Ajak Karakter Kalian Berkolaborasi di Moesia Corner!

Dengan adanya Moesia Corner, artist yang mempunyai OC kini dapat menjadi bagian dari komunitas Lingkarya Moesia.

Sejak didirikan pada bulan Desember 2017, Lingkarya Moesia selalu menghadirkan sesuatu yang baru dan menarik di pasaran. Mulai dari lomba fanart hingga majalah Amazin, kehadirannya selalu dinanti-nanti dalam berbagai festival kreatif di Jakarta, Bandung. dan Yogyakarta. Dengan dibukanya Moesia Store, penggemar di luar ketiga kota tersebut dapat membeli merchandise Lingkarya Moesia dengan mudah. Kini, Lingkarya Moesia kembali menghadirkan gebrakan baru dengan meluncurkan Moesia Corner.

Diluncurkan di Panggung Karya Mangafest 2019 Sabtu (26/7) lalu, Moesia Corner menjadi jawaban bagi para artist untuk turut ambil bagian dalam komunitas Lingkarya Moesia. Lingkarya Moesia, yang saat ini telah menaungi sebelas IP, mewadahi mereka yang ingin mengembangkan karakter buatan mereka sendiri, atau biasa disebut sebagai OC (Original Character). Penjelasan tentang OC dapat kalian lihat di artikel ini.

Daftar Karakter dan Have Fun

Seperti halnya Lingkarya Moesia yang hanya membatasi IP lokal untuk masuk, hal yang sama juga berlaku di dalam Moesia Corner. Bedanya, kali ini OC kalian juga dapat didaftarkan di dalam grup. Karakternya bebas, dari lelaki, perempuan, hingga hewan sekalipun juga dapat didaftarkan.

Tempatkan character sheet OC kalian dalam template ini, lalu upload di album khusus OC.

Pertama-tama, kalian harus terlebih dahulu bergabung dalam grup Moesia Corner di Facebook. Setelah bergabung, kalian dapat mengunduh template character sheet yang sudah disediakan. Character sheet ini memuat gambar karakter tampak depan dan belakang, full color dari kepala sampai kaki. Mau gambar digital, tradisional, atau bahkan pakai model 3D? Bebas! Aturan selengkapnya dapat dibaca di pos ini.

Setelah character sheet siap, kalian dapat langsung mengunggahnya di album khusus OC yang ada di dalam grup. Karakter-karakter yang boleh digambar di grup ini hanyalah OC yang ada di dalam album, selain 11 karakter Lingkarya Moesia saat ini. Fanart karakter anime, atau karakter lainnya di luar album OC, tidak diperbolehkan. Inilah kesempatan untuk unjuk gigi dengan OC kalian sendiri, tanpa takut “dikacangin” anggota lain!

Sampai artikel ini dirilis, sudah ada lebih dari 70 karakter yang terdaftar di dalam grup ini, dan masih akan terus bertambah. Kalian dapat memasukkan OC kalian ke dalam grup kapan saja, tidak ada batasan waktu.

Event Menarik Setiap Bulannya!

Sebuah grup tentunya akan membosankan jika tak ada acara di dalamnya. Moesia Corner akan mengadakan event menarik ini setiap bulannya.

Setiap akhir bulan, admin Moesia Corner akan memilih satu anggota grup yang paling aktif, di mana ia akan mendapatkan hadiah kejutan dari Lingkarya Moesia. Tidak sampai di situ saja, masih ada acara-acara besar yang dilombakan di grup ini. Satu hal yang pasti, lombanya tidak menguras banyak waktu dan tenaga, sehingga anggota betah berlama-lama di grup.

Penasaran dengan keseruan komunitas anyar ini? Segera bergabung di grup Moesia Corner melalui tautan ini. Mutia menunggu di sana!

Tentang Lingkarya Moesia

Lingkarya Moesia adalah sebuah lingkarya yang beranggotakan ilustrator, penulis, dan komikus lokal dari berbagai kalangan. Didirikan 16 Desember 2017, kami hadir untuk membantu mereka mengembangkan dan memasarkan IP (karya intelektual) agar dapat bernilai lebih di pasar.

