Kembali ke Jaman Sengoku: Open Beta Nioh 2 Segera Dibuka!

Open Beta pertama akan dimulai dari 1 November 2019 hingga 10 November 2019.

Bagi kalian para pecinta gim hardcore tentunya sudah tidak asing dengan Nioh. Gim buatan Koei Tecmo yang sukses di tahun 2017 lalu ini, akhirnya akan mendapatkan sekuel resminya pada bulan Maret 2020 nanti, Nioh 2.

Sama seperti seri terdahulunya, Koei Tecmo menyiapkan beberapa tahapan uji coba untuk menyambut rilisnya Nioh 2 nanti.

Menjadi Oni Sesungguhnya di Nioh 2!

Nioh 2 memiliki latar jaman Sengoku di tanah Jepang. Ini berarti kalian akan bertemu dengan beberapa pendekar legendaris layaknya Oda Nobunaga dan tokoh-tokoh sejarah Jepang lainnya.

Latar ini juga menjadikan Nioh 2 sebagai prekuel, yang berarti memiliki jalan cerita sebelum Nioh pertama yang rilis beberapa tahun lalu. Dalam Nioh yang pertama, kita berperan sebagai orang Inggris bernama William yang menjadi Samurai setelah Jepang akhirnya bersatu dibawah kekuasaan Tokugawa Ieyasu.

Tetapi, Nioh sendiri tidak 100% akurat dengan sejarah. Salah satu elemen inti dari Nioh adalah banyaknya nilai mistis yang ada di Jepang. Sepanjang Nioh pertama, kita sebagai William memiliki tugas untuk membersihkan tanah Jepang dari roh Oni para Samurai yang gugur dalam perang.

Bahkan, di Nioh 2, kita bisa berubah menjadi Oni untuk melawan musuh yang ada. Salah satu mekanisme menarik yang sebelumnya pernah dijumpai di gim action layaknya Devil May Cry dan lainnya.

Gameplay dari Nioh sendiri pun terasa sangat familiar bagi mereka yang sudah sering memainkan hardcore action RPG layaknya Dark Souls, Bloodborne, Sekiro, dan lainnya. Tetapi  faktor unik dalam Nioh adalah mekanisme stance atau posisi kuda-kuda yang bisa dipilih untuk mengubah cara bermain.

Suka main cepat dengan damage kecil tapi bertubi-tubi? Kalian bisa pakai stance rendah. Suka bermain dengan damage besar tapi lambat? stance tinggi. Apabila kalian terlalu ragu untuk bermain dengan resiko tinggi, kalian selalu bisa ambil stance tengah.

Open Beta Siap Dimulai!

Nioh pertama memiliki tiga tahap uji coba: closed beta, open beta 1, dan open beta 2. Berdasarkan hal ini, kita bisa memperkirakan bahwa nantinya Nioh 2 juga akan melewati beberapa masa uji coba.

Untuk kalian yang sudah siap untuk menjajal gim hardcore action RPG ini, maka siap-siap untuk mengunduh open beta Nioh 2 dari PS Store mulai besok, 1 November 2019. Kalian punya waktu hingga 10 November 2019 untuk menyelesaikan misi utama di dalamnya dan mendapatkan hadiah spesial tersebut!

Dan untuk kalian yang telah memiliki save data Nioh di PS4, kalian juga bisa memainkan beta test ini sebagai William, sang protagonis Nioh pertama.

Jadi bangunlah, Samurai! Ada kota yang harus kita bakar.

[Ulasan] Joker (2019): Boleh Suka Badut, Tetapi Jangan Jadi Badut

Singkatnya, ulasan film Joker kali ini benar-benar menceritakan tentang masyarakat kita saat ini. Sayangnya, banyak yang salah paham.

Kemarin, saya dan salah satu kenalan pergi ke Lotte Shopping Avenue. Kami pergi untuk menonton film yang sudah saya nantikan sejak reveal di akhir tahun lalu: Joker. Sejak itu, saya mencoba menghindari semua pemberitaan, semua trailer baru, dan review dari orang lain. Saya ingin benar-benar dibuat terkejut oleh film yang satu ini.

Kenapa saya sangat menantikan Joker? Di tengah banyaknya film superhero yang berasa seperti kartun tiap hari Minggu dan berasa membosankan, DC tiba-tiba merilis satu film yang terlihat sangat emosional, sangat personal, dan bukan bagian dari jagat sinematik tertentu.

Berada di bawah naungan direksi DC Black, mereka merilis sebuah film rating R (artinya film ini ditujukan untuk penonton dewasa) dengan subjek yang terkenal dari segala kegilaannya. Siapa lagi kalau bukan Joker, musuh bebuyutan Manusia Kelelawar dari kota Gotham.

To Create the Perfect Joker

Joker kali ini memiliki nama asli Arthur Fleck yang diperankan oleh Joaquin Phoenix. Jujur saja, pertemuan saya satu-satunya dengan Phoenix sebelum Joker adalah di film Her, di mana Phoenix berperan sebagai pria kesepian yang akhirnya menjalin hubungan dengan sebuah Artificial Intelligence.

Phoenix memerankan Joker dengan sangat sempurna. Lebih dari sebatas bermain peran, Phoenix juga rela “merusak” tubuh dan mentalnya hingga turun 24 kg untuk mendapatkan gambar sempurna seorang Arthur Fleck yang hidup miskin dan menderita.

Singkatnya, Phoenix sungguh totalitas untuk menjadi Arthur Fleck. Selama menonton film ini, saya tidak pernah merasa melihat seorang aktor yang sedang memerankan seorang karakter. Saya melihat Arthur Fleck yang sedang menderita.

Sinematografi film ini merupakan salah satu sinematografi terbaik dari semua film yang saya tonton selama tahun 2019. Semua pengambilan gambar terasa seperti lukisan yang menceritakan banyak hal.

Salah satu scene yang saya sangat suka adalah saat Arthur mengunjungi Arkham State Hospital. Di scene tersebut, sutradara Todd Phillips serasa ingin menyampaikan betapa rumitnya isi kepala dari Arthur itu sendiri.

Perlu diingat, Todd Phillips selama ini lebih sering menyutradarai film komedi. Entah apa yang merasuki dirinya sehingga membuat karya yang tak biasanya ia lakukan sebelumnya.

Kemudian di bagian color palette atau pemilihan warna di film ini, Gotham diberikan warna yang sangat kelam sekaligus sangat berwarna di beberapa bagian. Warna yang ada terlihat over-saturated, yang kadang bisa memabukkan para penontonnya.

Pemilihan warna ini juga sangat efektif, sehingga kita dibuat lupa dengan betapa gelap dan kotornya Gotham dengan warna-warna yang ada. Sangat efektif untuk menggambarkan kontras antara warga kaya raya dengan miskin di kota itu.

Entah kalian sadar atau tidak, musik yang dimainkan mulai dari Arthur Fleck masih “waras” di awal film, hingga musiknya berubah menjadi lebih dinamis ketika ia berubah menjadi Joker.

Awal mula musik terasa pelan, melankolik, dan bahkan sedikit depressing. Namun, lambat laun musiknya berubah menjadi lebih keras, menggebu-gebu, tegas, dan akhirnya meledak di bagian akhir film yang menurut saya terasa sangat memuaskan.

Komposisi musik di Joker dipersembahkan oleh Hildur Gu√įnad√≥ttir, yang juga memberikan komposisi musiknya untuk serial TV¬†Chernobyl. Tidak heran kenapa komposisi musiknya bisa sebagus ini, bahkan menurut saya jauh lebih dinamis daripada Chernobyl.

