Staf Kemendikbud Jepang Korupsi 1 Milyar Demi Konten Gim Ponsel

Dalam pemerintahan di negara mana pun, korupsi sudah menjadi hal yang sering didengar. Akan tetapi, kasus yang satu ini berbeda dan mencengangkan.

Dilansir dari Asahi Shimbun, sejumlah karyawan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jepang (Mobugakusho) telah menggelapkan dana sejumlah 7,7 juta Yen, atau setara 1 miliar Rupiah. Dana ini sebenarnya ditujukan untuk pembiayaan ekstrakurikuler di universitas dan pertukaran pelajar ke luar negeri, dibayarkan oleh orang tua murid dari April 2015 hingga Maret 2018.

Mencium kejanggalan dalam penggunaan dana ini, pihak universitas melakukan investigasi awal bulan ini. Belakangan, beberapa karyawan diketahui menggunakan dana tersebut untuk membeli konten gim ponsel. Hal ini dibuktikan dengan beberapa riwayat transaksi konten gim di ponsel pintar pegawainya.

Sumber: Asahi Shimbun

Inilah Keluh Kesah Para Pejuang Gacha

Suka bingung melihat kelakuan para penggacha yang kadang suka marah dan kadang terlihat sangat bahagia? Inilah hal-hal yang mereka hadapi setiap menggacha hingga terlihat seperti itu.

Gacha memang istilah yang sudah tidak asing lagi di dalam dunia gim mobile. Istilah yang datang dari sebuah mesin populer di jepang yang bernama gashapon, di mana mesin tersebut akan memberikan mainan kapsul secara random jika kalian memasukkannya sejumlah uang. Sistem tersebut juga sudah banyak diimplementasikan pada gim smartphone, dan dapat dikatakan bahwa sistem tersebut sukses besar untuk menarik pemain serta menghasilkan keuntungan. Hal tersebut dapat dilihat dari kesuksesan game berbasis gacha populer seperti Fate/Grand Order (FGO) yang telah meraup keuntungan ratusan juta yen. Kalian pasti sering melihat di timeline kalian para pemain game tersebut marah sampai frustrasi karena hasil gachanya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Lantas, hal apa saja sih yang membuat para pejuang gacha tersebut sampai frustrasi, tapi tetap saja setia memainkan gim tersebut?

Persentase Rates yang Bikin Nangis

Hal pertama yang perlu diingat dalam bergacha adalah persentase ratesnya yang bisa terbilang kecil. Rarity (kelangkaan) pada game gacha biasanya terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu Normal, Rare, Super Rare, dan Special Super Rare atau yang biasa disebut SSR, walaupun beberapa juga ada yang sampai Ultra Rare (UR) seperti pada gim Love Live! School Idol Festival (LLSIF). Semakin tinggi raritynya, maka semakin kecil pula kesempatan untuk medapatkannya. Beberapa gim memang memiliki presentase yang berbeda-beda, contohnya seperti pada Granblue Fantasy (GBF) dan [email protected] Cinderella Girls Starlight Stage (CGSS) yang memiliki  persentase rates SSR sebesar 3%. Lain cerita dengan FGO, di mana persentase rates untuk mendapatkan servant bintang lima (setara dengan SSR) hanya 1%, sama halnya pada LLSIF dimana persentase rates untuk mendapatkan UR adalah 1%. Selain itu, biasanya juga terdapat gacha festival dalam beberapa bulan sekali yang dimana persentase rates gacha menjadi 2x lipat.

Bisa dilihat bahwa kesempatan untuk mendapatkan rarity tertinggi masih kurang dari 10%, dan perlu diingat juga bahwa persentase rates tersebut mencakup seluruh karakter yang ada, artinya walaupun kalian telah mendapatkan rarity tertinggi, belum tentu itu adalah karakter yang kalian inginkan. Persentase rates kecil inilah yang terkadang membuat para pejuang gacha geram, terutama kepada para pemain yang kurang memiliki keberuntungan. Jadi jangan heran jika melihat ada orang yang sangat senang saat mendapatkan SSR di timeline anda.

Waifu/Husbando Adalah Prioritas Utama

Dalam gim yang dimainkan setiap pemainnya, pasti memiliki karakter favorit yang biasa disebut sebagai waifu atau husbando mereka. Faktor inilah yang terus mendorong para pemain untuk menggacha terus menerus hingga waifu/husbandonya berhasil didapat.  Bagi yang memiliki hoki tinggi mungkin akan  mendapatkannya hanya dengan sekali gacha. Akan tetapi bagi pemain yang kurang beruntung, mereka baru akan mendapatkannya setelah gacha berkali-kali, atau mereka bisa saja salah tarik dan mendapatkan SSR karakter yang tidak diinginkan, atau bahkan tidak mendapatkan SSR sama sekali. Tidak peduli ada karakter yang statnya atau skillnya lebih bagus, jika itu bukan karakter yang mereka incar, maka hasil gachanya bisa dianggap ampas oleh mereka sendiri.