Kontak Kami
Facebook: www.facebook.com/lkmoesia
Twitter: www.twitter.com/lkmoesia
Email:¬†[email protected]

Artikel ini merupakan rilis pers resmi dari Lingkarya Moesia.

[Vtuber Corner] Vtuber Indonesia Mintchan Menjadi Anggota Baru Moesia

Vtuber Indonesia dengan nama panjang Millie Nary mengumumkan masuk dirinya di Moesia saat Comifuro 13 kemarin.

Selain Vtuber Indonesia Clarra Charlone, Vtuber Indonesia Mintchan juga ikut bergabung menjadi anggota Lingkar Karya Moesia. Vtuber dengan nama panjang Millie Nary ini diumumkan keanggotaannya dalam Lingkar Karya Moesia pada hari pertama acara Comifuro 13 kemarin. Pembicara sekaligus pendiri dari Lingkar Karya Moesia, Excel Coananda mengumumkan keanggotaan Vtuber Mintchan ditemani cosplayer maskot Moesia, Mutia Sirkula.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Mintchan adalah Vtuber Indonesia kedua yang bergabung bersama Lingkar Karya Moesia, Clarra Charlone adalah VTuber pertama yang masuk menjadi anggota Lingkar Karya Moesia. Kalian bisa membaca lebih lengkap tentang Vtuber Mintchan di artikel ini. 

Amazin, Majalahnya Lingkarya Moesia, Tersedia di CF13

Berisikan kompilasi komik dari 8 komikus berbakat, Amazin diharapkan dapat menarik antusiasme penggemar Lingkarya Moesia, penggiat jejepangan dan pembaca komik Indonesia.

Keberadaan platform komik daring dan media sosial membuat komik cetak seakan ketinggalan zaman. Meskipun demikian, Lingkarya Moesia percaya bahwa komik cetak masih mempunyai basis penggemar yang kuat. Hal ini ditunjukkan dengan rilisnya Amazin, majalah kompilasi Lingkarya Moesia.

Amazin hadir menampilkan delapan komikus berbakat anggota Moesia. Ada Risa Comics yang terkenal dengan memenya, Gula Comic untuk Anda yang suka keimutan, dan The Alig Neighborhood karya ORION Artworks. Suka yang cinta-cintaan? Anda bisa membaca komik karya Aegires Blight dalam majalah ini. Ingin komik yang relevan dengan kehidupan nyata? Coretan Harian, Kagamin, dan Panneko dapat menjadi bacaan Anda.

Majalah Amazin dijual seharga Rp 60.000 di Comifuro 13.

“Majalah Amazin memanglah bukan yang pertama, bukan yang termurah, dan bukan yang terbaik. Meskipun demikian, majalah ini kami buat dengan sepenuh hati, membuktikan bahwa Lingkarya Moesia adalah sebuah satu kesatuan. Majalah Amazin lahir sebagai perwujudan kami dalam berkarya sekaligus dekat dengan masyarakat,” ujar Excel Coananda, kepala proyek Amazin sekaligus ketua dari Lingkarya Moesia.

Karena Amazin ini merupakan rilis perdana, Moesia mengambil tema First Impression dalam majalah ini. Majalah ini akan memperkenalkan kembali kehidupan dan perwatakan dari karakter-karakter Moesia dalam bentuk komik. Tujuannya, agar pembaca memiliki keterikatan terhadap karakter tersebut, dan menjelajahi komik karakter-karakter Moesia lainnya. Tidak hanya komik, Amazin juga memuat artikel singkat tentang Virtual Youtuber, dibawakan oleh Clarra Charlone.

Majalah Amazin akan dijual di Comic Frontier 13 stan B-03A pada tanggal 7 dan 8 September mendatang, dengan harga Rp 60.000. Untuk Anda yang sudah melakukan pre-order, Anda dapat mengambil majalah pesanan Anda di stan kami, tanpa dikenakan ongkos kirim.

Dimeriahkan Cosplayer dan Anggota Baru

Tidak hanya peluncuran majalah komik terbarunya, Lingkarya Moesia juga akan membawakan sesuatu yang menarik di panggung Comic Frontier 13. Mutia Sirkula, yang merupakan maskot dari lingkarya ini, telah mendapat cosplayer resminya.

