Staf Kemendikbud Jepang Korupsi 1 Milyar Demi Konten Gim Ponsel

Dalam pemerintahan di negara mana pun, korupsi sudah menjadi hal yang sering didengar. Akan tetapi, kasus yang satu ini berbeda dan mencengangkan.

Dilansir dari Asahi Shimbun, sejumlah karyawan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Jepang (Mobugakusho) telah menggelapkan dana sejumlah 7,7 juta Yen, atau setara 1 miliar Rupiah. Dana ini sebenarnya ditujukan untuk pembiayaan ekstrakurikuler di universitas dan pertukaran pelajar ke luar negeri, dibayarkan oleh orang tua murid dari April 2015 hingga Maret 2018.

Mencium kejanggalan dalam penggunaan dana ini, pihak universitas melakukan investigasi awal bulan ini. Belakangan, beberapa karyawan diketahui menggunakan dana tersebut untuk membeli konten gim ponsel. Hal ini dibuktikan dengan beberapa riwayat transaksi konten gim di ponsel pintar pegawainya.

Sumber: Asahi Shimbun

Inilah Keluh Kesah Para Pejuang Gacha

Suka bingung melihat kelakuan para penggacha yang kadang suka marah dan kadang terlihat sangat bahagia? Inilah hal-hal yang mereka hadapi setiap menggacha hingga terlihat seperti itu.

Gacha memang istilah yang sudah tidak asing lagi di dalam dunia gim mobile. Istilah yang datang dari sebuah mesin populer di jepang yang bernama gashapon, di mana mesin tersebut akan memberikan mainan kapsul secara random jika kalian memasukkannya sejumlah uang. Sistem tersebut juga sudah banyak diimplementasikan pada gim smartphone, dan dapat dikatakan bahwa sistem tersebut sukses besar untuk menarik pemain serta menghasilkan keuntungan. Hal tersebut dapat dilihat dari kesuksesan game berbasis gacha populer seperti Fate/Grand Order (FGO) yang telah meraup keuntungan ratusan juta yen. Kalian pasti sering melihat di timeline kalian para pemain game tersebut marah sampai frustrasi karena hasil gachanya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Lantas, hal apa saja sih yang membuat para pejuang gacha tersebut sampai frustrasi, tapi tetap saja setia memainkan gim tersebut?

Persentase Rates yang Bikin Nangis

Hal pertama yang perlu diingat dalam bergacha adalah persentase ratesnya yang bisa terbilang kecil. Rarity (kelangkaan) pada game gacha biasanya terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu Normal, Rare, Super Rare, dan Special Super Rare atau yang biasa disebut SSR, walaupun beberapa juga ada yang sampai Ultra Rare (UR) seperti pada gim Love Live! School Idol Festival (LLSIF). Semakin tinggi raritynya, maka semakin kecil pula kesempatan untuk medapatkannya. Beberapa gim memang memiliki presentase yang berbeda-beda, contohnya seperti pada Granblue Fantasy (GBF) dan [email protected] Cinderella Girls Starlight Stage (CGSS) yang memiliki  persentase rates SSR sebesar 3%. Lain cerita dengan FGO, di mana persentase rates untuk mendapatkan servant bintang lima (setara dengan SSR) hanya 1%, sama halnya pada LLSIF dimana persentase rates untuk mendapatkan UR adalah 1%. Selain itu, biasanya juga terdapat gacha festival dalam beberapa bulan sekali yang dimana persentase rates gacha menjadi 2x lipat.

Bisa dilihat bahwa kesempatan untuk mendapatkan rarity tertinggi masih kurang dari 10%, dan perlu diingat juga bahwa persentase rates tersebut mencakup seluruh karakter yang ada, artinya walaupun kalian telah mendapatkan rarity tertinggi, belum tentu itu adalah karakter yang kalian inginkan. Persentase rates kecil inilah yang terkadang membuat para pejuang gacha geram, terutama kepada para pemain yang kurang memiliki keberuntungan. Jadi jangan heran jika melihat ada orang yang sangat senang saat mendapatkan SSR di timeline anda.