Joker, bagi saya pribadi, merupakan film yang dengan mudah bisa meraih skor 9.5/10.

Put on a Happy Face

Pertama-tama, izinkan saya bilang bahwa Joker versi Joaquin ini merupakan Joker yang paling sesuai dengan versi komiknya. Setidaknya kedua setelah Joker versi Cameron Monaghan.

Joker versi Monaghan memiliki identitas asli bernama Jerome Valeska. Di Gotham, Joker ini memiliki pengaruh yang sangat besar bagi orang-orang tertindas di Gotham. Bahkan, beberapa orang menganggapnya sebagai solusi atas bobroknya kota Gotham. Tapi, dia tidak mengharapkan semua perhatian itu, ia bertindak semaunya, kapanpun, dan dimanapun yang ia mau.

Hmm, seorang penderita penyakit jiwa melakukan apapun yang dia mau tanpa tujuan tertentu, tapi justru menjadi inspirasi bagi banyak orang dan dianggap layaknya seorang nabi… Di mana saya pernah melihat karakter seperti itu?

Oh iya, Sabtu kemarin di bioskop.

Yes, Joker versi Phoenix memiliki nilai paling dasar seorang Joker. Seseorang yang sakit jiwa, melakukan apa yang dia mau tanpa peduli apa anggapan orang lain, tapi justru dianggap layaknya seorang dewa. Itulah mengapa Joker versi Phoenix lebih saya cintai daripada versi yang lain.

Ya, bahkan lebih baik daripada Heath Ledger.

Jangan salah, Ledger memberikan nyawanya untuk Joker, dan performa yang luar biasa untuk The Dark Knight. Tapi menurut saya pribadi, Joker versi Ledger entah kenapa terlihat lebih terstruktur, lebih teratur dibandingkan dengan versi Phoenix dan Monaghan yang terlihat lebih kacau dan benar-benar ngawur.

Selanjutnya adalah bagian untuk impact pribadi Joker terhadap saya, dan reaksi saya terhadap para badut media sosial yang saya temui beberapa saat setelah Joker tayang di bioskop.

You Got a Clown in Me

Bukan Joker yang ini, begok.

Joker sebenarnya adalah lagu lama untuk menarik relatibility dari para penontonnya. Berapa dari kita pernah merasakan kesepian, penolakan dari orang-orang di dekat kita, hingga rasa ingin meledak agar bisa didengar oleh orang lain.

Pastinya kalian, para pembaca, pernah merasakan hal tersebut.

Hell, saya sendiri pernah merasakan bagaimana pedihnya menjadi seorang Arthur Fleck (walaupun tidak separah itu). Saya sendiri juga merupakan anak dari seorang single mother, dan paham benar bagaimana rasa cinta untuk Ibu itu memang tiada duanya.

Saya paham benar bagaimana kejamnya dunia di luar sana, dan bagaimana kondisi dunia — terutama Indonesia saat ini. Lebih gila dan konyol dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Tapi tolong, untuk orang-orang di luar sana, tolong jangan jadikan Arthur Fleck — atau dalam hal ini Joker — menjadi¬†rolemodel atau panutan untuk diri anda. Kenapa?

Arthur Fleck merupakan pribadi yang mengidap penyakit mental, dia adalah orang sakit. Dia adalah orang yang setelah menerima banyak penganiayaan, banyak kesakitan baik secara fisik dan mental, akhirnya melihat betapa hitam dan gelapnya dunia ini.

Arthur adalah orang yang selama hidupnya selalu ditindas. Hal yang paling parah, ia tidak pernah mendapatkan cinta dari siapapun selama masa hidupnya.

Joker, Relatable?

Saya yakin kalian pasti bisa merasakan penderitaan tersebut, tapi jangan pernah sekalipun berpikiran bahwa apa yang dilakukan Arthur adalah hal yang wajar dan benar. Cara yang benar adalah kalian harus menerima semua rasa sakit itu, dan gunakan rasa itu sebagai motivasi untuk melakukan hal baik, sebagai motivasi agar kalian tidak melakukan hal jahat terhadap orang lain.

Apa? Menerima rasa sakit dan menjadikan hal itu sebagai motivasi untuk melakukan hal baik? Kok rasanya konsep itu nggak asing, ya?

Ya, karena ada orang lain di Gotham yang melakukan hal itu. Banyak orang bilang, dia dan Joker adalah dua sisi dari satu koin yang sama. Satu tunduk kepada sisi gelap seorang manusia, dan yang satu lagi menggunakan sisi gelap tersebut untuk melawan kegelapan lain.

Saya merasa terganggu karena melihat banyak pengguna sosial media yang rasanya baru pertama kali mendapatkan film tentang seseorang yang relatable kemudian menganggap bahwa orang tersebut merupakan role model bagi dirinya.

Dicuri dari pej “Saya punya depresi yang melumpuhkan, maka saya menghibur diri sendiri”

Berhentilah jadi sosok edgy yang merasa dirinya merupakan orang paling menderita di muka bumi ini. Punya perasaan buruk yang selalu menghantui? Pergi ke psikiater ato psikolog, find a real help. Stop sakiti diri sendiri, mulai sayangi diri sendiri.

Satu hal yang paling penting: boleh suka badut, jangan jadi badut.

Saya Membelot ke Apple dan Tidak Akan Kembali ke Android

Apple itu lebih mantap, Lur!

Sesuai dengan judul artikelnya, kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengapa saya membelot ke Apple dan tak akan kembali kepada Android. Iya, membelot.

Perangkat dari Apple terakhir yang pernah saya miliki adalah iPhone 3GS dan iPad 2 yang sudah lama saya jual. Sejak saat itu, saya hampir selalu menggunakan Sony Xperia secara eksklusif.

Bulan Juli 2019, akhirnya saya membeli iPhone 8 Plus. Pada awalnya, iPhone ini merupakan secondary phone untuk kerja. Lambat laun, iPhone ini berubah menjadi primary phone yang tidak tergantikan bagi saya.

Kenapa saya akhirnya membelot ke Apple? Mengapa smartphone yang jelas memiliki spesifikasi di bawah mayoritas smartphone Android ini bisa merebut posisi Xperia di hati saya?

Apple Arcade

Apple Arcade adalah layanan berbayar bulanan milik Apple untuk memainkan berbagai macam gim yang terbebas dari iklan maupun microtransactions. Ini merupakan salah satu terobosan terbesar dan terbaik yang pernah Apple berikan.

Beberapa gim yang rilis di Apple Arcade juga ada di PS4 dan Nintendo Switch. Ini berarti Apple menjadikan beberapa perangkat miliknya (iPhone, iPad, Mac, Apple TV) sebagai salah satu alternatif konsol rumahan yang memiliki koleksi cukup serius dibanding “konsol Android” sebelumnya.

Tentunya, banyak juga gim untuk para wibu. Beberapa developer seperti Square Enix, Konami, Capcom, dan lain-lain sudah turut meramaikan Apple Arcade dengan berbagai gim mereka.

ADA SHANTAEEEEEEEEEE!!!!!!!!

Apple Music & iTunes Match

 

Apple Music memang terbilang cukup baru dibandingkan layanan streaming musik sejuta umat (baca: Spotify). Namun, menurut saya Apple Music memberikan pengalaman browsing yang lebih baik dibanding Spotify.

Mulai dari lagu Jepang dari berbagai band indie yang tidak ada di layanan musik lain (kecuali [mungkin] Rekochoku dan LINE Music JP), Beats 1 Radio, dan ahem dukungan lirik (apa kabar Spotify?) menjadikan Apple Music pilihan yang lebih baik.

