra: Last Encore
  • Fate/Prototype
  • Emiya-san Chi no Kyou no Gohan

Kesimpulan

Itulah penjelasan seri Fate yang sudah mendapatkan adaptasi anime serta panduan untuk cara mengikutinya. Seri Fate memang memiliki lore yang dalam. Jadi jika kalian menyukai seri ini, kalian dapat menjelajahinya lebih dalam lagi dengan berbagai media seperti visual novel, novel ringan, gim, manga, pada franchise Fate.

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Allen Saputra.

 

Kami Masih Ingin Menonton Film Anime!

Seriusan ini masih lanjut?!

Kasus perekaman film anime di bioskop berbuntut panjang. Setelah mengumumkan penundaan penayangan Fate/Kaleid, ODEX selaku distributor film anime di Asia Tenggara kembali mengumandangkan kabar yang mengecewakan. Selain Fate/Kaleid, ada delapan film anime yang juga ditunda penayangannya “sampai batas waktu yang tidak ditentukan”.

Pasca rilisnya pernyataan ini, pendapat warganet kembali terbelah. Ada yang berang, kembali mencaci pelaku sejadi-jadinya, tetapi ada pula yang mempertanyakan keputusan ODEX ini. Mengapa mereka menganggap langkah ini adalah hal yang salah? Apa yang membuat ODEX harus menjalankan keputusan yang maha berat ini?

Mendengar Reaksi Warganet

“Kalau ditunda terus rilisnya, mending kita nonton bajakan aja deh!”

Meskipun pembajakan tetaplah hal yang salah, argumen kekesalan warganet di atas masih masuk akal. Mereka adalah bagian dari para penggemar anime yang sudah lelah menunggu akan kepastian rilis film yang mereka ingin nonton, dan salah satu pelipur lara mereka adalah situs fansub, baik yang berbahasa Indonesia maupun Inggris, yang akan segera merilis filmnya yang dapat diunduh secara cuma-cuma.

Menunda, atau bahkan membatalkan penayangan film anime hanya akan memperpanjang masalah itu sendiri. Mereka yang hendak menonton film anime tidak punya pilihan lain selain menontonnya secara ilegal. Pada akhirnya, usaha pemberantasan pembajakan yang terus dicanangkan justru harus berakhir pahit.

 

Apa Kata ODEX?

Menyusul pemberitaan panas ini, ODEX kembali buka suara. Sesuai kabar terbaru, mereka telah menerima permintaan maaf dari pelaku, yang diketahui memiliki sebuah basis penggemar anime di Instagram. Pihak produsen, distributor, dan bioskop mengapresiasi permintaan maaf tersebut, akan tetapi proses penindakan akan terus berlanjut.

Kabar terbaru dari pihak ODEX

Salah satu warganet kembali mempertanyakan keputusan ODEX akan penundaan ini. Dalam argumennya, dia membandingkan negara tetangga, Malaysia dan Singapura, kendati telah terlibat kasus yang sama sebanyak dua kali, tidak terpengaruh dengan penundaan film anime Fate/Kaleid. Belakangan, diketahui bahwa alasan utama penundaan ini bukanlah keputusan ODEX, melainkan dari produsen anime itu sendiri.

Kerjasama antara ODEX dan perusahaan anime adalah soal kepercayaan. ODEX dipercaya untuk menyebarkan film anime buatan produsen ke Asia Tenggara. Sayangnya, kasus demi kasus pembajakan menodai kepercayaan ini. Terlepas dari secara kasus yang ada, ODEX tetap berusaha membangun citra baiknya, dengan cara memproses pelaku pembajakan agar hal tersebut tidak terulang kembali. Produsen anime pun memberi waktu bagi pihak distributor dan bioskop untuk menyelesaikan masalah ini, menunda film anime yang hendak dirilis sampai kasusnya rampung.

Bicara soal Malaysia dan Singapura, mereka telah merasakan hukuman tersebut sebelum kita, berupa pembatalan rilis sejumlah film anime. Setelah kasus pembajakan selesai, kedua negara tersebut kembali diperbolehkan untuk menayangkan film anime sesuai jadwal.

Dari Perspektif Penulis

Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Penulis kembali menggunakan peribahasa untuk menyikapi kasus ini, karena sesungguhnya langkah ODEX dan CGV tidak hanya sebatas memberikan ancaman untuk pelaku perekaman, melainkan juga untuk menggalang kekuatan massa.

Pada hakikatnya, orang Indonesia sangat mudah dikendalikan oleh rasa takut.

Untuk membangun rasa takut, diciptakanlah musuh bersama agar mereka bersatu oleh rasa takut yang sama. Pengendalian rasa takut ini telah sukses dimanfaatkan dengan baik dalam kasus pembajakan film ini. Kasus pembajakan film adalah hal yang sudah lumrah terjadi, dan seharusnya ODEX dan CGV bisa bersikap santai, seperti halnya kasus pembajakan film Warkop DKI setahun lalu. Cari orangnya, laporkan, proses hukum, selesai.

