Para Nomine untuk Penghargaan Manga Awards ke-43 dari Kodansha Telah DiumumkanDibutuhkan waktu 6 menit untuk membaca artikel ini

Manga apa saja ya yang terpilih menjadi nomine-nominenya?

Penerbit Kodansha asal Jepang telah mengumumkan 12 nomine dalam tiga kategori untuk ajang tahunan Kodansha Manga Awards ke-43 pada hari Rabu (3/4). Para pemenang dari setiap kategori akan diumumkan pada 10 Mei mendatang. Tiga kategori yang ada untuk penghargaan ini adalah Manga Shonen Terbaik, Manga Shojo Terbaik, dan Manga Umum Terbaik.

Best Shonen Manga/Manga Shonen Terbaik

Nomine untuk kategori Manga Shonen Terbaik adalah sebagai berikut:

Judul: act-age
Pengarang: Tatsuya Matsuki dan Shiro Usazaki
Majalah: Weekly Shonen Jump (Shueisha)
Sinopsis: Menjadi seorang aktor atau aktris terkenal adalah impian dari jutaan orang di dunia ini. Meski hal itu tidak mustahil untuk dicapai, tetapi sungguh berat rintangan agar dapat bersinar di dalam industrinya, tak peduli di negara mana pun mereka berada. Namun, Kei Yonagi tak seperti aktris lainnya, dia memiliki kekuatan super acting yang memukau. Kemampuannya sungguh dia atas rata-rata, tetapi itu tak berarti dia langsung berhasil mewujudkan mimpinya. Pada kenyataannya, dia terlalu gemilang dengan apa yang dilakukannya.

Judul: Gotobun no Hanayome (The Quintessential Quintuplets)
Pengarang: Negi Haruba
Majalah: Weekly Shonen Magazine (Kodansha)
Sinopsis: Suatu hari, seorang siswa kelas SMA 2 yang sedang dalam keadaan kurang mampu bernama Futaro Uesugi mendapatkan pekerjaan untuk menjadi guru privat dengan bayaran yang menjanjikan. Akan tetapi, ternyata murid yang ingin diajarnya adalah teman sekelasnya sendiri… dan yang lebih bikin geger adalah mereka kembar lima, yang sungguh cantik dan menawan, tetapi juga tukang pembuat masalah yang benci untuk belajar dan di ambang kegagalan. Tugas pertama yang datang kepadanya adalah untuk mendapatkan kepercayaan dari mereka berlima! Mampukah Futaro melakukannya?

Judul: Fumetsu no Anata e (Untukmu yang Abadi)
Pengarang: Yoshitoki Oima
Majalah: Weekly Shonen Magazine (Kodansha)
Sinopsis: Seorang anak lelaki yang kesepian mengembara di wilayah Arktika, Amerika Utara, dan dia menemui seekor serigala. Mereka berdua pun menjadi teman akrab, saling menolong satu sama lain untuk bertahan hidup dari lingkungan yang begitu menantang. Akan tetapi, sang anak lelaki ini memiliki sejarah dan apa yang ada dari serigala juga bukan hanya sekadar saling bertatap mata dengannya. Manga yang unik dan menceritakan tentang kehidupan, kematian, kehidupan kembali, dan kealamian cinta.

Judul: Midarana Ao-chan wa Benkyo ga Dekinai
Pengarang: Ren Kawahara
Majalah: Shonen Magazine Edge (Kodansha)
Summary: Saat Ao masih berada di bangku TK, dia tersenyum lebar saat dia menceritakan kepada teman sekelasnya bagaimana ayahnya memberikan nama untuknya, Namanya memiliki makna yang saru dan kotor. Apa yang terjadi pada hari itu masih menghantuinya hingga hari ini saat dia belajar dengan satu tujuan dalam pikirannya: masuk ke universitas terkemuka dan menjauh dari cengkeraman ayahnya untuk selama-lamanya. Dia tak memiliki waktu masa muda untuk disalahgunakan dan tak punya waktu untuk berpikir tentang asmara sampai suatu hari, teman sekelasnya, Kijima, mendekatinya dengan pengakuan cinta yang mengejutkan. Apa yang terjadi selanjutnya?

Best Shojo Manga/Manga Shojo Terbaik

Nomine untuk kategori Manga Shojo Terbaik adalah sebagai berikut:

Judul: Gozen 0-ji, Kiss Shi ni Kite yo (Kiss Me at the Stroke of Midnight)
Pengarang: Rin Mikimoto
Majalah: Bessatsu Friend (Kodansha)
Sinopsis: Hinana adalah seorang siswi teladan di sekolahnya dan disegani oleh seluruh teman sekelasnya. Dia benar-benar jauh dari hal yang dilakukan oleh gadis seusianya seperti berkencan. Diam-diam, dia memiliki satu pinta: dia ingin memiliki kisah percintaan yang seperti cerita dongeng. Suatu hari, seorang selebritas tampan dan cool bernama Kaede muncul di SMA tempat Hinana bersekolah dan dia ada di sana dalam rangka pengambilan gambar untuk filmnya, dan Hinana tak mampu lagi untuk menahan sifat aslinya. Ternyata oh ternyata, Kaede ternyata juga mengungkapkan kepribadian menggelikannya kepada Hinana!