Ada satu fitur yang menarik ketika kita berlangganan Apple Music, yaitu iTunes Match.

Jujur saja, berapa kali kita coba cari lagu spesifik Рmungkin anisong, eurobeat, atau lagu lama dari Masayuki Suzuki Рdan ternyata terkunci dibalik copyright protection yang menjadikan lagu itu tidak bisa didengar di wilayah lain? Pastinya cukup sering.

Dengan iTunes Match, kalian bisa menaruh data rip dari CD atau mungkin MP3 yang kalian beli sebelumnya di iTunes PC atau Mac, dan dengan mudah bisa kalian dengarkan melalui Apple Music. Ya, library pribadi lagu-lagu yang kalian suka!

App Store & Apple ID

Menurut saya App Store sangat jauh lebih menarik dibandingkan Play Store. Mengapa demikian? Karena di App Store terdapat tab bernama Today, di mana tab ini memiliki banyak artikel singkat mengenai alasan para editor di Apple suka dengan aplikasi atau gim yang mereka gunakan.

Artikel singkat tersebut sangat berguna bagi saya untuk memutuskan meng-install sebuah aplikasi yang saya inginkan. Saya pernah melihat artikel tentang gim Apple Arcade berjudul Where Card Falls. Setelah membaca artikel singkat tentang gim tersebut, tanpa pikir panjang saya segera mengunduh gim tersebut. Hasilnya? Ternyata sangat bagus.

Pasti kita pernah mencoba untuk mengunduh aplikasi yang kita inginkan, tetapi terhalang karena aplikasi tersebut hanya rilis di beberapa negara saja.

Dengan sistem Apple yang memungkinkan penggunanya untuk mengganti ID dengan mudah, kita bisa secara mudah log out dan¬†log in ke akun¬†region lain yang kita punya tanpa aturan konyol seperti “tidak boleh ada jejak transaksi sebelumnya untuk ganti region” maupun sebagainya.

Oh, iya. Tentu saja aplikasi di region Jepang penuh dengan hal-hal menarik untuk para wibu.

Aksesoris. Banyak aksesoris.

Sudah jadi rahasia umum bahwa iPhone adalah smartphone dengan pengguna terbanyak di Jepang, maka dari itu banyak perusahaan penghasil aksesoris sana yang lebih mendahulukan aksesoris untuk iPhone dibandingkan dengan smartphone lainnya.

Lantas, apa maksud dari semua itu? Jawabannya adalah: banyak sekali case iPhone dan pernak-pernik berbau anime lainnya yang resmi dan diproduksi hanya untuk iPhone.

Apalah artinya apabila uang sudah cukup dan kartu kredit sudah di tangan, kita buka AmiAmi untuk cari case handphone (anggaplah Samsung S10) dan ternyata case-nya hanya tersedia untuk iPhone 7/8.

Oke, Apple.

Lain-lain

Alasan kelima akan berisi hal-hal yang cukup membosankan, yaitu seperti OS yang ringan, kemudahan pembayaran transportasi umum (di Jepang) dengan Suica built-in di layanan Apple Pay, kamera video terbaik dibandingkan smartphone lain, dan sebagainya.

Memang benar produk Apple itu bisa menguras kantong (tak jarang harus membolongi kantong), tetapi performa yang diberikan oleh iPhone memang sangat jauh berada di atas Android. Bukan hanya karena spesifikasi yang ada di dalamnya, tapi juga di sistem operasi yang berjalan di atasnya.

Plus, kamu punya barang Apple, itu seperti magnet untuk menarik pasangan secara instan.

Sungguh, iOS adalah OS smartphone terbaik saat ini. Saya telah membelot dan tidak akan kembali ke Android.

Jadi, apakah kalian akan bergabung ke dalam Apple Ecosystem? Bagi kamu pengguna Android, ojo nesu dan ada baiknya untuk mencicipi produk Apple kalau memungkinkan.

Main Game di iPhone Berasa di Konsol, Apple Arcade Bisa!

Dengan Apple Arcade, bermain game di iOS bakal serasa main game di konsol!

Apple baru saja merilis iOS 13 (atau iPad OS 13) kepada semua perangkatnya pada tanggal 19 September 2019. Walaupun memang tidak bisa dipungkiri bahwa iOS 13 memberi banyak peningkatan terhadap iOS 12 kemarin, salah satu produk unggulannya adalah Apple Arcade.

Apple Arcade adalah layanan langganan bulanan yang menawarkan gim eksklusif yang hanya dirilis di iOS, iPad OS, TV OS, dan Mac OS X. Hal ini berarti semua gim yang dirilis disini tidak akan muncul di OS smartphone lain (Android, dll.). Tapi, ada beberapa gim yang sebelumnya juga rilis di PC, PS4, dan Nintendo Switch!

Apple memasang harga USD 4.99 per bulan Рatau IDR 69,000 Рdengan masa uji coba gratis selama satu bulan untuk menikmati layanan Apple terbaru ini. Lantas, apa saja yang bisa kita dapatkan dengan harga tersebut?

Saat ini (September 2019), Apple Arcade meluncur dengan total 71 gim yang bisa dimainkan secara gratis setelah berlangganan! Gim ini bisa dimainkan secara offline, tidak memiliki iklan ataupun microtransaction yang mengganggu, dan beberapa gim mendukung penggunaan DualShock 4 atau Xbox One Controller!

Dan yang paling penting: no gacha.

Selain itu, berkat dukungan iCloud, kalian bisa memulai permainan di iPhone saat berada di sekolah atau kantor, kemudian saat pulang, kalian lanjut main di iPad, Apple TV, ataupun di Mac kalian tanpa ada perbedaan progress permainan!

Plus, apabila kalian punya keluarga atau teman yang tertarik untuk ikut bergabung ke Apple Arcade, kalian bisa membagikan status langganan Apple Arcade via Family Sharing dengan lima orang lainnya, alias enam orang dalam waktu yang bersamaan bisa ikut bermain di perangkat mereka masing-masing!

Saya sendiri sudah mencoba Apple Arcade, dan dari beberapa gim yang ada, berikut beberapa rekomendasi gim terbaik yang ada di Apple Arcade!

1. Oceanhorn 2: Knights of the Lost Realm

Pertama kali saya¬†launch gim ini, yang ada di pikiran saya adalah,¬†“Oke, ini Breath of the Wild versi Apple!”, dan walaupun saya belum bisa konfirmasi apakah¬†story nya juga bagus, dari segi¬†graphics¬†& gameplay sendiri, Oceanhorn 2 merupakan gim yang sangat-sangat¬†fresh untuk dimainkan di¬†smartphone!

Fakta bahwa tidak ada iklan ataupun paywall yang mengganggu membuat gim ini terasa seperti sebuah gim PS4 atau Nintendo Switch. Apabila kalian punya perangkat Apple yang bisa mendukung iOS 13, segeralah coba Apple Arcade dan mainkan Oceanhorn 2!

2. Shantae and the Seven Sirens

Shantae.

Kalau kalian nggak yakin hanya dengan satu kata itu, coba main sendiri dulu.

Yaa,¬†WayForward juga bikin satu gim lagi yang namanya¬†Spidersaurs, sih, tapi ya…

Shantae.

Udah.

3. Sayonara Wild Hearts

Ini adalah salah satu gim yang awalnya saya pikir tidak menarik, tapi setelah dimainkan, langsung membuat saya jatuh hati. Di balik premis simpel rhythm runner, Sayonara Wild Hearts memiliki cerita yang cukup dalam untuk protagonisnya. Jadi, alih-alih sebagai gim yang dangkal, saya langsung tertarik untuk mengikuti ceritanya.