Waifu/Husbando Adalah Prioritas Utama

Dalam gim yang dimainkan setiap pemainnya, pasti memiliki karakter favorit yang biasa disebut sebagai waifu atau husbando mereka. Faktor inilah yang terus mendorong para pemain untuk menggacha terus menerus hingga waifu/husbandonya berhasil didapat.  Bagi yang memiliki hoki tinggi mungkin akan  mendapatkannya hanya dengan sekali gacha. Akan tetapi bagi pemain yang kurang beruntung, mereka baru akan mendapatkannya setelah gacha berkali-kali, atau mereka bisa saja salah tarik dan mendapatkan SSR karakter yang tidak diinginkan, atau bahkan tidak mendapatkan SSR sama sekali. Tidak peduli ada karakter yang statnya atau skillnya lebih bagus, jika itu bukan karakter yang mereka incar, maka hasil gachanya bisa dianggap ampas oleh mereka sendiri.

Mendapatkan rarity tertinggi waifu/husbando bisa dibilang sebagai suatu pencapaian pada game gacha tersebut. Mendapatkan SSR waifu/husbando diibaratkan seperti menjemput kekasih pulang ke rumah.  Oleh karena itu, beberapa orang tidak segan mengeluarkan uang yang tidak sedikit agar waifu/husbandonya dapat pulang ke sisi mereka. Seperti pada kasus dua tahun lalu, di mana seorang pemain GBF pernah mengeluarkan $6,065 (Rp. 86 juta) untuk mendapatkan karakter bernama Andira yang  terbatas pada waktu itu. Ada juga pemain FGO yang mengeluarkan 600 ribu Yen (Rp. 77 juta) demi memaksimalkan NP (Noble Phantasm) seorang karakter bernama Scathach, yang di mana untuk menaikkan NP dibutuhkan beberapa salinan kartu dari karakter tersebut.

Menggarami atau Tergarami?

Dalam hukum rimba pergachaan, terdapat dua pilihan, yaitu antara kalian menggarami orang lain atau tergarami oleh orang lain.  Hal pertama kali yang biasa dilakukan setelah mendapatkan SSR adalah memamerkannya di media sosial, entah dalam grup, sekadar teman dekat, atau pada linimasa sendiri. Rasanya kurang sempurna jika mendapatkan SSR tidak dipamerkan ke orang lain. Kegiatan seperti inilah yang dapat memicu situasi menggarami, yaitu situasi di mana membuat pemain lain iri, apalagi jika dibumbui dengan kata-kata manis seperti “duh salah tarik”, “kok malah dapat dia sih”, “waifu ku kok gak dapet-dapet, malah ampas mulu”,  padahal mereka sudah mendapatkan rarity tertinggi, walaupun bukan karakter favorit mereka.

“One man’s trash is another man’s treasure” adalah sebuah ungkapan yang sangat cocok untuk situasi tersebut. Arti dari ungkapan itu sendiri adalah sesuatu yang orang lain anggap sampah atau tidak berguna mungkin dapat dianggap berharga oleh orang lain. Mungkin saja karakter yang mereka dapatkan itu adalah waifu/husbando orang lain, yang tentu saja dapat memicu kekesalan orang yang menginginkannya.

Itulah keluh kesah yang dialami para pejuang gacha, mulai dari persentase rates yang bisa terbilang kecil, waifu/husbando yang tak kunjung pulang, serta garam yang bertebaran di sekeliling mereka sehingga membuat mereka jengkel.

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Aji Kurniawan Saputra.

Remaja Bunuh diri di Eropa, Pantaskah DDLC Disalahkan?

Doki Doki Literature Club diklaim oleh ayah dari orang tua remaja yang bunuh diri, bertanggung jawab atas kematian anaknya. Namun, pantaskah disalahkan ketika gim ini telah menaruh peringatan diawal permainan, deskripsi gim di Steam dan situs resminya?