Judul: Nagi no Oitoma (Nagi’s Long Vacation)
Pengarang: Misato Konari
Majalah: Champion Tap! (Akita Shoten)
Sinopsis: Mengisahkan tentang Nagi Oshima, seorang gadis yang terlalu menyadari perasaan orang-orang yang di sekitarnya dan tidak dapat benar-benar menjadi dekat dengan siapa pun. Suatu hari, dia pingsan karena hiperventilasi. Setelah berbicara dengan mantan pacarnya, dia berhenti bekerja, pindah, dan melarikan diri dari segala yang dia punya untuk memulai awal kehidupannya yang baru.

Judul: Perfect World
Pengarang: Rie Aruga
Majalah: Kiss (Kodansha)
Sinopsis: Tsugumi Kawana yang berusia 26 tahun bertemu kembali dengan cinta pertamanya dari SMA, Itsuki Ayukawa, di sebuah pertemuan antara firma arsitektur dengan perusahaan desain interior tempatnya bekerja. Itsuki membuat hati Tsugumi berdebar kencang, hingga Tsugumi menyadari bahwa Itsuki kini telah mengenakan kursi roda untuk beraktivitas sehari-hari. Awal mulanya, Tsugumi merasa bahwa dia tidak mampu untuk berkencan dengannya yang telah berkursi roda, tetapi perasaannya mulai berubah perlahan-lahan…

Judul: Boku to Kimi no Taisetsu na Hanashi (Our Precious Conversations)
Pengarang: Robico
Majalah: Dessert (Kodansha)
Sinopsis: Nozomi Aizawa telah memendam perasaannya kepada teman sekolahnya, Azuma-kun, yang telah dan sempat menjadi rahasia, tetapi tibalah saatnya bagi Nozomi untuk mengungkapkan perasaannya. Respons dari Azuma-kun jauh dari respons biasa! Seperti apa kira-kira, ya?

Best General Manga/Manga Umum Terbaik

Nomine untuk kategori Manga Umum Terbaik adalah sebagai berikut:

Judul: Kinou Nani Tabeta? (What Did You Eat Yesterday?)
Mangaka: Fumi Yoshinaga
Majalah: Morning (Kodansha)
Sinopsis: Sepasang lelaki gay paruh baya yang merupakan pekerja keras di Tokyo datang untuk menikmati momen terbaik mereka dalam kehidupan melalui makanan! Setelah hari yang panjang di kantor, ada yang di firma hukum dan ada pula yang di salon, Shiro dan Kenji akan selalu memiliki waktu bersama di meja makan malam, tempat mereka bisa menceritakan masalah mereka, melampiaskan amarah mereka, dan menikmati makanan yang dibuat di sana dengan begitu nikmat!

Judul: Shōwa Tennō Monogatari (Showa Emperor Tale)
Mangaka: Junichi Nojo
Majalah: Big Comic Original (Shogakukan)
Sinopsis: Manga ini berdasarkan dari kisah Shōwashi (Sejarah Periode Showa) karya Kazutoshi Kando dengan naskah oleh Issei Eifuku dan pimpinan editorial oleh Shūji Shiwa. Kisah biografi ini berpusat pada Kaisar Hirohito yang dikenal dengan Kaisar Showa dari nama era saat Jepang yang dipimpin oleh beliau.

/

Judul: The Blue Period.
Mangaka: Tsubasa Yamaguchi
Majalah: Afternoon (Kodansha)
Sinopsis: Berpusat pada Yatoa Yaguchi yang merasa hampa dan tak sabar kendati memiliki nilai yang bagus dan siswa dalam kasta atas di sekolahnya. Namun, saat suatu hari dia melihat sebuah gambar yang menawan kepada hatinya, dia mencemburkan dirinya ke dalam dunia seni yang indah lagi penuh dengan segala berantakannya. Dengan kekayaan dari pengetahuan yang dimilkinya, dia berencana untuk masuk ke sekolah seni.

Judul: Watashi wa Dōka Shiteiru (There’s Something Wrong With Us)
Mangaka: Arisa Natsumi
Majalah: Be-Love (Kodansha)
Sinopsis: Manga ini berpusat pada  Nao dan Tsubaki yang saling bertemu saat mereka masih kanak-kanak dan ibu mereka berdua bekerja sebagai pegawai di sebuah kedai manisan Jepang tradisional. Namun, karena suatu insiden, mereka terpisah. Lima belas tahun kemudian, Nao dan Tsubaki sama-sama bekerja di kedai manisan Jepang dan mereka bertemu kembali.

Dalam penyelanggaraan Kodansha Manga Awards tahun lalu, tiga judul yang berhasil menjadi pemenang di setiap kategori adalah BEASTARS (Paru Itagaki) untuk kategori Best Shonen Manga dan Tomei na Yurikago (Bakka Okita) untuk kategori Best Shojo Manga. Sementara itu, kategori Best General Manga dimenangi oleh dua manga, Sanju Mariko (Yuki Ozawa) dan Fragile – Byōrii Kishi Keiichirō no Shoken (Saburō Megumi, Bin Kusamizu).

Sumber: Anime News Network


Rahmat Maulana Koto

Suka bahasa Indonesia dan lagu-lagu YUC’e.

Tinggalkan Balasan