4. Hot Lava

Apakah kalian waktu kecil pernah lompat-lompat dari satu kursi ke kursi lainnya, lalu kalian pingin coba lompat ke meja di ruang tamu, tapi ternyata badan kalian terlalu berat dan akhirnya merusak meja tersebut?

Ya, ini versi gim dari kebodohan masa kecil kalian dulu!

5. What the Golf

Gim ini memiliki¬†tagline,¬†“The anti-golf game for people who hate golf. Yang pada dasarnya ini berarti adalah¬†troll game yang menjanjikan banyak momen kocak dan mengesalkan. Cocok untuk dimainkan kalau kalian lagi penat setelah sekolah atau bekerja.

Dan selain lima diatas, masih banyak lagi gim-gim yang akan dirilis setiap bulan di Apple Arcade! Seperti yang bisa kalian lihat diatas, beberapa gim yang ada di Apple Arcade juga rilis di Nintendo Switch, yang menurut saya pribadi, menjadikan iPhone / iPad kalian berasa sedikit lebih mirip dengan Nintendo Switch. Which is pretty awesome!

Jadi, apakah kalian tertarik untuk bergabung ke Apple Arcade? Apakah kalian mulai memikirkan untuk pindah dari Android ke iOS (seperti saya)? Karena menurut saya pribadi, Apple Arcade adalah solusi baik untuk mengakhiri era mobile gaming yang penuh dengan microtransaction, iklan, dan gacha.

Apabila kalian ingin tahu beberapa game yang sudah dan akan rilis di Apple Arcade, kalian bisa mengikuti tautan ini.

Saya Mencoba Membuat Waifu di WaifuLabs, lalu Masuk ke CUSTOM ORDER MAID 3D2

Selesai sudah malam-malam penuh kesepian!

Setelah insiden #BlackOut yang menyerang Jakarta dan sekitarnya pada 4 Agustus kemarin usai, secara otomatis news feed facebook pribadi milik saya melakukan refresh. Post yang berada di paling atas adalah share dari teman saya yang menunjukkan satu foto cewek anime yang cukup imut.

Tapi yang menarik perhatian saya sesungguhnya bukanlah ceweknya, melainkan caption yang terdapat pada postingan tersebut.

“Generate your waifu with waifulabs.com and post a picture of her in the comments”

APA!? WAIFU GENERATOR!?

Saya sebagai seorang (mantan) wibu, merasa sudah selayaknya untuk mencoba situs baru ini. Lalu, bagaimana pengalaman membuat waifu yang sesuai dengan selera pribadi ini?

Cukup menyenangkan!

Mereka yang Berada di Balik WaifuLabs!

Program menarik ini merupakan hasil kerja keras sekumpulan Mahasiswa dan teman-temannya. Mereka yang menamakan diri sebagai Sizigi Studios ini bermarkas di San Francisco.

Pada awalnya, WaifuLabs merupakan sebuah booth kecil di bagian Artist Alley pada event AnimeExpo, salah satu even anime terbesar di Amerika Serikat. Berbeda dengan WaifuLabs versi online, WaifuLabs versi booth menawarkan sesuatu yang unik: sertifikat adopsi waifu.

Ya, beneran.

Selain itu, untuk bisa mencoba Waifu Vending Machine tersebut, pengunjung event harus mengeluarkan uang sekitar $5 (Rp71.000). Hal ini dikarenakan mereka mengambil konsep artist commission, seperi yang sering kita jumpai di Comifuro *uhuk* dan beberapa event lokal lainnya!

Bedanya, alih-alih ada artist yang secara langsung menggambar, commission kita dikerjakan oleh AI.

Kalian bisa membaca lebih lanjut tentang hal-hal teknis dan pengalaman mereka selama berada di AnimeExpo melalui postingan blog mereka si sini.

Sekarang, waktunya saya mencoba membuat waifu!

Mari Membuat Waifu!

Setelah selesai loading, saya disambut dengan kalimat pengantar dari Sizigi Studios selaku developer dari WaifuLabs. Kita bisa mampir ke postingan blog dari mereka, atau langsung saja lanjut membuat waifu kalian.

Tanpa lama menunggu, saya langsung klik [Meet your dream waifu], yang setelah itu disambut dengan tutorial pendek tentang bagaimana cara menggunakan website ini. Pada dasarnya cukup mudah, langkah pertama adalah memilih template yang paling kita suka.

Disini saya memilih perempuan berambut hitam pendek sebagai dasar dari waifu yang saya inginkan. Setelah itu, saya diminta untuk memilih color palette yang saya inginkan — yang pada dasarnya berguna untuk mengubah warna rambut, mata, kulit, dan lain-lain.

Saya memilih warna rambut yang terang, sekaligus merubah warna matanya menjadi biru. Setelah itu, saya diberi pilihan untuk merubah model rambut, pakaian, dan lain-lain. Saya juga bisa memberikan macam-macam aksesoris di tahap ini.

Sempurna! Waifu saya sudah selesai! Di tahap terakhir ini, saya diminta untuk memilih pose dan penyempurnaan dari desain waifu yang saya inginkan.

Selesai! Setelah sampai di tahap terakhir ini, saya diberi pilihan apakah mau membeli cover bantal maupun poster dari waifu yang telah saya buat ini. Sayangnya, mereka cuma menyediakan pengiriman ke Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang ÔľŅ|ÔŅ£|‚óč.

Di sini saya juga bisa klaim waifu saya dengan binding mereka ke email pribadi, jadi setiap kali saya pergi ke WaifuLabs.com, saya akan melihat waifu yang telah saya buat sebelumnya.

Da~an, selesai sudah perjalanan kita membuat waifu! Apakah kalian tertarik juga untuk mencoba sendiri? Langsung saja pergi ke WaifuLabs.com!

Tapi… Saya belum puas. Saya ingin melakukan hal “lebih” dengan waifu yang baru saja saya buat. Disinilah saya tiba-tiba mempunyai ide brilian.

Hehe, boi.

Selamat Datang di Empire Club!

CUSTOM ORDER MAID 3D2 (COM3D2), atau yang saya sebut sebagai [email protected] adalah eroge yang rilis pertama kali pada 23 Februari 2018 secara eksklusif di Jepang. Satu tahun setelah itu, akhirnya KISS melalui S-Court merilis gim ini untuk pasar internasional melalui Steam, S-Court, dan satu portal lainnya yang tidak akan saya sebut namanya.

Saya sendiri sebagai orang yang telah berdosa membajak beberapa seri sebelumnya, merasa bertanggung jawab untuk membeli versi original nya sebagai penebus dosa. Akhirnya setelah rilis di Steam pada 31 Juli 2019 kemarin, saya secara langsung membelinya.

Protip: Apabila kalian membeli COM3D2 sebelum tanggal 6 Agustus 2019, kalian akan mendapatkan diskon 10%. Selain itu, karena kita tinggal di Indonesia, sistem Regional Pricing Steam memberikan kita harga spesial! Hanya Rp169.999 Rupiah saja! (sebelum diskon).

Kalian bisa langsung pergi ke halaman Steam nya di [SINI].

Cukup basa-basi, mari kita buat Hikari di dalam COM3D2!

Ah sial, imut.

Serunya COM3D2 adalah, kalian akan mendapatkan rute cerita khusus kepada maid yang kalian buat. Dan semakin sering kalian komunikasi dengan maid tersebut, kalian bisa semakin dekat dengan mereka.

Saya nggak akan banyak berbagi apa saja yang akan ada di dalam COM3D2, tapi rencana saya untuk membuat base karakter di WaifuLabs untuk kemudian diadaptasi di dalam COM3D2 cukup sukses! Mungkin kedepannya akan lebih gampang seperti ini daripada membuat karakter dari nol di dalam COM3D2.

