[Wawancara] Menjadi Sejuk dengan Nyanyian dari Eri Sasaki!Dibutuhkan waktu 3 menit untuk membaca artikel ini

Eri Sasaki

Mulai dari "Ring of Fortune" hingga "Fuyubiyori", Eri Sasaki berhasil membawakan lagu-lagunya pada acara C3 AFA Jakarta 2018 pekan lalu.

Eri Sasaki merupakan seorang penyanyi anisong kelahiran Fukuoka, 13 Juni 1989. Karier debutnya adalah saat menyanyikan lagu tema pembuka untuk anime Plastic Memories, yaitu “Ring of Fortune” pada tahun 2015. Penyanyi yang berafiliasi dengan label musik 5pb.Records ini telah mengeluarkan tiga single dan satu album.

Menjelang kedatangannya ke Indonesia dalam rangka C3 AFA Jakarta 2018, Eri Sasaki menjawab pertanyaan yang berkaitan seputar kariernya. Simak selengkapnya di bawah ini!

Selamat untuk kunjungan perdana Anda ke Indonesia! Apa kesan Anda terhadap Indonesia?
Terima kasih banyak atas sambutannya! Karena sebelumnya saya belum pernah mengunjungi Indonesia, saya sangat menantikannya nanti! Saya ingin mencicipi nasi goreng yang enak! (wkwkwk) Sebelumnya, saya pernah menonton salah satu acara di televisi yang memperlihatkan orang Indonesia dengan senyuman yang tenang dan hangat sehingga saya merasakan bahwa di sana bakal banyak orang yang baik.

Pada acara Dokomi 2018 (salah satu festival anime di Jerman), Anda memainkan biola saat menyanyikan “Gate of Steiner”. Nah, Apakah ada alat musik lainnya yang paling ingin Anda pelajari?
Saya belajar bermain biola sejak masih kecil. Alat musik lainnya yang ingin saya coba adalah selo dan saksofon! Suara dari kedua alat musik itu terdengar sangat mengesankan. Selain itu, saya juga ingin belajar memainkan gitar untuk lagu “Fuyubiyori”.

Karena Anda menyanyikan lagu penutup untuk gim Steins; Gate 0 dan dalam salah satu wawancara Anda mengatakan bahwa Anda menyukai serial-serial dari Science Adventure (Steins;Gate, Robotics; Notes, dsb.), apakah Anda saat ini masih mengikuti jalannya anime Steins;Gate 0 yang sedang tayang?
Tentu saja saya menontonnya! Meski Okarin saat ini sedang tidak keren-kerennya, saya rasa Daru-kun yang menggantikan kerennya dia untuk musim ini!

Belakangan ini, lagu “Fuyubiyori” meraih kepopuleran berkat terkenalnya anime Yuru Camp. Apakah ada pesan untuk mereka yang baru saja mengikuti musik Anda?
Semua lagu yang ada dibuat untuk bisa bergaung di dalam hati semua yang mendengarkannya. Saya ingin mereka bisa rileks sambil menikmati musik saya. Meskipun sayalah yang paling bahagia saat melihat orang-orang datang dan menikmati hari pada saat konser berlangsung, mereka bisa mendapatkan sensasi yang serupa dengan mendengarkan lagunya dari CD. Silakan tutup mata Anda dan nikmati musiknya!

Eri Sasaki membawakan Special Showcase pada hari kedua C3 AFA Jakarta 2018 (1/9). Sebanyak delapan lagu dibawakan oleh Eri Sasaki pada hari Sabtu itu. Lagu-lagu yang dibawakannya adalah “GATE OF STEINER”, “Ring of Fortune” (lagu tema pembuka anime Plastic Memories), “YURUSU”, “Dia vo Lhizer” (lagu tema gim Yuusha Neptune), “Shampoo”, “Haruka naru Tabi” (lagu tema penutup anime BAKUMATSU), “Time To Wake Up”, dan disudahi dengan lagu sensasionalnya, “Fuyubiyori” (lagu tema penutup anime Yuru Camp). Eri Sasaki juga tampil pada hari Jumat dan hari Minggu di Akiba Stage.

Ya, “Fuyubiyori” yang merupakan lagu tema penutup dari serial anime Yuru Camp adalah salah satu tembang anisong yang sangat disukai saat ini berkat kombinasi suara merdu Eri Sasaki berpadu dengan alunan gitar yang meresapi alam seperti yang dapat Anda lihat dalam video klipnya di bawah ini.

Dalam cuitannya, Eri Sasaki tak lupa mengungkapkan bahwa dia merasa senang dapat bernyanyi bersama dan juga mengucapkan terima kasih atas sambutan yang begitu hangat di Indonesia.

Rahmat Maulana Koto

Suka bahasa Indonesia dan lagu-lagu YUC’e.

Tinggalkan Balasan