Mendapatkan rarity tertinggi waifu/husbando bisa dibilang sebagai suatu pencapaian pada game gacha tersebut. Mendapatkan SSR waifu/husbando diibaratkan seperti menjemput kekasih pulang ke rumah.  Oleh karena itu, beberapa orang tidak segan mengeluarkan uang yang tidak sedikit agar waifu/husbandonya dapat pulang ke sisi mereka. Seperti pada kasus dua tahun lalu, di mana seorang pemain GBF pernah mengeluarkan $6,065 (Rp. 86 juta) untuk mendapatkan karakter bernama Andira yang  terbatas pada waktu itu. Ada juga pemain FGO yang mengeluarkan 600 ribu Yen (Rp. 77 juta) demi memaksimalkan NP (Noble Phantasm) seorang karakter bernama Scathach, yang di mana untuk menaikkan NP dibutuhkan beberapa salinan kartu dari karakter tersebut.

Menggarami atau Tergarami?

Dalam hukum rimba pergachaan, terdapat dua pilihan, yaitu antara kalian menggarami orang lain atau tergarami oleh orang lain.  Hal pertama kali yang biasa dilakukan setelah mendapatkan SSR adalah memamerkannya di media sosial, entah dalam grup, sekadar teman dekat, atau pada linimasa sendiri. Rasanya kurang sempurna jika mendapatkan SSR tidak dipamerkan ke orang lain. Kegiatan seperti inilah yang dapat memicu situasi menggarami, yaitu situasi di mana membuat pemain lain iri, apalagi jika dibumbui dengan kata-kata manis seperti “duh salah tarik”, “kok malah dapat dia sih”, “waifu ku kok gak dapet-dapet, malah ampas mulu”,  padahal mereka sudah mendapatkan rarity tertinggi, walaupun bukan karakter favorit mereka.

“One man’s trash is another man’s treasure” adalah sebuah ungkapan yang sangat cocok untuk situasi tersebut. Arti dari ungkapan itu sendiri adalah sesuatu yang orang lain anggap sampah atau tidak berguna mungkin dapat dianggap berharga oleh orang lain. Mungkin saja karakter yang mereka dapatkan itu adalah waifu/husbando orang lain, yang tentu saja dapat memicu kekesalan orang yang menginginkannya.

Itulah keluh kesah yang dialami para pejuang gacha, mulai dari persentase rates yang bisa terbilang kecil, waifu/husbando yang tak kunjung pulang, serta garam yang bertebaran di sekeliling mereka sehingga membuat mereka jengkel.

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Aji Kurniawan Saputra.

[Fangirling Corner] 5 Alasan Onmyoji Wajib Dicoba Fangirl

Ayo masuk ke Heian-kyo, jadi dukun, dan mengendalikan siluman-siluman ganteng di Onmyoji!

Hai hai, Riscomrades! Fangirling Corner minggu ini akan membahas tentang gim gacha RPG dari NetEase Games yang sesuai selera para fangirls, Onmyoji.

Kita punya banyak alasan untuk merekomendasikan Onmyoji sebagai gim yang wajib ada di ponsel Riscomrades. Mulai dari fitur game-play yang menarik, grafis yang memukau, latar musik yang indah, atau karena saking suksesnya; game gacha RPG ini sekarang sampai punya versi MOBA-nya sendiri, yaitu Onmyoji Arena. Tetapi apa, sih, yang membuat game ini juga seru dimainkan di kalangan wanita?

Berlatar di Kyoto era Heian, fokus utama dari Onmyoji adalah petualangan dari Abe no Seimei, seorang onmyoji (semacam dukun) yang bertugas melindungi kedamaian dan keseimbangan antara manusia dan makhluk astral. Cerita utama dalam game terbagi menjadi beberapa episode, dan di setiap episode Seimei akan membantu siluman, dewa, dan makhluk astral lainnya yang meminta pertolongannya.

Untuk menolong para makhluk supranatural ini, Seimei dibantu oleh shikigami, yaitu siluman yang sudah membuat kontrak dengannya, yang kita dapatkan (mayoritas) melalui gacha. Selain Seimei, nantinya kita juga bisa memainkan karakter teman-teman Seimei, yang masing-masing memiliki kemampuan dan keunggulan yang berbeda-beda. Di sepanjang permainan, kamu juga akan banyak bertemu siluman-siluman yang familiar dan sering muncul di anime-anime.