Cosplayer tersebut adalah Kyarin, yang juga merupakan anggota baru dari grup idol lokal Hira Dazzle. Ia akan hadir di Comic Frontier 13 hari pertama dan kedua, menyapa penggemar karya-karya Moesia yang berkunjung.

Kyarin, dan juga sejumlah komikus yang tergabung di Lingkarya Moesia, akan tampil di panggung utama Comic Frontier 13 ini. Sejumlah informasi yang akan disampaikan adalah informasi mengenai majalah Amazin, juga sekilas tentang Lingkarya Moesia itu sendiri. Tidak kalah pentingnya, Lingkarya Moesia juga akan mengumumkan pemenang lomba fanart Amazin di depan panggung ini, sekaligus mengumumkan anggota baru yang akan hadir mengisi lini karya Lingkarya Moesia ke depannya.

Penasaran dengan penampilan Lingkarya Moesia di panggung? Datanglah ke Comic Frontier 13 di hari Sabtu, 7 September mendatang, jam 14.30 hingga 15.30.

Tentang Lingkarya Moesia

Lingkarya Moesia adalah sebuah lingkarya yang beranggotakan ilustrator, penulis, dan komikus lokal dari berbagai kalangan. Didirikan 16 Desember 2017, kami hadir untuk membantu mereka mengembangkan dan memasarkan IP (karya intelektual) agar dapat bernilai lebih di pasar.

Kontak Kami
Facebook: www.facebook.com/lkmoesia
Twitter: www.twitter.com/lkmoesia
Email:¬†[email protected]

Artikel ini merupakan rilis pers resmi dari Lingkarya Moesia.

Risa Nanda, Mutia Sirkula, dan Clarra Charlone Resmi Bertanding dalam Nusaimoe 2019!

Tahun ini memang tahun yang penuh dengan pemilihan suara, salah satunya dapat ditemui dalam Nusaimoe 2019.

Melalui siaran langsung yang diadakan di saluran YouTube Jurnal Otaku Indonesia (JOI), telah dilaksanakan pembagian divisi untuk setiap maskot yang telah terdaftar untuk mengikuti Nusaimoe tahun 2019.

Setiap maskot yang terdaftar akan masuk ke dalam delapan divisi yang dinamai dengan nama-nama bunga. Ada 14 maskot yang bertanding dalam setiap divisi. Jika mengacu pada tahun sebelumnya, masing-masing grup mengirimkan empat wakilnya ke tahap selanjutnya untuk bertemu dengan maskot dari divisi lainnya.  Dalam sistem grup, sistem poinnya seperti permainan sepak bola: menang mendapatkan tiga poin, seri mendapatkan tiga poin, dan kalah tidak mendapatkan poin sama sekali. Para maskot saling diadu dan pemenang setiap pertandingannya adalah mereka yang mendapatkan suara terbanyak.

Nah, pada tahun ini ada tiga maskot yang berada di bawah naungan Moesia. Ketiga maskot itu adalah Risa Nanda (Risa Media), Mutia Sirkula (Lingkarya Moesia), dan Clarra Charlone (Lingkarya Moesia).

Belum kenal dengan ketiga maskot di atas? Langsung saja simak profilnya di bawah ini!

1. Risa Nanda (Risa Media)

Risa Nanda merupakan maskot dari Risa Media, sebuah media yang memberikan asupan informasi Jejepangan dan lokal serta pemberitaan terkait lainnya. Iya, kalian sekarang sedang membaca artikel ini di Risa Media!

Risa Nanda digambarkan sebagai seorang reporter dengan senyum cerianya dan pesona ponytail miliknya dan balutan pakaian merah putih.

Dukung Risa Nanda di Divisi Anggrek!

2. Mutia Sirkula (Lingkarya Moesia)

Mutia Sirkula tampil menjadi maskot dari sebuah lingkar karya komunitas kreatif yang berada di bawah Moesia, Lingkarya Moesia.