Dengan ini selesai sudah perjalanan kita di WaifuLabs dan COM3D2! Apakah kalian tertarik juga untuk mencoba COM3D2? Kalau iya, langsung saja kalian beli gim ini melalui link [INI], dan ingat, apabila kalian membelinya sebelum 5 Agustus 2019, kalian akan mendapatkan diskon sebesar 10%!

Sampai bertemu di lain kesempatan!

[Perspektif] Spider-Man, Iron Man, dan Paman Ben – Kenapa Spider-Man Versi MCU Kurang Mengoptimalkan Perkembangan Peter

Spider-Man versi MCU merupakan perwujudan Spider-Man yang cukup baik, tetapi ada satu hal yang tidak dioptimalkan oleh Marvel Studios: Paman Ben.

Beberapa kali kalian pernah mendengarkan kalimat ini: “With great power, comes great responsibility.”? Berapa dari kalian yang menjadikan kalimat ini sebagai moto hidup? Saya yakin, pasti banyak.

Kalimat legendaris ini pertama kali muncul pada tahun 1962 di Amazing Fantasy #15 (yang baru saja penulis baca selagi menulis artikel ini). Walaupun pada komik itu kalimat ini bukan diucapkan oleh Paman Ben, dan bahkan baru muncul di halaman paling akhir, kenapa kalimat ini sangat lekat dengan Spider-Man?

Jawabannya ada di film pertama Spider-Man pada tahun 2002 yang distrudarai oleh Sam Raimi. Tentu, pembaca lama yang menemukan Peter Parker dan Spider-Man di tahun 1962 bisa membuat argumen bahwa kalimat di panel terakhir komik tersebut adalah intisari dari kisah Amazing Fantasy #15, tetapi untuk kita generasi 90-an ke atas, film ini memiliki alasan yang lebih… emosional.

Paman Ben memberikan nasehat yang sangat melekat kepada Peter disaat ia mengantarkan Peter untuk “belajar” di perpustakaan kota. Ia menyadari bahwa keponakan kesayangannya mulai berubah menjadi pemuda yang lebih agresif, lebih keras kepala dari biasanya.

“These are the years when a man changes into the man he‚Äôs gonna become for the rest of his life.”

“…but just because you can beat him up, doesn’t mean you have the right to.”

“Remember, with great power, comes great responsibility.”

Penyampaian yang disampaikan oleh Cliff Robertson yang berperan sebagai Paman Ben hingga saat ini selalu membekas di hati penulis. Nada lembutnya yang bagaikan paman kandung dari penonton berhasil membuat nasehatnya melekat kepada semua penonton pada saat itu.

Selanjutnya, sebagian besar dari kita sudah tahu apa yang terjadi, Peter ternyata menyelinap untuk ikut ke tantangan pro-wrestling, dia sengaja melepas perampok dari arena karena dia tidak dapat imbalan yang sesuai, yang kemudian disusul dengan meninggalnya Paman Ben oleh perampok yang ia biarkan lari beberapa saat yang lalu.

Di saat ini, Peter sadar akan perilakunya yang berubah menjadi sombong, sok, dan semau sendiri sejak mendapatkan kekuatan laba-laba membuatnya kehilangan seseorang yang sangat berarti baginya, seseorang yang penting, seseorang yang ia cintai layaknya ayah kandung sendiri. Dan di saat inilah, walaupun masih dalam tahap yang sangat dini, Spider-Man lahir.

Peristiwa kematian Paman Ben ini menjadi momen penting dalam pembentukan karakter Peter Parker, di semua serial Spider-Man, mulai dari Amazing Fantasy #15 tahun 1962, Ultimate Spider-Man #4 – #5 tahun 2000, berbagai serial animasi Spider-Man, dan bahkan di Marvel’s Spider-Man yang rilis eksklusif di konsol PS4 tahun 2018 yang lalu.

Lalu muncul sebuah film yang kata orang sih cukup bagus berjudul Spider-Man: Homecoming.

Tom Holland yang berperan sebagai Peter Parker di film ini melakukan banyak impruv yang sangat membantu karakter Peter-nya menjadi unik dan berbeda dari Tobey Maguire ataupun Andrew Garfield. Tapi ada yang berbeda dari perkembangan Peter di film ini, kemana Paman Ben?

Sebelum Peter menjadi pemeran utama di Homecoming, ia sebelumnya sudah muncul sebagai bintang tamu di Captain America: Civil War, dimana Tony Stark mendatangi apartemennya di Queens untuk merekrutnya sebagai anggota tim nya untuk melawan tim Captain America.

Di scene selanjutnya, Tony menanyakan Peter, apa alasannya untuk menjadi seorang pahlawan? Peter menjawab,

“When you can do the things that I can, but you don’t, and then the bad things happened, they happened because of you.”

Jawaban Peter ini mengimplikasikan bahwa ia pernah melakukan suatu kesalahan, hal yang membuat ia menyesal tidak melakukan apapun sewaktu ia sudah memiliki kekuatan super nya. Banyak penonton yang berharap nilai ini diangkat dengan lebih dalam di Homecoming, tapi yang mereka dapatkan justru… Peter yang justru terkesan¬†carefree dan tidak memiliki rasa penyesalan sedikitpun.

Ada beberapa¬†fans yang berteori bahwa mungkin, Bibi May di Marvel Cinematic Universe (MCU) ini bahkan tidak pernah menikah dengan Paman Ben, mungkin di¬†universe ini, Peter tidak punya paman. Tapi Kevin Feige, Presiden Marvel Studios membantah teori ini dan menyebutkan bahwa MCU memang sengaja mengurangi jatah Paman Ben di Spider-Man versi MCU ini karena “sudah terlalu sering penonton mendapatkan Paman Ben”.

Kevin Feige berharap para fans sudah cukup paham dengan tragedi yang terjadi di hidup Peter, dan maka dari itu, ia sangat membatasi MCU menyebutkan Paman Ben secara gamblang. Tetapi menurut penulis, ada perbedaan antara mengurangi dan menghilangkan sosok paman tersebut.

Hingga saat ini, nama Paman Ben belum pernah sekalipun disebut di MCU. Dan menurut penulis, hal ini merupakan suatu kesalahan. Ditambah dengan character development peter yang terasa tidak ingat dengan Paman Ben sama sekali ini, penulis menganggap bahwa MCU melewatkan satu kesempatan besar untuk meningkatkan kualitas karakter Peter Parker versi Tom Holland ini; meninggalnya Tony Stark di Endgame.

Penulis menganggap bahwa apabila Peter menunjukkan setidaknya sekali saja perasaan bersalah, atau rindu dengan Paman Ben waktu di Civil War maupun Homecoming, dan MCU dengan serius mengembangkan satu faktor karakter ini dengan lebih serius, meninggalnya Tony Stark di Endgame bisa memberikan pukulan lebih berat terhadap Peter.

Andaikan Paman Ben memiliki andil lebih besar di MCU, kejadian di Endgame menandakan dua kali gagalnya peter untuk melindugi orang yang ia cintai. Tidak hanya kehilangan Paman Ben, ia juga kehilangan sosok ayah barunya, Tony Stark.

Hasil dari kedua tragedi ini sebenarnya bisa membuat kondisi mental Peter Parker menjadi kurang stabil, yang berarti kesempatan baik bagi MCU untuk mendevelop karakter Peter dengan Bibi May di film-film selanjutnya. Bahkan mungkin memberikan resolusi hati baru untuk Peter karena ia sudah dua kali mengalami kejadian traumatik yang membuat dirinya harus menjadi lebih kuat dan lebih bertanggung jawab lagi.