Doki Doki Literature Club, dilansir oleh media umum Eropa sebagai gim “online” yang berbahaya, usai klaim dari ayah orang tua remaja yang menyatakan bahwa DDLC bertanggung jawab atas kematian anaknya. Berita ini ditanggapi oleh media massa.

Warganet yang tidak awam dengan konten gim DDLC memprotes pemberitaan tersebut. Mereka memaparkan bahwa DDLC sudah memberikan himbauan, karena gim ini tidak aman untuk mereka yang dibawah umur, dan juga mereka yang mudah terganggu mentalnya. Peringatan tersebut ada di awal permainan, dan juga peringatan dengan huruf tebal di deskripsi gim di Steam bahkan situs resminya sendiri.

Pemberitaan Yang Sarat Misdireksi

Media massa, utamanya di Inggris, memiliki pengalihan berita yang sarat dengan misdireksi sehingga menyudutkan DDLC dengan berita yang salah dan jauh dari fakta. Dilansir dari Niche Gamer, berikut poin-poin berita yang misdireksi yang dilakukan media Inggris dalam memberitakan kasus bunuh diri DDLC.

  • Gim ini dikatakan sebagai gim online, yang mana tidak benar karena tidak memiliki fitur dan mekanik yang dapat membuat game tersebut tersambung ke Internet atau berkomunikasi dengan orang lain melalui Internet.
  • Tidak ada fitur mekanik yang menyuruh pemain untuk memasukkan nomor ponselnya dan menerima SMS dari karakter dalam gim. Hal ini cukup aneh karena fitur ini tidak ada dan amat jauh kaitannya dengan DDLC, Media massa The Sun mengakui bahwa terdapat sedikit kesalahan, gim yang ia maksud tersebut mungkin adalah Mystic Messenger.
  • Gim DDLC tidak memiliki mekanik yang memberikan pemain “task” yang harus pemain kerjakan. Pemain hanya diberikan opsi pilihan layaknya novel visual pada umumnya, di mana setiap pilihan mempegaruhi alur cerita. Selain itu, ada juga mini gim membuat puisi, dimana pemain memilih kata yang disukai oleh para perepuan dalam gim agar muncul dalam alur event dalam gim.
  • Gim DDLC memiliki tag dan genre horror, dan tag serta genre ini, ditambah peringatan yang ada sudah menjamin bahwa gim tersebut memiliki elemen yang tidak mengenakkan dan menyeramkan, selurus dengan apa yang tag dan genre yang ditautkan sehingga jelas tidak layak untuk anak kecil dan mereka yang mudah terganggu mentalnya. Satu-satunya cara adalah tidak masuk ke alur cerita tertentu dalam gim tersebut, dan dalam kasus DDLC, baiknya tidak memainkan gim tersebut karena sudah ada jaminan untuk kemunculan konten “menyeramkan” tersebut.

Grafis Untuk Anak-Anak, Maka Peringatan Diabaikan.

Media massa publik Eropa memberitakan bahwa Doki Doki Literature Club bertanggung jawab, meskipun mengakui bahwa gim ini sudah memberikan peringatan bahaya akan isi kontennya. Namun, hal tersebut diabaikan begitu saja, karena gim ini terkesan bergaya kartun Jepang yang disertai warna yang ceria, sehingga menarik perhatian anak-anak.

Para warganet yang sudah lama memainkan gim DDLC sebelum kasus ini muncul, amat menyayangkan sikap media massa yang masih memandang bahwa grafik yang kartun masih diidentikkan dengan “untuk audiens anak-anak.” Mereka menyarankan bahwa mereka menonton anime-anime yang jelas tidak layak untuk anak-anak seperti contohnya Elfen Lied atau Higurashi No Naku Koroni, atau tontonan yang lebih dekat dengan grafik kartun yang lebih familiar untuk mereka seperti Family Guy dan Simpson sebagai perbandingan untuk mengubah pandangan mereka bahwa grafik yang bergaya kartun, baik ala anime Jepang atau Barat tidak lagi hanya diperuntukkan untuk anak-anak, melainkan isi dari kontennya.

