Pewdiepie Akhirnya Menonton Nyanyian “Hej Hej Monika” dari Kizuna Ai!

Hai Domo~~ Pewdiepie akhirnya mengomentari video nyanyian "Hej Hej Monika" yang dinyanyikan oleh Kizuna Ai!

Akhirnya, setelah beberapa bulan berlalu, PewDiePie, salah satu Youtuber terpopuler di dunia mengunggah konten YLYL (You Laugh You Lose) terbarunya. Nah, pada kesempatan kali ini, PewDiePie tidak disangka-sangka ikut mengomentari video cover Hej Hej Monika yang dinyanyikan oleh Youtuber virtual kenamaan asal Jepang, Kizuna Ai.

Dalam segmen video tersebut, PewDiePie terlihat cukup senang dengan nyanyian yang dibawakan ulang oleh sang YouTuber virtual itu. Kizuna Ai bahkan dalam laman penggemar resmi miliknya dengan bangga memamerkan cuplikan reaksi PewDiePie yang menonton video cover yang dibuatnya.

Semoga saja ke depannya akan terbuka kesempatan untuk kolaborasi di antara keduanya seperti ketika Youtuber Animeman memperkenalkan Kizuna Ai dalam segmen WTF Japan. di saluran miliknya.

Sumber : Laman penggemar resmi Kizuna Ai di Facebook

Wali Kota dan Gubernur Aichi Ber-Cosplay di World Cosplay Summit 2018!

World Cosplay Summit 2018

Kedua pejabat politik aktif - Wali Kota Nagoya dan Gubernur dari Prefektur Aichi- ikut ber-cosplay ria menyambut para kontestan World Cosplay Summit 2018!

Pada acara World Cosplay Summit 2018, wali kota Nagoya serta gubernur Prefektur Aichi menyambut para kontestan cosplayer yang datang dengan cara yang tak kalah apik: ikut ber-cosplay!

Wali kota Nagoya Ōmura Hideaki, ber-cosplay menjadi Kirito dari serial Sword Art Online. Tidak mau ketinggalan, Gubernur Prefektur Aichi Takashi Kawamura juga ber-cosplay menjadi Trafalgar Law dari serial One Piece.

Semenjak fotonya diunggah di akun Twitter pribadinya, foto cosplay wali kota tersebut mendapat perhatian dari khayalak publik dan telah dibagikan sebanyak 40.000 kali.

Akun Twitter resmi World Cosplay Summit dan akun Twitter dari Kadokawa Tokai Walker juga mengabadikan beberapa foto kedua pejabat aktif pemerintah yang ber-cosplay bersama kontestan cosplayer lainnya.

Kedua politikus tersebut terkenal dengan hobi mereka yang menyukai cosplay. Bahkan, wali kota Nagoya tersebut sudah sering ikut dalam acara World Cosplay Summit pada tahun sebelumnya seperti ber-cosplay sebagai Crowley Eusford dan Luffy dari One Piece. Keduanya juga pernah tampil dengan cosplay duo antagonis Piccolo dari Dragon Ball dan Lord Dressler dari Space Battleship Yamato.

World Cosplay Summit 2018 berlangsung dari tanggal 28 Juni sampai 5 Agustus 2018. World Cosplay Summit adalah acara tahunan internasional yang bertujuan melakukan pertukaran budaya yang baik antara kontestannya melalui kebudayaan pop Jepang. Dalam acara World Cosplay Summit, para cosplayer mewakili negaranya masing-masing untuk bertanding meraih gelar cosplayer terbaik di dunia. Indonesia pernah menjadi juara World Cosplay Summit pada tahun 2016 dengan komposisi tim yang terdiri dari Ryan CYD dan Frea Mai.