Mutia Sirkula digambarkan dengan balutan pakaian putih biru dengan rambut pendeknya yang juga biru bercampur warna merah di area jambulnya. Para anggota yang bergabung dalam Lingkarya Moesia di antaranya adalah Risa Comics, Aegires Blight, Kagamin, Alig Neighborhood, Frea Rasha, Gula Comic, Panneko, Coretan Harian, Pesut Balap,  Clarra Charlone, dan pembuat konten kreatif lainnya.

Dukung Mutia Sirkula di Divisi Bakung!

3. Clarra Charlone (Lingkarya Moesia)

Vtuber Clarra Charlone, kreator kreatif yang berafiliasi dengan Lingkarya Moesia, tampil menjadi maskot untuk dirinya sendiri dalam ajang Nusaimoe 2019. Clarra Charlone adalah Virtual YouTuber terbesar kedua di Indonesia yang memiliki lebih dari 20.000 subscriber.

Konten-konten yang dibawakan Clarra cukup beragam meski pada umumnya lebih banyak dalam konten gaming. Vtuber Clarra Charlone memiliki komunitas Discord dan Clarra sendiri sering berinteraksi dengan para penggemarnya dalam dalam server tersebut.

Dukung Clarra Charlone di Divisi Cempaka!

Jadi, tunggu apa lagi? Pastikan kalian memilih perwakilan dari Moesia dalam ajang Nusaimoe nanti, ya!

Penulisan oleh  Andi Muhammad Rizki
Sumber: Pengumuman resmi dari Nusaimoe

Makin Semarak, Lingkarya Moesia Ramaikan Comic Frontier 12

Ini adalah kali kedua Lingkarya Moesia hadir menyapa Anda di Comic Frontier.

Sukses hadir di tiga festival kreatif di kota Bandung, Lingkarya Moesia terus berkarya dan mengembangkan berbagai IP (karya intelektual) dari berbagai komikus di Indonesia. Di Lingkarya Moesia, komikus dapat membuat, mengembangkan, dan memasarkan IP mereka, agar dapat bernilai lebih di pasar.

Dalam perhelatan Comic Frontier 12 tanggal 23-24 Februari ini, Moesia kembali hadir di stan B11AB membawakan sejumlah karya-karya terbaru dari 8 seniman berbakat yang tergabung di dalamnya. Tidak hanya komikus, Moesia juga menghadirkan virtual Youtuber yang juga menjadi salah satu bagian dari industri kreatif Indonesia. Berikut ini adalah karya-karya terbarunya.

Clarra Charlone

Sebagai satu-satunya IP non-komikus di Moesia, Clarra Charlone eksis di Youtube dalam bentuk virtual Youtuber, media kreatif yang mulai populer di kalangan penikmat jejepangan dunia. Clarra dikenal sebagai “Vtuber merakyat”, mengingat ia selalu hadir dan menyapa penggemarnya dengan ramah. Kini, Clarra tampil mentereng sebagai Vtuber indie terbesar di Indonesia, dengan jumlah penggemar sebanyak 20.000.

Untuk Anda yang menginginkan merchandise Clarra, di sinilah tempatnya. Tersedia poster, stiker, dan gantungan kunci Clarra dengan harga murah. Tidak sempat datang ke Comic Frontier? Jangan khawatir, merchandise ini juga akan dijual secara online.

PesutBalap

Berbeda dengan komikus lainnya, PesutBalap mempunyai keunikannya tersendiri. Ushanka, tracksuit dan sepatu khasnya, tak lupa suasana pedesaan Rusia, menjadi nilai jual dari komik ini. Tidak tahu menahu soal budaya Slav ini? Semuanya akan dijelaskan secara ringan dan seru di buku komik seharga Rp 40.000 ini.

Risa Comics

Risa Comics bermula dari laman meme Gtfoid, dan pengaruh tersebut masih tampak hingga saat ini. Salah satunya adalah polosan meme, memungkinkan pembaca untuk berkreasi dengan komik-komik Risa Comics dengan menambahkan kata-katanya sendiri.

Keseruan inilah yang ditawarkan Risa Comics di Comic Frontier 12 ini. Bertajuk Meme Mentah, buku ini berisi seluruh polosan meme yang telah dibuat Risa Comics selama lima tahun eksis di ranah maya. Semua bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 40.000 saja.