Namun, entah disengaja atau tidak, ODEX dan CGV tidak menggunakan cara singkat ini. Cara itu hanya akan menciptakan kegaduhan untuk sementara waktu, dan kemudian dilupakan. Dengan isu ketakutan berupa penundaan beberapa film anime, penggemar anime pun tersulut emosinya. Bukan kepada CGV, bukan kepada ODEX, tetapi langsung ke pelaku pembajakan. Massa menggali informasi pelaku, memaki pelaku dengan kata-kata kasar, mencari tempat tinggal dan sekolahnya, dan melimpahkan masalah ini sepenuhnya kepada pelaku. Menurut massa, pelaku sudah sepantasnya mendapat perlakuan ini, karena dialah penyebab dari penundaan film anime yang mereka lama tunggu.

Sayangnya, perilaku persekusi oleh mereka yang mengaku sebagai “penggemar anime sejati” sudah terlewat batas. Seolah sanksi hukum belum cukup, bertubi-tubi sanksi sosial yang dialamatkan kepada pelaku membuatnya semakin terpuruk. Nama baik pelaku dan komunitasnya terjatuh sejatuh-jatuhnya.

Persekusi yang salah alamat.

Tidak hanya pelaku, pihak yang tidak ada sangkut pautnya pun turut terkena imbasnya. Izza Alfaiza, pemilik alamat situs forumanime.id, turut terkena getahnya. Izza dituduh sebagai pelaku pembajakan hanya karena alamat situsnya sama dengan akun Instagram pelaku. Merasa difitnah, Izza terpaksa membuat klarifikasi di situsnya. Semua ini adalah buah dari ketakutan yang berlebihan, membuat “pembela anime” ini gelap mata dan menyerang siapa saja yang tidak sependapat dengan mereka, walau buktinya tidak memadai.

Seandaikan orang tua pelaku dan tertuduh yang tidak terima atas segala persekusi ini, mereka bisa saja melapor balik para provokator dengan tuduhan cyber bullying dan pencemaran nama baik. Lengkaplah sudah stigma pecinta jejepangan di Indonesia. Sudah anti sosial, pedofil, kampungan, suka menuduh, tukang bully pula.

Tentunya kita semua tidak ingin hal berakhir seperti ini. Tahan dulu segala amarah, tahan segala caci maki kepada pelaku, dan berharaplah yang terbaik agar kasus ini bisa segera terselesaikan dan film anime bisa kembali bersinar di layar lebar tanah air. Negara tetangga saja bisa, masa Indonesia tidak?

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Excel Coananda.

WARTASEMERTA: Akibat Perekaman di Bioskop, Kepastian Tayang Film Fate/kaleid Liner Prisma Illya Ditunda

Fate/kaleid liner Prisma Illya: Yukishita no Chikai

Lagi-lagi dunia jejepangan di Indonesia menjadi gempar, kali ini disebabkan oleh pengumuman oleh CGV Cinemas Indonesia dan CB International Movie yang diunggah di laman Facebook mereka.

ATTENTION.
Bagaimana jika kami tidak lagi merilis film anime di Indonesia?
Bagaimana jika film anime yang telah kami umumkan dibatalkan penayangannya?

Kami sangat kecewa atas apa yang terjadi beberapa hari lalu. Kondisi ini telah terjadi di negara lain, dan sangat disayangkan harus terjadi juga di Indonesia. Beberapa waktu lalu kami mendapati adanya fans film NO GAME NO LIFE: ZERO yang melakukan perekaman via sosial media.

Atas kondisi yang terjadi kami dengan resmi menunda kepastian tayang (holdback) film FATE/ KALEID dan film-film anime lainnya yang pernah kami umumkan. Kami memohon kerjasama para anime fans di Indonesia agar tetap kondusif dan bisa tetap mensupport kami.

Saling ingatkan sesama fans akan menjadi terbaik yang bisa kita tempuh. Segala bentuk pengambilan gambar atau suara merupakan pelanggaran hukum.

http://www.tribunnews.com/…/uu-nomor-28-tahun-2014-tentang-…

on behalf
CB International Movie and CGV Cinemas Indonesia

Sebelumnya, film anime Fate/kaleid Liner Prisma Illya Yukishita no Chikai dikabarkan telah lulus sensor dan akan tayang di Indonesia. Meskipun begitu, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan film tersebut akan dirilis.

Namun, kelihatannya para fans Illya dan Miyu harus menunggu lebih lama lagi dikarenakan CGV harus menunda kepastian tayang film tersebut. Selain film Fate/kaleid Liner Prisma Illya, film-film anime lainnya juga akan ditunda kepastian tayangnya.

Penundaan kepastian tayang film-film anime tersebut disebabkan oleh ditemukannya penonton yang merekam dan mengunggah ke media sosial film No Game No Life: Zero yang baru tayang di layar besar tanah air hari Rabu kemarin, tanggal 25 Oktober 2017.

Meskipun begitu, penayangan film Fireworks (Uchiage Hanabi) tidak ditunda dan akan tetap tayang mulai tanggal 1 November 2017 mendatang.

Maka dari itu, ayo saling mengingatkan diri sendiri dan teman-teman kita untuk lebih bijak dalam menonton film dan tidak merekam ‚ÄĒ apalagi mengunggah ke media sosial ‚ÄĒ film yang ditayangkan di bioskop sehingga kita tetap bisa menikmati keimutan¬†Illya dan¬†Miyu¬†di layar besar.