“If It’s for My Daughter, I’d Even Defeat a Demon Lord” Mendapatkan Adaptasi Anime

Cerita imut tentang petualang yang merawat gadis kecil akhirnya mendapatkan anime.

Pada hari Rabu (20/2), Hobby Japan mengumumkan bahwa novel ringan buatan CHIROLU yang berjudul If It’s for My Daughter, I’d Even Defeat a Demon Lord (Uchi no Musume no Tame Naraba, Ore wa Moshikashitara Maō mo Taoseru Kamoshirenai) akan mendapatkan adaptasi anime.

Sinopsis:

Dale merupakan seorang petualang muda yang cukup terkenal. Suatu hari saat ia pergi ke hutan untuk sebuah pekerjaan, ia bertemu dengan seorang gadis kecil dari ras iblis yang sudah dalam keadaan kotor dan terluka. Tidak dapat meninggalkannya sendirian di sana, Dale membawanya pulang dan menjadi ayah angkatnya. Iblis atau bukan, Latina adalah gadis yang sangat manis dan imut, bahkan para petualang lainnya segera menyukainya dengan bertindak layaknya orang tua  dengan anak mereka. Namun, kenapa Latina bisa ada di hutan? Kenapa dia mempunyai tanda sebagai seorang kriminal?

Pengisi suara dan karakter:

Image may contain: 1 person

 

Kanon Takao sebagai Latina, seorang gadis kecil dari ras iblis yang Dale temukan di hutan dan ia angkat menjadi anaknya. Dale tidak tahu bagaimana Latina dibesarkan, tetapi dia pandai, patuh, dan baik hati. Dia diperlakukan seperti idola pada toko Dancing Tiger, tempat para petualang berkumpul. Dia memakai rambutnya dengan pita untuk menyembunyikan tanduknya.

Nobuhiko Okamoto sebagai Dale, seorang petualang berusia 18 tahun yang terampil. Dia bertemu Latina di hutan saat dalam upaya untuk mengalahkan beberapa monster dan sejak itu menjadi orang tua angkatnya. Dia seorang petualang berwajah tegas, tetapi bisa menjadi lengah ketika di depan Latina.

CHIROLU memulai serial ini di situs web Shōsetsuka ni Narō! (Let’s Be Novelists) pada bulan Agustus 2014. Lalu Hobby Japan menerbitkan seri ini yang ilustrasikan oleh Truffle pada bulan Februari 2015. Adaptasi manganya digambar oleh Hota pada aplikasi Kadokawa Comic Walker sejak Juli 2016, dan Kadokawa telah menerbitkan kompilasi volume keempat pada Agustus lalu.

Sumber: ANN, Moetron News, Website resmi Uchinoko 

Petualangan Kirito Berlanjut Dalam Survival MMO Unital Ring

Petualangan Kirito berlanjut pada arc terbarunya Unital Ring

Siapa yang tidak kenal dengan Sword Art Online atau biasa disebut SAO? Musim ketiganya  yang mengambil arc Alicization sedang tayang pada musim ini.

Arc Alicization merupakan arc besar keempat pada novel ringan SAO yang mencakup volume 9 sampai volume 18.  Kali ini novel ringan SAO akan kembali berlanjut dengan arc besar terbarunya bernama Unital Ring yang akan dirilis dalam volume 21 pada 7 Desember 2018.

Sinopsis

Kirito, Asuna, dan Alice tiba-tiba terlibat dalam permainan misterius bernama Unital Ring. Unital Ring adalah sebuah “Survival MMO” yang dimulai di dunia baru, di mana semua VRMMO yang dibangun dari semua program SEED bergabung.

Pada tahun lalu, Reki Kawahara, pengarang SAO, telah berjanji bahwa SAO akan memiliki satu kali lagi arc besar. Arc Unital Ring ini mungkin akan menjadi arc besar terakhir pada seri ini. Berbeda dengan arc besar sebelumnya yang berdasarkan dari novel web, Unital Ring merupakan cerita baru yang asli langsung dari novel ringannya.

 

Seri Novel Ringan Pergi Ke Isekai Bersama Ibu Mendapatkan Adaptasi Anime

Datang lagi sebuah adaptasi anime dari genre Isekai dengan konsep yang cukup berbeda.

Pada hari minggu ini (21/10) dalam acara Fantasia Bunko Daikanshasai 2018, diumumkan bahwa seri novel ringan  berjudul Tsuujou Kougeki ga Zentai Kougeki de 2-kai Kougeki no Okaasan wa Suki desu ka? (Do You Love Your Mom and Her Two-Hit Multi-Target Attacks? ) mendapatkan adaptasi anime yang akan diproduksi oleh studio J.C. Staff.