Selain buku, Risa Comics juga merilis aksesoris gantungan kunci. Dengan harga Rp 20.000 per item, ada 4 karakter Risa Comics (Risa, Fella, Pristina, Abdel) yang bisa Anda pilih.

Gula Comic

Sukses debut di platform komik CIAYO Comics, Gula Comic kembali hadir di Comic Frontier 12 dengan buku terbarunya, Let’s Go! Gula. Buku komik ini menceritakan kisah Gula sebagai seorang gadis penyihir yang dapat mengubah benda menjadi makanan manis. “Manisan” ini dapat Anda miliki dengan harga Rp 20.000.

Lebih suka komik strip? Gula Comic juga punya! Ada juga komik strip berwarna Gula Comic 2 yang bisa Anda beli seharga Rp 60.000.

Kagamin

Jika kesegaran moe menjadi preferensi Anda, Kagamin bisa menjadi bacaan Anda selanjutnya. Empat karakter nan imut Kagami, Madoka, Sasame, dan Hamada hadir menghibur Anda dengan acara masak bersama. Bagi yang penasaran dengan keseruan mereka memasak, Anda perlu merogoh kocek sebesar Rp 40.000.

Karya Lainnya

Denah menuju stan Lingkarya Moesia di Comic Frontier 12.

Selain kelima karakter di atas, masih ada tiga komikus lagi yang turut meramaikan acara ini. Ada Coretan Harian dengan komik strip ringannya, juga Panneko yang dikenal sebagai blasteran kucing-panda yang kasar. Komik romansa ringan Aegires Blight berjudul Nala Meets Hannah juga bisa Anda dapatkan di perhelatan Comic Frontier 12 ini.

Katalog lengkap Lingkarya Moesia di Comic Frontier 12 dapat Anda lihat di tautan ini. Tersedia pula katalog cetak di stan B11AB untuk memudahkan pelanggan membeli. Akhir kata, sampai berjumpa dan bersenang-senang di Comic Frontier 12!

Tentang Lingkarya Moesia

Lingkarya Moesia adalah sebuah lingkarya yang beranggotakan ilustrator, penulis, dan komikus lokal dari berbagai kalangan. Didirikan 16 Desember 2017, kami hadir untuk membantu mereka mengembangkan dan memasarkan IP (karya intelektual) agar dapat bernilai lebih di pasar.

Kontak Kami
Facebook: www.facebook.com/lkmoesia
Twitter: www.twitter.com/lkmoesia
Email:¬†[email protected]

Artikel ini merupakan rilis pers resmi dari Lingkarya Moesia. Ilustrasi oleh Egi Mugia.

Lingkarya Moesia Akan Hadir di Tiga Festival Kreatif di Bandung

Lingkarya Moesia akan hadir menyapa Anda di kota kembang Bandung!

Sukses debut di Comic Frontier 11 Agustus lalu, Lingkarya Moesia terus berkarya dan mengembangkan berbagai IP (karya intelektual) dari berbagai komikus di Indonesia. Di Lingkarya Moesia, komikus dapat membuat, mengembangkan, dan memasarkan IP mereka, agar dapat bernilai lebih di pasar.

Pada kesempatan kali ini, Moesia akan hadir langsung menyapa Anda di tiga festival kreatif di kota Bandung. Sejumlah komikus pentolan Lingkarya Moesia menjual karya mereka dalam berbagai format, mulai dari buku komik dan merchandise, seperti gantungan kunci, pin, poster, dan lainnya. Berikut ini ketiga acara yang akan dihadiri:

Bandung Wundurland (4 November 2018)

Risa Comics akan hadir di Bandung Wundurland.

Berlokasi di Teater Tertutup Dago Tea House, Bandung Wonderland menjadi salah satu acara tahunan yang ditunggu-tunggu penggemar jejepangan di Bandung. Bertajuk Bandung Wundurland, perhelatan tahun ini dihadiri oleh sejumlah bintang tamu ternama, seperti cosplayer Kameaam dan Lumina Scarlet. Risa Comics, salah satu komikus Moesia, juga turut hadir sebagai komikus pembicara di acara ini, bersama dengan GHOSTY’s Comic, Komik Lieur, dan Camsterkicks.