Sumber: ANNNijimen

Sumber keluku: Crunchyroll

Kizuna Ai Merilis Cover TT dari Girlband Twice

Kizuna Ai TT twice

Hai Domo, Kizuna Ai memberikan konten khusus untuk para pecinta K-Pop

Usai membuat cover dan nyanyi lagu Hej Hej Monika, ali ini Monika menyanyikan lagu single comeback milik Twice, yakni TT. Usai mengupload konten tersebut, pecinta K-Pop dan banyak warganet dari Korea langsung mengomentari dan memuji Kizuna Ai atas koreografi di cover lagunya yang apik.

Kalian bisa menyaksikan aksi Kizuna Ai lainnya dengan mengikuti kanal Youtube miliknya dengan meng-klik tautan ini.

Sumber : Kanal Youtube

Wotakoi (Otaku ni Koi wa Muzukashii) Akan Mendapat Adaptasi Live Action

Keseruan pasangan otaku Hirotaka Nifuji x Narumi Momose dan Tarou Kabakura dan Hanako Koyanagi berlanjut di layar lebar.

Ijinsha menerbitkan video promosi untuk jilid keenam dari komik serial milik Fujita-sensei, Wotakoi : Love is Hard for Otaku (Otaku ni Koi wa Muzukashii). Tidak hanya itu, video promosi tersebut juga memberitakan kalau Wotakoi akan mendapat adaptasi live action.

Bersama dengan pengumuman adaptasi tersebut, Fujita-sensei menerbitkan poster perayaan pengumumannya.

Otaku ni Koi wa Muzukashii

Bagi yang belum mengetahui komik Wotakoi, komik ini menceritakan komedi romantis yang berpusat pada pemeran wanita Narumi Momose, seorang karyawati perusahaan perempuan yang menyembunyikan gaya hidupnya yang ala fujoshi. Hobinya tersebut diketahui oleh kolega kerjanya dan pemeran lelaki Hirotaka Nifuji yang dikenal sebagai lelaki tampan dan diandalkan di perusahaan yang juga secara diam-diam adalah seorang otaku gim. Kisah mereka kemudian menarik perhatian dua kolega mereka, yakni Tarou Kabakura dan Hanako Koyanagi yang juga kawan sealiran dengan mereka berdua.

Untuk susunan pemeran dalam film live action Wotakoi masih belum ditentukan, diperkirakan dalam waktu dekat ini akan diumumkan siapa saja yang akan jadi pemeran dalam live action nanti.

Sumber : Kanal Youtube Ijinsha, Comic Natalie, ANN

Hai, Domo! Kizuna Ai Bakal Hadir di C3 AFA Jakarta 2018!

Kizuna AI AFAID 2018

Ya, ya! Sang "Virtual YouTuber" kesayangan kita semua ini bakal hadir memeriahkan C3 AFA Jakarta 2018!

Melalui laman penggemar resmi AFA, Kizuna Ai bakal hadir dan memeriahkan panggung C3 AFA Jakarta 2018 sebagai bintang tamu spesial. Penampilan Kizuna Ai pada event ini adalah kali pertama dirinya muncul pada acara konvensi anime yang diselenggarakan di kawasan Asia Tenggara.


Selain Kizuna Ai, C3 AFA Jakarta 2018 akan menghadirkan berbagai cosplayer dan bintang tamu spesial lainnya serta menyediakan konser wajibnya, I Love Anisong, dan juga konser khusus yang akan diisi oleh EGOIST.

Anda bisa memesan tiket masuk ke AFA dengan mengikuti tautan ini.
Info lebih lanjut bisa kalian dapatkan di situs web resmi C3 AFA Jakarta 2018 melalui tautan ini.

Sumber: Situs web resmi C3 AFA Jakarta 2018, Loket AFAID. Facebook C3 AFA Jakarta 2018.