Sinopsis

Apa yang terjadi jika anda terlempar ke dalam dunia video gim bersama dengan ibu anda sendiri? Itulah yang dialami murid SMA Masato Oosuki, Masato. Masato secara tidak sengaja terlempar ke dunia RPG, akan tetapi ibunya pun juga ikut bersamanya. Sebagai seorang gamer, Masato ingin memamerkan keahliannya, namun tanpa diduga ibunya ternyata seorang ahli dua pedang yang lebih kuat dari yang ia perkirakan.”

Berikut jajaran cast dan staff dalam anime tersebut:

Cast:

Haruki Ishiya sebagai Masato Ōsuki

Ai Kayano sebagai Mamako Ōsuki

Staff:
Sutradara: Yoshiaki Iwasaki (Love Hina, Hayate the Combat Butler, The Familiar of Zero) 
Komposisi Seri: Deko Akao (Frame Arms Girl, Noragami, Astarotte’s Toy)
Desain Karakter: Youhei Yaegashi (Aki no Kanade)

Novel ringan tulisan  Dachima Inaka dan dilustrasikan oleh Pochi Iida memulai debutnya di Jepang pada Januari 2017. Novel ringan tersebut telah terjual lebih dari 12.000 kopi dalam sembilan hari saja. Pada Mei 2017 seri ini telah terjual sebanyak 100.000 kopi.

Official site: http://okaasan-online.com
Official Twitter: @okaasan_online

Sumber: Anime News Network

 

Para Seiyu yang Terlibat dalam Adaptasi Anime “Nidome no Jinsei wo Isekai de” Mengundurkan Diri

nidome no jinsei wo isekai de

Sehari sebelumnya, sang pengarang novel bertema isekai itu menyampaikan permintaan maafnya.

Akun Twitter resmi dari seiyu Toshiki Masuda, Megumi Nakajima, dan Kiyono Yasuno, masing-masing mengumumkan pengunduran diri mereka dari keterlibatan mereka sebagai seiyu untuk serial anime televisi Nidome no Jinsei wo Isekai de yang diadaptasi dari novel ringan karangan MINE pada hari Rabu ini (6/6). Tidak hanya mereka bertiga, 81 Produce selaku agensi dari Nanami Yamashita juga mengumumkan pengunduran diri sang seiyu pada hari yang sama. Berdasarkan twit yang ada, mereka berempat telah terdaftar untuk memerankan para karakter dari anime yang pada rencana awalnya dijadwalkan akan tayang pada Oktober mendatang; Toshiki Masuda berperan sebagai Renya Kunugi, Megumi Nakajima sebagai Rona Chevalier, Kiyono Yasuno sebagai Shion Femme Fatale, dan Nanami Yamashita sebagai Creator.

Pada waktu yang bersamaan, situs web resmi dari anime ini akan menampilkan pesan “403 Forbidden” jika diakses dari luar Jepang. Meskipun demikian, situs web ini masih bisa diakses oleh mereka yang berada di Jepang.

MINE, selaku pengarang asli dari Nidome no Jinsei wo Isekai de, akhir-akhir ini diketahui telah terlibat dalam kontroversi terkait dugaan penghinaan dan tindakan diksriminatif berupa tulisan dalam twitnya yang disasarkan pada Tiongkok dan Korea Selatan, serta adanya dugaan konten diskriminatif dalam cerita yang dikarang olehnya.

MINE lalu merespons kontroversi tersebut dan telah memberikan pernyataan permintaan maaf pada hari Selasa kemarin (5/6). Dalam twit pertamanya, dia mengatakan “Terkait dengan twit yang saya buat pada masa lalu, Saya telah membuat banyak orang benar-benar merasa tak nyaman, dan saya menyampaikan permintaan maaf saya yang mendalam untuk menuliskan kata-kata yang tidak pantas.”

Dia mengatakan bahwa dia “sangat merenungkan diri” untuk membuat twit “tanpa benar-benar memahami secara utuh fakta yang ada” dan tanpa memberikan pemikiran mendalam dalam kata-katanya. MINE turut menambahkan bahwa dia tidak mengharapkan untuk menerima pengampunan dari mereka yang telah kecewa atas tindakannya itu, dia hanya ingin memberikan “permintaan maaf yang tulus”. Sebagai tambahan setelah menghapus seluruh twitnya, MINE berencana untuk menghapus akun Twitter-nya dalam waktu dekat setelah tersebarnya permintaan maaf yang dia keluarkan.