Orang Tua, Jaga Anakmu!

Para Warganet juga mengkomentari peran serta orang tua anak yang memainkan dan membelikan gim. Meskipun DDLC merupakan gim gratisan, orang tua diminta agar bisa mengawasi gim yang dimainkan untuk anaknya, layakkah anaknya memainkan gim tersebut?

Jika dianggap bermasalah, berikan pengarahan sehingga sang anak mengerti atau batasi gim apa saja yang bisa dia mainkan atau yang bisa ia beli, Steam memiliki fitur keluarga sehingga orang tua bisa mengatur gim apa saja yang layak untuk anak mereka mainkan. Jangan memanjakan anaknya dengan membelikan gim yang belum layak apa lagi yang tidak layak untuk usianya. Jangan jadi orang tua acuh. 

Berikut adalah ulasan dari salah satu Youtuber yang bereaksi atas pemberitaan media atas kasus bunuh diri yang melibatkan DDLC.

Bunuh diri bukanlah solusi jalan keluar untuk hal apapun, tapi begitu mereka sudah terpojok tanpa jalan keluar dan sudah menyerah dalam hidup… Mohon jangan buat mereka merasa bunuh diri adalah satu satunya opsi yang ada.

Sumber: BBC, Bijuu Mike, ANN, The Sun, Niche Gamer

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Kikitondo. Gambar keluku oleh HappYEnDay.

[Fangirling Corner] 5 Alasan Onmyoji Wajib Dicoba Fangirl

Ayo masuk ke Heian-kyo, jadi dukun, dan mengendalikan siluman-siluman ganteng di Onmyoji!

Hai hai, Riscomrades! Fangirling Corner minggu ini akan membahas tentang gim gacha RPG dari NetEase Games yang sesuai selera para fangirls, Onmyoji.

Kita punya banyak alasan untuk merekomendasikan Onmyoji sebagai gim yang wajib ada di ponsel Riscomrades. Mulai dari fitur game-play yang menarik, grafis yang memukau, latar musik yang indah, atau karena saking suksesnya; game gacha RPG ini sekarang sampai punya versi MOBA-nya sendiri, yaitu Onmyoji Arena. Tetapi apa, sih, yang membuat game ini juga seru dimainkan di kalangan wanita?

Berlatar di Kyoto era Heian, fokus utama dari Onmyoji adalah petualangan dari Abe no Seimei, seorang onmyoji (semacam dukun) yang bertugas melindungi kedamaian dan keseimbangan antara manusia dan makhluk astral. Cerita utama dalam game terbagi menjadi beberapa episode, dan di setiap episode Seimei akan membantu siluman, dewa, dan makhluk astral lainnya yang meminta pertolongannya.

Untuk menolong para makhluk supranatural ini, Seimei dibantu oleh shikigami, yaitu siluman yang sudah membuat kontrak dengannya, yang kita dapatkan (mayoritas) melalui gacha. Selain Seimei, nantinya kita juga bisa memainkan karakter teman-teman Seimei, yang masing-masing memiliki kemampuan dan keunggulan yang berbeda-beda. Di sepanjang permainan, kamu juga akan banyak bertemu siluman-siluman yang familiar dan sering muncul di anime-anime.

Sebenarnya Onmyoji sendiri bukan dirancang secara khusus untuk memanjakan mata fans wanita. Tetapi jika Riscomrades yang penasaran dengan game ini namun masih ragu untuk mencobanya, cek dulu 5 alasan untuk meyakinkan kamu kalau game ini akan membuat fangirls ketagihan (seperti penulis artikel ini)!

PERINGATAN: TINGGALKAN ARTIKEL INI JIKA ANDA TIDAK INGIN TERCEMAR SPOILER.