Virtual Youtuber Kanna, Jago Bermain FPS dan Saingan Nekomiya Hinata

Baru hampir sebulan jadi Virtual Youtuber, Kanna sudah memiliki lebih dari 50.000 subscriber

Virtual Youtuber mulai merajalela untuk mencari popularitas di YouTube seiring melejitnya ketenaran Kizuna Ai. Kini muncul lagi Virtual Youtuber baru yang umurnya hampir sebulan, tetapi berhasil meraih lebih dari 50.000 subscriber.

Ia adalah Kanna, dengan latar karakter adalah gadis SMA virtual yang tinggal di Tokyo. Banyak yang bilang kalau karakternya agak mirip dengan Megumi Kato. Apakah benar?

Jago Bermain Gim Battle Royale

Para penonton sekaligus penggemar Kanna terkejut dengan keahlian Kanna dalam bermain gim Fortnite, Island of Nyne, dan PUBG. Keahliannya sama bersaingnya dengan salah satu Virtual Youtuber yang juga sangat ahli dalam bermain gim sejenis ini, yakni Nekomiya Hinata.

Selalu Mencari Tantangan

Sejauh ini, setiap konten bermain gimnya, Kanna selalu memberikan aturan khusus dalam gaya bermainnya. Misalnya di konten Fortnight, ia selalu bermain sendiri melawan grup (Solo vs Squad) dan ditambah tantangan khusus seperti meraih Victory Royale tanpa membunuh, membangun, meloncat, atau hanya dengan menggunakan senjata pistol.

Viral Karena Muncul di Iklan

Berdasarkan laporan dari para komentator di kanal YouTube-nya, kebanyakan dari mereka datang menonton dan akhirnya berlangganan ke kanal YouTube Kanna karena mendapat iklan premium (berbayar) di Facebook dan Instagram yang membuat dirinya menjadi viral. Mereka yang suka dengan konten Kanna akhirnya menjadi fansnya.

Tidak Cuma Gim, Kanna Juga Main Tik Tok

Meskipun aplikasi Tik Tok sering dipandang sebelah mata, Kanna juga mengunggah video dirinya menggunakan aplikasi Tik Tok. Para fansnya pun menyambut positif aksinya di Tik Tok dan menjadi daya tarik bagi penontonnya untuk berlangganan ke kanal YouTube Kanna.

Tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai Kanna? Silakan mengunjungi kanal YouTube-nya melalui pranala ini. Oh, iya. Jangan sampai ketinggalan pembaruan terkini mengenai Kanna di akun Twitter-nya.

Kaguya Luna Akan Tampil Secara Langsung di Virtual Reality untuk Pertama Kalinya

Kaguya Luna, Virtual Youtuber dengan gaya khas sableng nan manis ini, akan tampil live via Virtual Reality di Zepp VR.

Kaguya Luna, melalui kanal YouTube dan halaman penggemar Facebook-nya mengumumkan bahwa ia akan mengadakan siaran langsung menggunakan medium realitas virtual (virtual reality) untuk pertama kalinya menggunakan Zepp VR melalui Cluster.

Siaran Langsung Melalui Virtual Reality

Berbeda dengan siaran langsung yang sering dilakukannya di kanal Youtube dan SHOWROOM, Kaguya Luna ingin membuat acara siaran langsungnya di dunia virtual. Mereka yang memiliki peralatan sejenis Oculus Rift atau Hive bisa menikmati penampilan dan aksi Kaguya Luna.

Akan Merilis Lagu Orisinal

Selain mengadakan penampilan One Man Live di acara tersebut, ia akan mengeluarkan lagu orisinal miliknya.

Kaguya Luna akan mengadakan siaran langsung melalui virtual reality pada 31 Agustus 2018 mendatang, dan tiketnya sudah dapat dibeli pada tanggal 14 Juli ini seharga ¥ 5,400. Jika Anda berminat untuk menonton pertunjukan langsung Kaguya Luna di virtual reality, Anda bisa mengakses Cluster dan mengunduh aplikasinya di sini.