MINE sadar akan “penulisan buruk” dan “perkataan gegabah” darinya. Sebagai konsekuensi dari pengakuannya akan adanya konten yang tidak pantas dalam karyanya, MINE akan menghentikan untuk melanjutkan novelnya di Shousetsuka ni Narou. Dia berencana untuk berdiskusi dengan pihak penerbit tentang kemungkinan untuk memperbaiki versi cetak yang bersangkutan untuk novel tersebut.

MINE pertama kali meluncurkan novel ringan bertema isekai ini di situs web Shousetsuka ni Narou pada Januari 2004, dan serialisasinya sejak saat itu telah mengumpulkan lebih dari 189 juta kunjungan halaman. Hobby Japan mulai menerbitkan novel edisi cetaknya untuk serial ini mulai November 2014 dengan ilustrasi oleh Kabocha. Hobby Japan telah menerbitkan volume ke-18 dari novel ringan ini pada 24 Mei lalu.

Sumber: Anime News Network

Siap Menyambut Manga ‘Ore ga Suki nano wa Imouto dakedo Imouto ja nai’ Desember Mendatang

ORE GA

Edisi bulan Desember dari majalah Dragon Age keluaran Kadokawa mengumumkan pada Kamis kemarin (10/11) bahwa seri novel ringan Ore ga Suki nano wa Imōto dakedo Imōto ja nai (Ind.: Yang Kusuka adalah Adik Perempuanku Tetapi Ia Bukan Seorang Adik Perempuan) karangan Seiji Ebisu ini bakal mendapatkan sebuah adapatasi manganya yang akan digambar oleh Kou Narita dalam edisi berikutnya dari majalah tersebut pada Desember mendatang.

Kisah dari novel ringan bertema imouto kali ini menceritakan tentang sebuah romansa canggung antar saudara: antara Suzuka Nagami sang adik perempuan dengan Yuu Nagami sebagai sang onii-chan, kakak lelaki. Suzuka merupakan seorang siswi kelas tiga SMP yang memiliki nilai cemerlang dan juga menjabat sebagai ketua OSIS sekolahnya. Ia membuat sebuag novel tentang adik perempuan yang berkencan dengan kakak lelakinya, dan novel ini memenangi penghargaan novel ringan. Seelah mereka berbincang-bincang tentang hal ini, akhirnya Yuu-lah yang bakal debut sebagai seorang representasi dari penulis novel ringan ini, bukan Suzuka, dengan nama pena Chikai Towano.

Sumber: Anime News Network

Menanti Jawaban “Siapa Heroine Novel Ringan Favorit Tahun Ini?”

Sesungguhnya, siapakah srikandi (heroine) novel ringan yang paling populer bagi para penggemarnya?

Jawaban untuk pertanyaan di atas akan segera terungkap dalam waktu dekat. Pasalnya, MF Bunko J terbitan Kadokawa tengah mengadakan ajang MF Bunko J Heroine Contest 2017 in Melonbooks untuk menandai perayaan 15 tahun mereka. Pemilihan untuk kontes popularitas heroine novel ringan ini telah dimulai dari 10 September dan akan ditutup pada 31 Oktober mendatang.

Dari Emilia hingga Kirin Toudou

Tentu saja, Anda pasti penasaran siapa saja para karakter wanita yang berkesempatan untuk menjadi juara dalam ajang tersebut. Berikut adalah nama-nama yang dapat dipilih oleh para pemilih (urutan tidak berdasarkan alfabetis):

Emilia (Re:ZERO/Re: Zero kara Hajimeru isekai Seikatsu)
Suzune Horikita (Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e)
Shiro (No Game, No Life)
Cellentina Engveyse (Eirun Last Code ~Kakū Sekai yori Senjō e~)
Nonoka Nogi (14-sai to Illustrator)
Tōka Nijō (Kyō kara Ore wa Loli no Himo!)
Yuika Koga (Kawaikereba Hentai demo Suki ni Natte Kuremasu ka?)
Paula Halbert (Taikoku Cheat nara Isekai Seifuku mo Rakushou Desu yo?)
Tiffalicia Cleargrin (Isekai nara NEET ga Hataraku to Omotta?)
Rinne (Naze Boku no Sekai wo Daremo Oboeteinai no ka?)
Hina (Isekai Gōmon Hime)
Aki Shino (Boku-tachi no Remake)
Louise Françoise Le Blanc de La Vallière (Zero no Tsukaima)
Cecily Cambell (Seiken on Blacksmith)
Aria H. Kanzaki (Aria the Scarlet Ammo)
Subaru Konoe (Mayo Chiki!)
Yozora Mikazuki (Boku wa Tomodachi ga Sukunai/Haganai)
Akiko Himenokōji (OniAi)
Tsukiko Tsutsukakushi (The “Hentai” Prince and the Stony Cat.)
Yaya (Machine-Doll wa Kizutsukanai)
Eleonora Viltaria (Madan no Ou to Vanadis)
Terminus Est (Seirei Tsukai no Blade Dance)
Julie Sigtuna (Absolute Duo)
Kirin Tōdō (The Asterisk War)

Ayo Memilih Sang Heroine!