DNA Fest 2018 (11 November 2018)

Selain Bandung Wundurland, Moesia juga hadir di DNA Fest 2018, sebuah festival kreatif yang diselenggarakan oleh DNA, sebuah divisi UKM Nippon Bunkabu Telkom University. Bertempat di Metro Indah Mall, DNA Fest memfokuskan dirinya pada festival industri kreatif, di mana circle dapat membuka stan dan menjual hasil karya mereka.

Comicsphere 2018 (1 Desember 2018)

Telkom University merupakan salah satu yang berperan dalam memajukan industri komik Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya Balon Kata, salah satu UKM Telkom University yang ditujukan untuk mengembangkan insan kreatif di kampus, tidak hanya sebatas komik, melainkan novel dan zine yang bersifat indie.

Pengalaman dalam bidang industri kreatif indie inilah yang menyakinkan antusiasme warganet saat mereka mengumumkan acara Comicsphere. Konsepnya serupa dengan Comiket atau Comifuro, di mana circle dapat membuka stan dan menjual hasil karya mereka. Bedanya, hanya karya orisinal (bukan fandom) yang dapat dijual di acara ini.

Dalam kesempatan kali ini, ada tiga IP pentolan Moesia yang menjual karya mereka. Berikut ini adalah ketiga IP tersebut, beserta karya yang mereka jual.

Gula Comic

Gula Comic adalah komik yang menceritakan tentang Gula Gulali, siswi SD yang mempunyai kekuatan sihir, atau biasa disebut magi. Sebagai seorang magi, tentu ada yang tidak senang dengan keberadaannya, salah satunya adalah Sally, manusia biasa yang benci dengan magi, dan rasa dendam inilah yang membuatnya menghalalkan segala cara untuk menyingkirkan Gula.

Dalam perhelatan Moesia di Bandung, Anda dapat membeli sejumlah produk Gula Comic, seperti buku kompilasi komik strip Gula Comic 2 seharga Rp 60.000. Anda juga dapat membeli pin karakter Gula, Sally, dan Yoga seharga Rp 20.000 per buah.

Bertajuk Wonder Sweet, komik serial Gula Comic juga bisa Anda baca di CIAYO Comics.

Aegires Blight

Bukan rahasia umum, genre romansa memanglah genre yang mainstream. Meskipun demikian, mainstream belum tentu berkualitas rendah, karena ada pula komik romansa yang menggugah ketenangan bagi mereka yang membaca. Salah satu dari karya tersebut adalah Aegires Blight.

Tidak seperti komik romansa lainnya yang mengandalkan, drama, galau, nafsu, dan lain sebagainya, Anda tidak akan menemukan semua itu dalam karya komikus asal Tasikmalaya ini. Hanya kisah romantis nan wholesome yang akan Anda temukan di komik ini, menenangkan hati bagi siapapun yang membacanya.

Saat ini, Aegires Blight sudah memiliki lebih dari 33.000 penggemar Facebook dan 28.000 pengikut Instagram. Their Story, komik pendeknya di CIAYO Comics juga masih berlanjut hingga saat ini. Bagi Anda yang ingin menyimpan kefaedahan romansa dari karya buatannya, Anda dapat membeli buku komik Nala Meets Hannah dengan harga Rp 40.000. Komik ini mengisahkan tentang awal kisah cinta Nala dan Hannah, dua karakter utama dalam komiknya.

Risa Comics

Lebih dari 59.000 pengguna Facebook dan 12.000 pengguna Instagram telah mengikuti komik strip komedi ini. Komik ini berpusat pada Risa Nanda, siswi SMA yang terkenal dengan warna hijaunya, beserta karakter-karakter lainnya. Biasanya, komik ini mengangkat tema seputar kejadian sehari-hari, terkadang berbalut referensi dari meme dan hal-hal jejepangan. Tidak hanya itu, komik yang bermula dari laman meme ini kerap kali membagikan polosan meme tanpa teks, sehingga warganet dapat berkreasi dan menambahkan kalimatnya sendiri.