Sebenarnya Onmyoji sendiri bukan dirancang secara khusus untuk memanjakan mata fans wanita. Tetapi jika Riscomrades yang penasaran dengan game ini namun masih ragu untuk mencobanya, cek dulu 5 alasan untuk meyakinkan kamu kalau game ini akan membuat fangirls ketagihan (seperti penulis artikel ini)!

PERINGATAN: TINGGALKAN ARTIKEL INI JIKA ANDA TIDAK INGIN TERCEMAR SPOILER.

1. Para shikigami yang bisa jadi anggota boyband

Kalau Seimei ingin membentuk boyband ala siluman era Heian, ia tidak akan kehabisan anggota. Mayoritas shikigami memang berjenis kelamin wanita, tetapi jika kamu beruntung (garis bawahi kata ‘beruntung’), mungkin kamu bisa membawa rombongan ikemen macam ini pulang:

Oh ya, mungkin harus diinfokan juga kalau cowok-cowok ganteng ini kebanyakan statusnya SSR dan SR. Dengan banyak amal ibadah, semoga beruntung nge-gacha boyband pertamamu.

2. Jalan cerita berbumbu

Kalau ditanya salah satu episode paling berkesan dari Onmyoji pada para fangirl yang memainkan game ini, pasti mayoritas akan menjawab episode Ibaraki Douji dan Shuten Douji. Dialog antara 2 karakter ini memang ambigu dan memicu imajinasi bromance berlebih.

Ini belum ada apa-apanya dibanding dialog-dialog selanjutnya

Terlepas dari hints bromance di beberapa episodenya, cerita pada Onmyoji sendiri sudah punya modal untuk membuat fangirls bersimpati pada tokoh-tokohnya. Terutama pada 3 karakter utamanya; Seimei, Kagura, dan Hiromasa.

3. Kualitas seiyuu yang juara

Salah satu poin paling menjual dari game ini adalah seiyuu yang menyuarakan karakter-karakternya. Misalnya, Hiromasa yang disuarakan oleh Suzuki Tatsuhisa dari Oldcodex yang juga pengisi suara Makoto Tachibana dari Free!, atau Seimei yang disuarakan oleh Noriaki Sugiyama, yang lebih dulu terkenal sebagai Sasuke Uchiha dari Naruto.

Ada banyak nama-nama besar yang ambil andil dalam game ini, mulai dari pendatang baru seperti Kaito Ishikawa (Kageyama Tobio dari Haikyuu!!), hingga kelas veteran seperti Jun Fukuyama dan Nana Mizuki. Yang pasti, ini menjadi nilai tambah untuk mengkoleksi karakter-karakter yang disuarakan oleh seiyuu favoritmu!

4. Cosplay bait dimana-mana

Onmyoji punya ratusan karakter, dan masing-masing punya desain kostum yang luar biasa detil dan unik. Ini bisa jadi tantangan tersendiri buat para cosplayer, lho! Jangan heran kalau setiap kali roll gacha kamu akan terpukau dan tahu-tahu cosplan-mu bertambah (lagi). Cosplayer Onmyoji juga masih belum ramai di event sehingga jelas kostum kamu akan sangat menarik perhatian.

5. Peliharaan lucu di halaman belakang

Lelah gacha ampas, farming yang tidak ada habisnya, atau sekadar menunggu action point yang sudah habis terisi lagi? Mungkin kamu butuh relaksasi dengan main bersama hewan peliharaan yang lucu-lucu. Fitur pet di Onmyoji bisa kamu akses setelah mencapai level tertentu, dan di sini kamu bisa bermain dan memberi makan kucing dan anjing yang berkunjung ke halaman rumah Seimei. Tidak ada yang lebih menyembuhkan lelah batin dibanding melihat cowok ganteng main bareng peliharaannya, kan?

Onmyoji sudah tersedia resmi di App Store dan Play Store. Jadi, kita bisa memainkannya dengan mudah tanpa harus cari APK sendiri di belantara internet yang banyak virus.

Kalau daftar keunggulan Onmyoji ini masih belum cukup meyakinkan Riscomrades untuk mengunduh aplikasinya ke ponsel, yuk tonton dulu video trailer Onmyoji Arena. Video trailer nya memadukan animasi 2D dan CGI, membuat grafis dan action scene-nya benar-benar bahan fangirling berkualitas!

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Mocai.