Mereka yang membeli produk-produk pilihan tertentu dari MF Bunko J akan menerima satu buah surat suara dan salah satu dari 24 kartu poster kampanye berukuran mini untuk setiap barang yang mereka beli. Para penggemar dapat menggunakan surat suara mereka untuk memilih secara daring untuk heroine novel ringan favorit mereka. Mereka yang ikut serta dalam pemilihan akan memiliki kesempatan untuk memenangkan salah satu dari tiga poster kampanye untuk masing-masing heroine.

Karakter yang berhasil memenangi ajang ini akan mendapatkan merchandise edisi terbatas yang dibuatkan untuknya dari Melonbooks. Ayo, bagi Anda yang sedang ada di Jepang dan bisa berpartisipasi dalam gelaran ini, pilihlah dengan segenap hati: tunjukkan dukungan Anda agar heroine favorit Anda berhasil menjadi yang terunggul.

Sumber: Anime News Network

Ada OVA Baru untuk Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu

Hore! OVA Baru!

Kabar yang menggembirakan bagi Anda para penggemar seri Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu atau lebih dikenal dengan nama Re:Zero. Pada Minggu ini (10/9), di ajang panggung Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu, telah diumumkan bahwa seri tersebut akan menerima sebuah OVA (animasi video orisinal) baru. Informasi lebih lanjut mengenai episode baru ini akan diumumkan pada waktu mendatang.

Pencuri Perhatian pada 2016

Anime Re:Zero sukses mencuri perhatian para pencinta anime pada 2016 silam. Berasal dari novel ringan karya Tappei Nagatsuki yang berjudul sama. Novel ringan ini kemudian diangkat menjadi anime sebanyak 25 episode dan diproduksi oleh studio animasi White Fox. Prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Re:Zero adalah menempati peringkat kedua dalam ajang Kono Light Novel ga Sugoi 2017 pada kategori novel ringan terbaik dan menempati peringkat pertama dalam kategori novel ringan maupun anime. Kadokawa telah menerbitkan volume ke-13 dari novel ringan Re:Zero paa 24 Juni lalu. Sementara itu, volume ke-14 dijadwalkan akan rilis pada 25 September mendatang. Re:Zero berpusat pada kisah Natsuki Subaru yang suatu hari tiba-tiba terlempar ke isekai, dunia lain, dan ia harus menjalani segudang kisah pahit-manis di sana.

Sumber: Moca News, MyAnimeList

Akhir Kisah Saekano Sudah di Depan Mata

Sebuah jalan Landai, “anugerah”, dan kisah heroine yang maha datar dan membosankan.

Bulan Depan, Bulan Penghabisan

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya tanggal perilisan untuk volume ke-13 dari novel ringan Saekano telah diumumkan. Melalui laman resmi dari Kadokawa, terungkap bahwa volume penutup dari Saekano ini akan dirilis pada 20 Oktober 2017 mendatang. Harga yang dikenakan untuk volume terakhir ini pun sebesar 640 yen setelah pajak. Sementara itu, untuk gambar pratayang bagian mukanya sendiri belum dimuat dalam laman tersebut.

Rampung dalam Lima Tahun

Novel ringan Saenai Heroine no Sodatekata atau yang kerap disingkat sebagai Saekano ini pertama kali diterbitkan pada 20 Juli 2012. Saekano merupakan karya dari Kurehito Misaki (gambar) dan Fumiaki Maruto (cerita). Menceritakan tentang sosok Aki Tomoya, dan berbagai rekan setimnya di lingkar karya kreatif blessing software. Seri yang terkenal dengan rivalitas para karakter wanitanya untuk merebut hati sang karakter utama ini telah diangkat menjadi anime sebanyak dua musim, masing-masing pada 2015 (musim pertama) dan 2017 (musim kedua).

Tidak hanya itu, Saekano juga diadaptasi menjadi manga yang bertajuk Saenai Heroine no Sodatekata: Girls Side (sebagai cerita sampingan), Saenai Heroine no Sodatekata: Koisuru Metronome(sebagai spin-off), dan Saenai Heroine no Sodatekata: Egoistic-Lily (alternatif). Akhirnya kita akan segera menyaksikan bagaimana nasib ending dari cerita penuh perjuangan dan usaha ‘cinta’ tersebut.

Sumber: Kadokawa