Kalian tahu ada yang salah dengan Peter versi MCU ini, ketika semua franchise Spider-Man selalu memasukkan tragedi Paman Ben ini sebagai salah satu faktor untuk character development Peter, baik secara langsung maupun tidak.

Di franchise gagal tahun 2012 berjudul¬†The Amazing Spider-Man (TASM), walaupun kalimatnya berubah menjadi, “…If you can do good things for other people, you have a moral obligation to do those things… Not choice, responsibility.”, Peter tetap mendapatkan¬†prep talk yang integral terhadap perkembangan karakternya.

Sidenote, di TASM, Peter belum menjadi Spider-Man sesungguhnya ketika Paman Ben meninggal karena ditembak oleh seorang perampok. Di TASM, Peter justru berubah menjadi seorang pemuda pendendam ketika Paman Ben telah tiada dan bersumpah untuk membunuh orang yang sudah merenggut nyawa pamannya.

Bukan menangkap, bukan memenjarakan, membunuh. Kebanyakan dari orang memiliki masalah dengan hal ini, tapi saya sendiri tidak merasa hal ini sebagai suatu hal khusus, karena Peter akhirnya sadar pentingnya kalimat yang diucapkan Paman Ben ketika ia menolong banyak orang di jembatan Williamsburg.

Ketika Peter akhirnya berhasil menolong anak kecil dari mobil yang terbakar, ketika dia akhirnya berhasil mempertemukan si anak dengan ayahnya, dan ketika Peter akhirnya sadar bahwa menolong orang itu merupakan hal yang wajib ia lakukan tanpa perlu berpikir panjang.

Di saat itulah Peter menjadi seorang Spider-Man.

Andrew Garfield memang terlalu tampan untuk jadi Peter Parker, tapi dia merupakan seorang aktor yang baik, apalagi dia memang seorang fans Spider-Man sejak kecil, jadi berperan menjadi Peter seharusnya menjadi suatu momen dream comes true untuknya.

Sayangnya Avi Arad ikut campur.

Lanjut, bahkan di film Spider-Man: Spiderverse, Peter B. Parker masih mengingat kalimat yang diucapkan pamannya. Walaupun di film ini dia merasa kesal ketika Miles mencoba untuk mengingatkannya, tapi di sini itu lebih karena Peter sadar bahwa ia merupakan seseorang yang gagal, seorang loser.

Dia gemuk, berpisah dengan kekasihnya Mary-Jane, seorang pengangguran, dan bahkan berpikir untuk berhenti menjadi seorang Spider-Man. Tapi jangan disalah-artikan bahwa Peter sekarang benci ke Paman Ben, tidak, dia benci kepada dirinya sendiri, karena dia sadar dia telah mengecewakan Paman Ben. Dan dari sini kita bisa tahu betapa pentingnya sosok pamannya kepada dirinya.

Bahkan di serial kartun Spectacular Spider-Man (yang menurut penulis merupakan kartun terbaik Spider-Man, tolong tonton sekarang juga, thanks), Paman Ben mendapatkan satu episode khusus dimana Peter mendapatkan kostum symbiote dan berubah menjadi anak yang nakal,

Bahkan di¬†Marvel’s Spider-Man

Marvel’s Spider-Man di PS4 tidak menunjukkan adegan dimana Paman Ben mati dibunuh oleh perampok, tapi para penulis Insomniac Games berhasil membuat satu narasi super baik yang masih menunjukkan kita, para¬†player bahwa Paman Ben memiliki peran penting untuk Peter.

Opini penulis,¬†guys, kalau kalian fans Spider-Man, kalian harus tonton Spectacular Spider-Man dan main Marvel’s Spider-Man. Menurut saya, dua judul ini memiliki representasi Peter Parker terbaik dari semua adaptasinya.

Kisah Peter Parker merupakan kisah dimana para penikmatnya bisa menempatkan diri di dalam Peter Parker itu sendiri. Peter adalah seorang pemuda canggung, punya masalah dengan uang, punya masalah dengan identitas diri, selagi menanggung beban untuk menjadi seseorang yang bisa membanggakan Bibi May dan Paman Ben.

Dan semua hal yang integral bagi Peter Parker ini tidak penulis temukan di sosok Peter Parker versi MCU. Coba pikir, di MCU, Peter pada dasarnya menjadi anak angkat Tony Stark. Dia tidak ada masalah dengan uang, dia tidak ada masalah dengan identitas diri, dan Bibi May, terutama dari yang kita lihat di trailer Far From Home, tidak ada masalah dengan Peter menjadi Spider-Man, dimana hal ini harusnya menjadi konflik penting karena Bibi may tidak mau Peter mendapatkan nasib yang sama dengan Pamannya.

Dimana Paman Ben, Marvel Studios?

Dan lebih penting,

Di mana Spider-Man?

Mungkin kedepannya, Peter bisa berubah dari seorang Spider-Boy, atau Iron Man Jr., menjadi seorang Spider-Man sesungguhnya.

Akhir kata, penulis tidak benci ke Peter Parker versi MCU, tetapi penulis lebih suka dengan Peter Parker versi Tobey, versi Garfield, versi Yuri Lowenthall, dan Spectacular Spider-Man, dimana mereka menghormati Paman Ben, memberikan Peter yang lebih dewasa dan matang, dan pengalamannya yang membentuknya menjadi seorang Spider-Man.

N.B. Penulis baru saja nonton¬†Far From Home… Dan menurut penulis, nggak ada harapan untuk Spider-Man versi MCU.

N.B.B. Spider-Man 2 masih yang terbaik, dammit.

Tulisan ini adalah opini pribadi dari penulis, tidak mencerminkan pandangan umum Risa Media. Penulisan oleh Andrian Vidano.

Delapan Tim Esports Siap Adu Kemampuan di turnamen Clash of Titans BEKRAF Game Prime 2019!

Event tahunan dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia ini diramaikan dengan turnamen esports Clash of Titans yang mempertemukan delapan tim besar!

Event industri game terbesar di Indonesia, BEKRAF Game Prime akan kembali untuk penyelenggaraan keempatnya. Tahun lalu, BEKRAF Game Prime 2018 mencatatkan sejarah baru di industri gim Indonesia dengan menyedot animo lebih dari 16.000 pengunjung dalam tiga hari penyelenggaraannya. Hal ini membuat BEKRAF Game Prime 2018 bukan hanya menjadi event industri gim terbesar di Indonesia, melainkan juga salah satu event industri gim papan atas di kawasan Asia Tenggara.

Tahun ini, sekali lagi Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) berkolaborasi dengan GGWP.ID dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) pun siap kembali mencatat sejarah dengan menggelar BEKRAF Game Prime 2019. Tahun ini, BEKRAF Game Prime 2019 bakal digelar selama dua hari (13 dan 14 Juli 2019) bertempat di Balai Kartini, Jakarta dengan mengusung konsep eksibisi yang siap menghibur puluhan ribu gamer dari seluruh Indonesia.

BEKRAF Game Prime 2019 akan diramaikan dengan turnamen esports bertajuk Clash of Titans. Akan ada delapan tim undangan yang bertanding untuk memperebutkan total hadiah 50 juta rupiah. Kedelapan tim yang akan bertanding adalah Team RRQ, GGWP.ID, Genflix Aerowolf, Louvre Esports, The Prime, Saints Indo, Bigetron Esports, dan Island of God.

Berikut adalah profil singkat dari kedelapan tim yang akan bertanding menjadi yang terkuat di turnamen Clash of Titans BEKRAF Game Prime 2019.