1. Para shikigami yang bisa jadi anggota boyband

Kalau Seimei ingin membentuk boyband ala siluman era Heian, ia tidak akan kehabisan anggota. Mayoritas shikigami memang berjenis kelamin wanita, tetapi jika kamu beruntung (garis bawahi kata ‘beruntung’), mungkin kamu bisa membawa rombongan ikemen macam ini pulang:

Oh ya, mungkin harus diinfokan juga kalau cowok-cowok ganteng ini kebanyakan statusnya SSR dan SR. Dengan banyak amal ibadah, semoga beruntung nge-gacha boyband pertamamu.

2. Jalan cerita berbumbu

Kalau ditanya salah satu episode paling berkesan dari Onmyoji pada para fangirl yang memainkan game ini, pasti mayoritas akan menjawab episode Ibaraki Douji dan Shuten Douji. Dialog antara 2 karakter ini memang ambigu dan memicu imajinasi bromance berlebih.

Ini belum ada apa-apanya dibanding dialog-dialog selanjutnya

Terlepas dari hints bromance di beberapa episodenya, cerita pada Onmyoji sendiri sudah punya modal untuk membuat fangirls bersimpati pada tokoh-tokohnya. Terutama pada 3 karakter utamanya; Seimei, Kagura, dan Hiromasa.

3. Kualitas seiyuu yang juara

Salah satu poin paling menjual dari game ini adalah seiyuu yang menyuarakan karakter-karakternya. Misalnya, Hiromasa yang disuarakan oleh Suzuki Tatsuhisa dari Oldcodex yang juga pengisi suara Makoto Tachibana dari Free!, atau Seimei yang disuarakan oleh Noriaki Sugiyama, yang lebih dulu terkenal sebagai Sasuke Uchiha dari Naruto.

Ada banyak nama-nama besar yang ambil andil dalam game ini, mulai dari pendatang baru seperti Kaito Ishikawa (Kageyama Tobio dari Haikyuu!!), hingga kelas veteran seperti Jun Fukuyama dan Nana Mizuki. Yang pasti, ini menjadi nilai tambah untuk mengkoleksi karakter-karakter yang disuarakan oleh seiyuu favoritmu!

4. Cosplay bait dimana-mana

Onmyoji punya ratusan karakter, dan masing-masing punya desain kostum yang luar biasa detil dan unik. Ini bisa jadi tantangan tersendiri buat para cosplayer, lho! Jangan heran kalau setiap kali roll gacha kamu akan terpukau dan tahu-tahu cosplan-mu bertambah (lagi). Cosplayer Onmyoji juga masih belum ramai di event sehingga jelas kostum kamu akan sangat menarik perhatian.

5. Peliharaan lucu di halaman belakang

Lelah gacha ampas, farming yang tidak ada habisnya, atau sekadar menunggu action point yang sudah habis terisi lagi? Mungkin kamu butuh relaksasi dengan main bersama hewan peliharaan yang lucu-lucu. Fitur pet di Onmyoji bisa kamu akses setelah mencapai level tertentu, dan di sini kamu bisa bermain dan memberi makan kucing dan anjing yang berkunjung ke halaman rumah Seimei. Tidak ada yang lebih menyembuhkan lelah batin dibanding melihat cowok ganteng main bareng peliharaannya, kan?

Onmyoji sudah tersedia resmi di App Store dan Play Store. Jadi, kita bisa memainkannya dengan mudah tanpa harus cari APK sendiri di belantara internet yang banyak virus.

Kalau daftar keunggulan Onmyoji ini masih belum cukup meyakinkan Riscomrades untuk mengunduh aplikasinya ke ponsel, yuk tonton dulu video trailer Onmyoji Arena. Video trailer nya memadukan animasi 2D dan CGI, membuat grafis dan action scene-nya benar-benar bahan fangirling berkualitas!

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Mocai.

Puchiguru Love Live! Mencapai Lebih dari 50.000 Unduhan dalam 24 Jam

Setelah Pokelabo merilis game ini Selasa kemarin (24/4), dalam semalam sudah mencapai total unduhan yang memuaskan.