Risa Comics kembali mengumumkan karya terbarunya di perhelatan Comic Frontier 11 tahun lalu. Bertajuk Risalah Risa, komik ini mengambil tema kehidupan Risa dan Fella semasa mengenyam bangku SMA. Komik ini bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 40.000.

Tentang Lingkarya Moesia

Lingkarya Moesia adalah sebuah lingkarya yang beranggotakan ilustrator, penulis, dan komikus lokal dari berbagai kalangan. Didirikan 16 Desember 2017, kami hadir untuk membantu mereka mengembangkan dan memasarkan IP (karya intelektual) agar dapat bernilai lebih di pasar.

Kontak Kami
Facebook: www.facebook.com/lkmoesia
Twitter: www.twitter.com/lkmoesia
Email: [email protected]

Artikel ini merupakan rilis pers resmi dari Lingkarya Moesia. Ilustrasi oleh Sudhiro Sappurisa.

[Moesia Corner] Gula, “Mahou Shoujo” Asli Indonesia

Suka anime bertema mahou shoujo, tapi ingin sesuatu yang memiliki kearifan lokal? Ini komik untuk Anda!

Sejak awal berdirinya, Risa Media berkomitmen untuk mengembangkan industri kreatif lokal. Hal ini terlihat dari pendirian Lingkarya Moesia, sebuah art circle yang menaungi insan kreatif lokal, terutama komikus dan animator. Saat ini, Lingkarya Moesia telah diisi oleh sejumlah komikus berkembang yang memiliki keahliannya tersendiri, dan salah satunya adalah Gula Comic.

Gadis Penyihir dengan Kearifan Lokal

Gula adalah siswi SD di Manakarta. Berbeda dengan siswi lainnya, ia punya tongkat sihir yang dapat mengubah segala benda menjadi makanan manis. Seperti halnya anak kecil, terkadang ia suka memakai kekuatan tersebut seenaknya, sehingga Tante Sacha, ibu asuhnya, harus turun tangan mengatasi keusilan ini.

Yoga, magi teman Gula yang masih hijau di dunia manusia.

Bicara soal kekuatan sihir, rupanya Gula tidak sendiri. Ada pula Yoga, seorang magical boy yang masih baru di dunia manusia. Sama halnya dengan Gula, Yoga juga mempunyai kekuatan sihir, tapi kekuatan tersebut disegel oleh sebuah gelang agar tidak dipakai sembarangan. Yoga menyukai olahraga pencak silat, dan dia juga mahir di sana.

Manis Melawan Asin

Mengingat kondisinya yg berbeda dari anak lain, tentu ada yang tidak senang dengan keberadaannya. Salah satu dari mereka adalah Sally, seorang manusia biasa yang terusik dengan keberadaan magi (sebutan untuk magical girl) di sekolahnya. Rasa iri yang mendalam inilah yang membuat Sally menghalalkan segala cara untuk membuat Gula dan Yoga menderita, termasuk menghasut teman sekelasnya agar ramai-ramai membenci para magi ini.

Sally, musuh Gula yang tak senang dengan keberadaan magi.

Di tengah kuasa iri dengki inilah, seorang misterius datang menghampiri Sally. Orang asing itu memberikan Sally sejumlah kacang yang juga misterius. Korban pertama dari kacang ini adalah Zee, seorang manusia biasa yang payah dalam pencak silat. Zee merasa Yoga telah berbuat curang karena dia adalah seorang magi. Bukannya mendapat kekuatan, Zee malah berubah menajdi monster landak yang meledakkan popcorn asin!

Jika ditelusuri kembali, perlambangan asin sebagai lawan dari manis sangatlah tepat. Jika manis melambangkan kebahagiaan dan rasa syukur, maka asin adalah lambang dari rasa iri akan suatu hal, sama halnya ketika salty karena gacha tak kunjung SSR.

Apakah Gula, Yoga, dan kawan-kawan dapat mengalahkan kebatilan Sally? Bisakah para magi diterima oleh masyarakat Manakarta, sama halnya dengan manusia lain? Nantikan jawabannya dengan membaca komik serial Wonder Sweet di CIAYO Comics, setiap Senin jam 19.00 WIB!

Artikel ini disponsori oleh Gula Comic, bagian dari Lingkarya Moesia.