Team RRQ

Tidak mampu berbicara banyak pada ajang MPL Season 3, RRQ melakukan perombakan besar-besaran. Dua icon terbaik mereka yaitu Lemon dan juga Tuturu kini akan mendapatkan dukungan dari tiga pemain yang juga menjadi juara pada MPL season 1, yaitu LJ, Billy dan Rave. Jelas bukan lawan yang bisa dianggap enteng oleh siapapun yang bertemu dengan mereka, sanggupkah sang raja mempertahankan tahta mereka di Clash of Titans BEKRAF Game Prime 2019?

GGWP.ID

GGWP.ID yang kini hadir dengan squad baru memiliki tekad yang luar biasa ‘kerad’. Bertanding di kandang sendiri, sang manager tim menargetkan title juara pada gelaran turnamen ini, dengan kata lain mereka harus merebutnya dari sang raja yaitu RRQ yang merupakan juara bertahan. Lantas mampukah sang naga mengalahkan sang raja, dengan gabungan tiga pemain veteran seperti WinkyFu, Strange, Skidipapap bersama dengan dua rising star seperti Chaisar dan Purlp?

Island of God

Merupakan salah satu bagian dari klub sepak bola, Bali United, membuat Island of Gods sebagai tim esports di Indonesia yang mempunyai dasar olahraga yang sangat kental. Berbekal pemain-pemain berbakat ex-Capcorn G.6, seperti Dazeline dan Doraa, Island of Gods akan menjadi salah satu tim yang harus diwaspadai oleh yang lainnya di Game Prime Clash of Titans 2019.

Saints Indo

Tim yang satu ini memang sudah sangat terkenal dalam ranah Mobile Legends. Saints Indo adalah perwakilan dari Indonesia di Mobile Legends Southeast Asia Cup 2017 dan merupakan tim yang terus hadir di MPL mulai dari musim pertama hingga sseaon 3 kemarin. Pemain-pemain dari tim ini juga tidak boleh diremehkan karena akan memberi permainan dengan ciri khas tersendiri!

Bigetron Mobile Legends

‚ÄúProgammed to win‚ÄĚ Sebuah slogan yang selalu tim dengan logo kepala robot ini usung, tidak banyak informasi yang kita dapat dari squad Mobile Legends yang satu ini. Dikabarkan tampil dengan squad baru yang super fresh, jadi juara adalah target mereka untuk gelaran Clash of Clans BEKRAF Game Prime 2019 ini! Sanggupkah mereka jadi juara seperti slogan yang selalu mereka gaungkan?

The Prime Esports

Lawan seberat apapun tidak akan membuat gentar tim dengan lambang ular berwarna biru ini, menurut mereka lawan seberat dan setangguh apapun bisa dikalahkan dengan gabungan gaya permainan unik dari MasKus, FieL, Slurp, retzstyLe, Dilann dan Iqbal Vs TheWorld, karena semua bisa diraih meskipun persentase kemenangan yang dimiliki cukup kecil sekalipun.

Genflix Aerowolf

Genflix Aerowolf hadir dengan roster terkini setelah perombakan skuad beberapa waktu lalu. Dihuni oleh pemain baru namun sudah memiliki pengalaman di kompetitif Mobile Legends, tentunya akan menjadi modal berharga bagi tim yang memiliki sejarah tradisi juara di Mobile Legends ini.

Louvre Esports

Tim Mobile Legends Louvre Esports merupakan salah satu kekuatan yang disegani saat ini. Dalam tiga gelaran turnamen besar terakhir, yaitu MPL season 3, Piala Presiden, serta MSC 2019, mereka selalu berhasil menembus babak final namun tiga kali pula menjadi runner up. Pada Clash of Titans di BEKRAF Game Prime 2019, Louvre tentu bertekad mematahkan runner up streak untuk menjadi yang terbaik.

Tim mana yang akan menjadi juara di Clash of Titans? Kalian bisa menyaksikan langsung semua pertandingan di Balai Kartini, Jakarta, venue BEKRAF Game Prime 2019 pada tanggal 13-14 Juli 2019 mendatang.

Selain turnamen esports, akan banyak lagi hiburan serta berbagai kegiatan yang bisa disaksikan maupun diikuti oleh pengunjung yang hadir di BEKRAF Game Prime 2019. Apa saja?

Bermain Game Dua Hari Gratis!

BEKRAF Game Prime 2019 akan mengusung konsep eksibisi, dimana ribuan pengunjung akan diajak untuk bermain game dan menikmati berbagai macam konten hiburan di ratusan booth yang tersedia selama dua hari penuh. Para pelaku industri game lokal dapat memamerkan hasil karyanya yang kemudian akan dinikmati oleh masyarakat yang hadir. Bukan hanya itu, akan ada juga beberapa hiburan lain yang akan memanjakan pengunjung. Berikut rinciannya:

Game-game Terbaru dan Terbaik Indonesia untuk Dimainkan!

Ini saatnya mengenal lebih banyak game-game buatan developer dalam negeri. Yap, BEKRAF Game Prime 2019 akan menghadirkan lebih dari 100 game lokal keren yang bisa dimainkan. Bukan hanya itu, bagi yang tertarik untuk terjun di industri game, kamu bisa memanfaatkan momen ini untuk belajar dari developer game-nya langsung!

Para developer ini punya berbagai merchandise menarik bagi kamu yang mampir dan memainkan game mereka. Untuk daftar game-nya bisa disimak di https://event.gameprime.org/b2c/exhibitor.

Bermain Board Game Seharian GRATIS

Menilik kesuksesan tahun-tahun sebelumnya, BEKRAF Game Prime 2019 akan kembali menghadirkan area khusus untuk bermain board game seharian. Judul-judul board game yang dihadirkan pun beragam dan mayoritas merupakan hasil karya anak-anak bangsa.

Tertarik untuk membawa salah satu board game ini pulang? Pengunjung juga bisa langsung membelinya dari kreatornya di sini!

Cicipi Simulator Balap Para Profesional

Sebelum terjun bertanding di sirkuit aslinya, para pembalap biasanya menggunakan simulator untuk mengasah kemampuannya. BEKRAF Game Prime 2019 akan menghadirkan GT-SIM ID, salah satu penyedia simulator balap yang karyanya sudah digunakan banyak pembalap nasional untuk berlatih.

GT-SIM ID juga menghadirkan replika sirkuit kebanggan Indonesia, Sentul untuk dimainkan di BEKRAF Game Prime 2019!

Nostalgia Bermain Ding Dong Era 90-an

Pengunjung bisa menemukan arcade center versi mini di BEKRAF Game Prime 2019 yang akan menjadi ‚Äúmesin waktu‚ÄĚ kembali ke masa kecil. Ada banyak mesin arcade retro yang bisa kamu temukan dan kamu juga bisa bertemu bersama komunitas kolektornya.

Bertemu Idola di Artist & Comic Alley

Bagi para artist, entah itu komikus, ilustrator ataupun artist game, BEKRAF Game Prime 2019 menghadirkan satu area khusus yang menghadirkan banyak artist bertalenta di Indonesia. Kamu bisa langsung bertatap muka dan belajar banyak hal dari mereka, atau mungkin juga mendapatkan karya-karya eksklusif mereka.

Belanja Mainan di Toys Alley

Mulai dari Gunpla, LEGO, Action Figure, hingga mainan buatan lokal bisa kamu beli di sini. Pengunjung juga bisa bertemu dengan beberapa komunitas, seperti Gunpla Freedom Club Indonesia dan Komunitas LEGO Indonesia. Komunitas ini juga akan menghadirkan berbagai macam aktivitas dan workshop gratis yang bisa diikuti oleh pengunjung.