 

Setelah Pokelabo merilis gim Puchiguru Love Live! (Mini-Stuffed Dolls Love Live!) pada hari Selasa kemarin (24/4), permainan ini mendapatkan respons yang cukup besar dari para penggemar Love Live! di seluruh dunia. Sebelumnya, situs resminya telah mengadakan pre-register pada tahun 2017, menjadikan permainan ini menjadi salah satu game yang paling ditunggu penggemar Love Live!

Hal tersebut dengan dibuktikan dengan data yang didapatkan dari Play Store, bahwa dapat dilihat angka unduhan yang tertera adalah 50.000+ dan akan terus bertambah setiap waktunya.

Permainan yang merupakan tap puzzle dengan menampilkan member μ’s dan Aqours berupa boneka dengan bentuk tubuh kecil, tetapi berkepala besar, membuat tampilan boneka yang imut dan menggemaskan. Terdapat lagu-lagu dari kedua grup idol di atas pada setiap map dari gameini. Hal inilah yang menyebabkan para penggemar Love Live! tergila-gila untuk memainkan game ini, terlebih lagi dengan kesempatan untuk bertemu dengan para seiyuu dengan menggunakan alat realitas tertambah (Augmented Reality).

Gim yang telah mencapai lebih dari 50.000 unduhan ini, bakal terus bertambah jumlahnya dan akan merilis update terbaru, yang akan membuat permainan ini menjadi lebih seru dan menyenangkan, serta memungkinkan untuk melakukan giveaway, kesempatan untuk meet and greet secara langsung dengan para seiyuu. Ditunggu saja update terbarunya, ya!

Penulisan oleh Hilmy Okto

[Liputan] Ready, Set, Game Taikai!

Ada tiga game yang dipertandingkan di sini, dan yang pastinya seru!

Sukses dengan gelaran BIJAC no Tanjoiwai 10, BIJAC, klub jejepangan asal BINUS International, kembali mengadakan acara yang tentunya tidak kalah menarik, yakni Game Taikai. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 24-25 Maret 2018 di kedua kampus klub ini, yaitu di fX Sudirman (lantai 6) dan Joseph Wibowo Center (JWC) pada hari yang bergantian.

Tim Risa Media mendatangi Game Taikai di hari kedua. Ada tiga game yang dipertandingkan di gelaran Game Taikai kali ini, yakni Tekken 7Gundam VS Fullboost, dan Pokemon (kerjasama dengan komunitas PKMN-id). Khusus game Tekken, pengunjung juga bisa turut memainkan gamenya secara gratis di ruangan yang telah disediakan.

Seperti apa keseruan di Game Taikai? Biarkan foto di bawah ini bercerita.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Liputan dan penulisan oleh Excel Coananda

Ayo Bertarung Bersama Cross Gathering!

Kendati popularitasnya tergerus oleh gim MOBA dan idol, komunitas ini tetap teguh akan pendiriannya akan gim fighting.

Suka main gim Tekken, King Of Fighter dan gim fighting lainnya?  Kebetulan Tim Risa Media kembali meliput sebuah komunitas keren dari kota Malang, Jawa Timur. Kali ini tim Risa Media Jawa Timur kembali diundang ke HDR Comic Café  untuk meliput kegiatan dari sebuah komunitas penggemar dan pemain gim bertema fighting yang menamakan komunitasnya sebagai  Cross Gathering.

Kali ini, Tim Risa Media ditemani oleh Kak Eko selaku ketua dari Cross Gathering. Berdasarkan cerita dari Kak Eko, Cross Gathering sendiri sudah ada sejak 5-6 tahun yang lalu. Cross Gathering ini lebih dari sekadar komunitas, tetapi juga sebagai wadah bagi komunitas-komunitas penggemar gim fighting, khususnya di kota Malang. Komunitas ini bermarkas di HDR Comic Café, Malang dan rutin berkumpul setiap minggunya. Sebagai sebuah wadah bagi penggemar gim fighting, komunitas ini selalu update dengan berbagai jenis dan judul gim fighting dari berbagai konsol.