Sumber : Cluster, halaman penggemar Facebook Kaguya Luna, kanal Youtube Kaguya Luna, akun Twitter Kaguya Luna

Hatsune Miku dan Kizuna Ai Akan Tampil di Tokyo Kabuki Girl

Akhirnya Kizuna Ai akan bertemu dengan seniornya dalam dunia virtual, Hatsune Miku.

Berdasarkan informasi dari halaman penggemar Kizuna Ai, ia akan tampil bersama dengan Hatsune Miku dalam acara Tokyo Kabuki Girl.

Selain Hatsune Miku dan Kizuna Ai, Tokyo Kabuki Girl juga menampilkan jajaran artis lainnya seperti Maria (GARNiDeliA), Sky Hi, Ami Dream, Watanabe Shu, Shiraishi Shunya, Rio Uchida, Ogura YukaNakamura Risa, Yokota Mayū , Reina Usui, dan Yanagi Miki.

Apa Itu Tokyo Kabuki Girl?

Tokyo Kabuki Girl adalah tema diangkat oleh Tokyo Girl Collection, sebuah acara peragaan model busana yang diadakan dua kali setahun. Biasanya acara yang disponsori oleh Tokyo Girl Collection diisi dengan peragaan busana yang dibawakan oleh peragawati dan model top. Acara tersebut juga disertai dengan konser musik dengan artis-artis populer.

Mengangkat tema dan nama acara Tokyo Kabuki Girl, acara ini akan tampil beda dengan penampilan ala opera dengan balutan kebudayaan Jepang jaman dahulu yang dipertunjukkan melalui kabuki, lagu, musik, dan video. Para modelnya akan tampil dengan busana wanita penghibur ala oiran.

Tokyo Kabuki Girl akan diadakan di Shin Kabuki-za, Osaka, pada tanggal 15-16 September 2018.

Sumber: Tokyo Kabuki Girl, Kizuna Ai (Official), MikuFanSumber keluku oleh: 円G

Remaja Bunuh diri di Eropa, Pantaskah DDLC Disalahkan?

Doki Doki Literature Club diklaim oleh ayah dari orang tua remaja yang bunuh diri, bertanggung jawab atas kematian anaknya. Namun, pantaskah disalahkan ketika gim ini telah menaruh peringatan diawal permainan, deskripsi gim di Steam dan situs resminya?

Doki Doki Literature Club, dilansir oleh media umum Eropa sebagai gim “online” yang berbahaya, usai klaim dari ayah orang tua remaja yang menyatakan bahwa DDLC bertanggung jawab atas kematian anaknya. Berita ini ditanggapi oleh media massa.

Warganet yang tidak awam dengan konten gim DDLC memprotes pemberitaan tersebut. Mereka memaparkan bahwa DDLC sudah memberikan himbauan, karena gim ini tidak aman untuk mereka yang dibawah umur, dan juga mereka yang mudah terganggu mentalnya. Peringatan tersebut ada di awal permainan, dan juga peringatan dengan huruf tebal di deskripsi gim di Steam bahkan situs resminya sendiri.

Pemberitaan Yang Sarat Misdireksi

Media massa, utamanya di Inggris, memiliki pengalihan berita yang sarat dengan misdireksi sehingga menyudutkan DDLC dengan berita yang salah dan jauh dari fakta. Dilansir dari Niche Gamer, berikut poin-poin berita yang misdireksi yang dilakukan media Inggris dalam memberitakan kasus bunuh diri DDLC.