Salah satu pojok keseruan komunitas Cross Gathering (Foto: Cross Gathering)

Komunitas Cross Gathering juga sangat aktif dalam mencari pemain baru. Dalam hal ini, Cross Gathering selalu aktif membuka stand atau booth di banyak acara jejepangan di kota Malang. Di banyak acara jejepangan Cross Gathering sering membuat challenge agar menarik minat pemain baru dan juga mengenalkan serunya bermain gim fighting  bersama Cross Gathering.  Kak Eko juga sangat terbuka bagi pemain gim fighting yang tertarik untuk bermain bersama di HDR Comic Café.

Dari pengakuan Kak Eko, minat dan antusiasme pemain gim fighting sudah mulai turun diakibatkan makin banyaknya jenis gim lain seperti MOBA dan gim gawai lainnya yang sudah makin ramai dan digandrungi oleh masyarakat. Gim fighting adalah gim yang cukup sukar untuk dipelajari. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab turunnya antusiasme masyarakat umum terhadap gim fighting  ini. Padahal, gim fighting  dapat melatih reflek, koordinasi, dan hapalan bagi pemainnya. Karenanya, Cross Gathering selalu aktif untuk mencari pemain baru agar minat terhadap gim fighting kembali besar.

Di balik antusiasme terhadap gim fighting yang menurun, ternyata banyak pemainnya sudah mendunia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kompetisi gim fighting dalam skala nasional dan internasional. Di skala nasional, ada kompetisi Gim fighting  yang bernama Indonesia Game Tour. Kompetisi ini diadakan di banyak kota di Indonesia, dan pemain terbaik dari setiap daerah akan dipertandingkan di ibukota. Banyak pemain dari Cross Gathering yang sudah pernah mencapai posisi tinggi di ajang bergengsi ini.  Kak Eko juga berharap makin banyak pengembang gim fighting dapat membuat membuat acara gim fighting  yang menarik untuk ditonton, agar semakin banyak orang yang tertarik untuk bermain gim fighting.

Cross Gathering juga eksis di event, loh! (Foto: Cross Gathering)

Sekian liputan Tim Risa Media untuk komunitas Cross Gathering  di kota Malang. bagi yang berminat untuk bergabung dengan Cross Gathering bisa langsung datang ke HDR Comic Café, di Jalan Bunga Coklat no. 11, Malang. Terima kasih dan sampai jumpa di lain kesempatan!

Liputan oleh Giovanni Yano kredit foto oleh Cross Gathering

[Ulasan] Gim “Salah Sambung”: Chatting Bareng Luna, Gadis Jahil nan cantik

Pada 26 Desember lalu, Rolling Glory Jam selaku pengembang gim Salah Sambung telah merilis game-nya yang berjudul Salah Sambung setelah melewati fase beta selama beberapa bulan terakhir. Salah Sambung adalah gim simulasi kencan berlatar aplikasi obrolan layaknya Line atau WhatsApp.

Gim ini dapat diakses di Google Play Store yang terdapat pada perangkat Android Anda atau dengan meng-klik pranala ini ini.

Ulasan Fitur Gim Salah Sambung

Dalam gim ini, Anda akan menjadi seorang player yang sedang menggunakan nomor baru dan mendapat pesan dari seorang gadis cantik yang bernama Luna. Dari pesan tersebut, player diberikan pilihan untuk menentukan balasan apa yang akan dikirimkan oleh player.

Dari pilihan tersebut player harus mengirim balasan berdasarkan opsi yang tersedia. Apakah player memilih balasan yang jujur, atau mencoba balasan yang sok kenal dengan Luna. Namun, harap waspada! karena balasan yang player pilih memiliki konsekuensinya masing-masing yang dapat membuat permainan berakhir lebih cepat kalau salah pilih.

Jika player mendapat ending yang kurang memuaskan, gim Salah Sambung versi rilisan ini menyediakan fitur Checkpoint yang muncul usai mendapat Game Over.  Namun, perlu diingat gim ini berjalan sesuai Real Time sehingga player mungkin harus menunggu beberapa jam atau mungkin sehari penuh untuk mendapat balasan dari Luna.

Permainan ini juga memiliki fitur Galeri yang berisi foto-foto manis dari Luna yang bisa didapatkan jika Anda memilih balasan tertentu. Sehingga ada beberapa pilihan yang dapat melanjutkan cerita, tetapi tidak memberikan galeri gambar Luna.

Salah Sambung juga memiliki Pencapaian yang diperoleh pada setiap Game Over. Deskripsi dalam pencapaian tersebut memberikan petunjuk kemungkinan berbagai ending yang ada di dalam gim ini.

Gim Salah sambung dapat dinikmati secara gratis. Meskipun beberapa alur ceritanya terkunci, tetapi dapat diakses dengan membeli fitur full version-nya sebesar Rp. 15.000, harga yang cukup terjangkau.

Kesan untuk Gim Salah Sambung

Penulis dan beberapa anggota dari Risa Media mendapat kesempatan untuk mencoba gim Salah Sambung secara gratis. Salah Sambung merupakan gim yang amat cocok sebagai pengisi waktu dikala senggang karena tidak menuntut begitu banyak waktu. Karakter Luna dalam permainan ini begitu manis, manja lagi kadang bikin baper dan nyebelin.

Super nyebelin…

Tapi sesuai pro tip yang sudah disediakan dalam game,
“Ini hanya gim, jangan terlalu baper.”

Namun, setiap foto-foto segar wajah cantik Luna cukup mencairkan suasana hati sehingga terasa adem. Sungguh suatu pencapaian jika bisa mendapat kumpulan foto tersebut per setiap harinya.

Adanya fitur Check point membuat kami cukup terbantu untuk kembali ke jalan cerita setelah sadar telah memilih balasan kalimat yang salah dan mengarah ke ending yang tidak diinginkan.

Oh, iya cek juga status si Luna setiap usai berbincang dengannya, terdapat status-status yang menarik yang ia posting… dan mungkin akan memberikan petunjuk akan perbincangan yang akan ia berikan padamu atau yang akan datang.

Meskipun game ini dapat dinikmati secara gratis, beberapa alur ceritanya terkunci (opsional sih.) dan dapat diakses dengan membeli fitur full versionnya sebesar Rp. 15.000. Harga yang cukup terjangkau yang bisa dibeli dengan menggunakan pulsa yang tersedia di seluler player.

 

Mau Dilayani “Pasukan Langit”? Datanglah ke Skyfarer Fantasy!

Kabar gembira untuk para Danchou sekalian!

Danchou-san! Ada acara menarik untuk kalian yang menyukai game Granblue Fantasy.

Skyfarer Fantasy, kafe bertema Granblue Fantasy, akan membawa Danchou (sebutan untuk pengunjung kafe) ke dunia di atas awan, disuguhi berbagai macam santapan lezat oleh para Skyfarer (sebutan untuk pelayan yang ber-cosplay ala Granblue Fantasy) yang cantik dan tampan. Tidak hanya itu, Danchou juga dapat menikmati mini games, gacha, dan fan service yang sayang untuk dilewatkan.

Tertarik? Datanglah ke skydom (tempat berkumpul) The Cortado, di hari Minggu, 5 November 2017. Sesi pertama dibuka di jam 12.00-14.30, menyusul sesi kedua di jam 15.30-18.00. Sebelum hadir, jangan lupa pesan dahulu tempat Anda seharga Rp 180.000 di tautan ini. Pendaftaran ditutup pada tanggal 31 Oktober, jadi pesan tempat Anda sekarang!

Penjelasan lebih lengkap tentang Skyfarer Fantasy dapat dilihat di tautan ini. Sampai bertemu di skydom, danchou-san!

Penulisan oleh Excel Coananda