  • Gim ini dikatakan sebagai gim online, yang mana tidak benar karena tidak memiliki fitur dan mekanik yang dapat membuat game tersebut tersambung ke Internet atau berkomunikasi dengan orang lain melalui Internet.
  • Tidak ada fitur mekanik yang menyuruh pemain untuk memasukkan nomor ponselnya dan menerima SMS dari karakter dalam gim. Hal ini cukup aneh karena fitur ini tidak ada dan amat jauh kaitannya dengan DDLC, Media massa The Sun mengakui bahwa terdapat sedikit kesalahan, gim yang ia maksud tersebut mungkin adalah Mystic Messenger.
  • Gim DDLC tidak memiliki mekanik yang memberikan pemain “task” yang harus pemain kerjakan. Pemain hanya diberikan opsi pilihan layaknya novel visual pada umumnya, di mana setiap pilihan mempegaruhi alur cerita. Selain itu, ada juga mini gim membuat puisi, dimana pemain memilih kata yang disukai oleh para perepuan dalam gim agar muncul dalam alur event dalam gim.
  • Gim DDLC memiliki tag dan genre horror, dan tag serta genre ini, ditambah peringatan yang ada sudah menjamin bahwa gim tersebut memiliki elemen yang tidak mengenakkan dan menyeramkan, selurus dengan apa yang tag dan genre yang ditautkan sehingga jelas tidak layak untuk anak kecil dan mereka yang mudah terganggu mentalnya. Satu-satunya cara adalah tidak masuk ke alur cerita tertentu dalam gim tersebut, dan dalam kasus DDLC, baiknya tidak memainkan gim tersebut karena sudah ada jaminan untuk kemunculan konten “menyeramkan” tersebut.

Grafis Untuk Anak-Anak, Maka Peringatan Diabaikan.

Media massa publik Eropa memberitakan bahwa Doki Doki Literature Club bertanggung jawab, meskipun mengakui bahwa gim ini sudah memberikan peringatan bahaya akan isi kontennya. Namun, hal tersebut diabaikan begitu saja, karena gim ini terkesan bergaya kartun Jepang yang disertai warna yang ceria, sehingga menarik perhatian anak-anak.

Para warganet yang sudah lama memainkan gim DDLC sebelum kasus ini muncul, amat menyayangkan sikap media massa yang masih memandang bahwa grafik yang kartun masih diidentikkan dengan “untuk audiens anak-anak.” Mereka menyarankan bahwa mereka menonton anime-anime yang jelas tidak layak untuk anak-anak seperti contohnya Elfen Lied atau Higurashi No Naku Koroni, atau tontonan yang lebih dekat dengan grafik kartun yang lebih familiar untuk mereka seperti Family Guy dan Simpson sebagai perbandingan untuk mengubah pandangan mereka bahwa grafik yang bergaya kartun, baik ala anime Jepang atau Barat tidak lagi hanya diperuntukkan untuk anak-anak, melainkan isi dari kontennya.

Orang Tua, Jaga Anakmu!

Para Warganet juga mengkomentari peran serta orang tua anak yang memainkan dan membelikan gim. Meskipun DDLC merupakan gim gratisan, orang tua diminta agar bisa mengawasi gim yang dimainkan untuk anaknya, layakkah anaknya memainkan gim tersebut?

Jika dianggap bermasalah, berikan pengarahan sehingga sang anak mengerti atau batasi gim apa saja yang bisa dia mainkan atau yang bisa ia beli, Steam memiliki fitur keluarga sehingga orang tua bisa mengatur gim apa saja yang layak untuk anak mereka mainkan. Jangan memanjakan anaknya dengan membelikan gim yang belum layak apa lagi yang tidak layak untuk usianya. Jangan jadi orang tua acuh. 

Berikut adalah ulasan dari salah satu Youtuber yang bereaksi atas pemberitaan media atas kasus bunuh diri yang melibatkan DDLC.

Bunuh diri bukanlah solusi jalan keluar untuk hal apapun, tapi begitu mereka sudah terpojok tanpa jalan keluar dan sudah menyerah dalam hidup… Mohon jangan buat mereka merasa bunuh diri adalah satu satunya opsi yang ada.

Sumber: BBC, Bijuu Mike, ANN, The Sun, Niche Gamer

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Kikitondo. Gambar keluku oleh HappYEnDay.