Belajar Merakit Gunpla dengan Rapi dan Benar

Salah satu komunitas Gunpla terbesar di Indonesia, Gunpla Freedom Club Indonesia akan hadir untuk memeriahkan dua hari penuh BEKRAF Game Prime 2019! Selain gathering nasional, mereka juga akan menggelar beberapa workshop singkat bagaimana merakit Gunpla dengan benar dan hasilnya rapi.

Doorprize: PS4 Pro dan Nintendo Switch!

BEKRAF Game Prime 2019 juga bakal menghadirkan doorprize di akhir acara. Hadiahnya tidak main-main, mulai dari berbagai gaming gear keren, PS4 Pro, hingga Nintendo Switch!

Selama pameran, kamu akan mendapatkan quest card yang bisa kamu tunjukkan ke booth yang kamu kunjungi. Setelah kamu menyelesaikan aktivitas di satu booth, kamu akan mendapatkan stamp. Kumpulkan stamp tersebut untuk ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik dan juga kupon undian berhadiah PS4 dan Nintendo Switch ini!

Selain itu, BEKRAF Game Prime 2019 juga akan menganugerahkan penghargaan kepada para developer berprestasi dalam berbagai kategori yang telah masuk tahap seleksi sebagai bentuk apresiasi atas usahanya memajukan industri game Indonesia.

Game Developer Award, penghargaan untuk kreator terbaik dalam negeri

BEKRAF Game Prime 2019 juga akan memberikan apresiasi kepada para developer gim Indonesia yang berprestasi selama satu tahun terakhir. Bahkan beberapa gim dan developer paling berprestasi di Indonesia bisa mendapatkan kesempatan untuk memamerkan karya di luar negeri lho!

Mengusung tema ‚ÄúGame is the Future of Sport, Entertainment and Business‚ÄĚ diharapkan BEKRAF Game Prime 2019 ini bisa mengakomodasi dan memberikan informasi kepada para pelaku industri maupun masyarakat umum mengenai masa depan industri game yang terus bergerak cepat mengikuti tren. Survei dari AppAnnie dan Newzoo menyatakan bahwa Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), Mixed Reality (MR), eSports dan serious games adalah masa depan industri gim yang bisnisnya tumbuh dengan cepat dan terus membesar dari tahun ke tahun. BEKRAF Game Prime 2019 ingin bisa menjadi tolak ukur bagi industri gim Indonesia dan Asia Tenggara, dan membantu para pelakunya untuk berkompetisi di pasar global.

‚ÄúSaat ini gim sudah bukan hanya menjadi sarana hiburan,‚ÄĚ ungkap Monica Kansy, Chief Event and Community Officer dari GGWP.ID. ‚ÄúDari tahun ke tahun, penggunaan gim sudah melekat hampir di berbagai aspek kehidupan, mulai dari edukasi, bisnis hingga olah raga sekalipun,‚ÄĚ tambahnya.

‚ÄúMelalui BEKRAF Game Prime 2019 ini kami ingin menunjukkan seperti apa tren industri gim saat ini dan masa depan. Harapannya, para pelaku industri gim Indonesia bisa mempersiapkan diri dengan baik agar bisa menjadi pemain kunci di pasar dalam negeri. Selain itu, kami juga ingin menunjukkan potensi gim yang sebenarnya dan mengubah persepsi masyarakat awam yang menganggap bahwa bermain gim adalah aktivitas yang dipandang sebelah mata,‚ÄĚ lanjutnya.

Tiket BEKRAF Game Prime 2019 bisa didapatkan secara gratis dengan mengunjungi link https://bit.ly/bgp2019public. Informasi lebih lanjut mengenai BEKRAF Game Prime 2019 ini bisa dilihat di https://event.gameprime.org atau menghubungi [email protected].

Tentang Badan Ekonomi Kreatif Indonesia

Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang bertanggungjawab di bidang ekonomi kreatif dengan enam belas subsektor. BEKraf mempunyai visi membangun Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dalam ekonomi kreatif pada 2030 nanti. Bekraf juga menetapkan ada 16 subsektor dari industri kreatif yang menjadi fokus untuk dikelola dan dikembangkan. Setiap deputi kemudian menerjemahkan visi dan misi di atas melalui berbagai program unggulan yang bisa diimplementasikan dalam konteks 16 subsektor tersebut. Terbentuknya Bekraf merupakan optimisme pemerintah bahwa ekonomi kreatif pasti akan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Website: http://www.bekraf.go.id
Instagram: @bekrafid

Tentang GGWP.ID

GGWP.ID adalah sebuah perusahaan media daring yang berfokus pada topik pembahasan esports. GGWP.ID diciptakan dengan satu tujuan, yaitu “Esports for Everyone.” Mengedepankan visi tersebut pada setiap langkahnya, GGWP.ID mengemas topik esports menjadi sesuatu yang pada akhirnya bisa dikonsumsi oleh seluruh kalangan masyarakat, baik yang sudah familier maupun masih asing dengan esports.

Selain situs media daring, GGWP.ID juga memiliki tim esports dan juga kanal video kreatif yang diyakini dapat menjadi persona untuk dapat merangkul lapisan masyarakat yang tadinya belum mengenal esports menjadi familier, tertarik, dan pada akhirnya menjadi bagian aktif dalam ekosistem ini.

Facebook: https://www.facebook.com/DuniakuNetworkGGWP/
Instagram: @ggwp_esports
Website: https://www.ggwp.id/

Tentang Asosiasi Game Indonesia

Asosiasi Game Indonesia atau disingkat AGI adalah wadah bagi seluruh perusahaan yang bergerak di bidang game di Indonesia baik itu Developer, Publisher, Animasi, Hardware, Payment dan berbagai aplikasi pendukung game lainnya. Dengan terbentuknya AGI, Harapannya industri game di indonesia dapat mendominasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Website: http://www.agi.or.id

[Risa Gaming] Rekap Ulang E3 Microsoft : Dari Konsol Terbaru Hingga Cyberpunk 2077

Xbox Scarlett?! John Wick di Cyberpunk 2077?! dan masih banyak lagi!

Akhirnya setelah EA Play, kita masuk ke perusahaan konsol rumahan terakhir yang masih muncul di E3, Microsoft dengan segala informasi Xbox-nya! Jadi, apa saja yang diumumkan oleh Microsoft tahun ini?

1. Project Scarlett, Projek Konsol Terbaru Xbox

Project Scarlett adalah proyek baru Microsoft yang diumumkan di pembukaan press conference mereka. Mereka akan merilis generasi terbaru Xbox ini pada musim liburan 2020, yang bisa berarti di musim panas, atau liburan Natal.

Sama seperti PlayStation 5, Project Scarlett memberikan penekanan terhadap waktu¬†loading yang lebih singkat, menggunakan SSHD,¬†processor AMD yang 4 kali lebih kuat dibandingkan Xbox One X, GDDR6 RAM, dan bisa memainkan game dengan resolusi [email protected]

Kabar ini cukup menarik karena pada umumnya, setiap ada Xbox baru, tak lama kemudian akan ada PlayStation baru.

Oh, dan Halo Infinite menjadi salah satu launch title untuk Project Scarlett.

2. Cyberpunk 2077, Kejutan Indah Keanu Reeves.

Cyberpunk 2077 resmi mendapatkan tanggal rilis: 16 April 2020. Selain kabar menyenangkan ini, CDProjekt Red secara mengejutkan juga memberikan pengumuman bahwa Keanu Reeves ikut serta sebagai supporting character di game RPG ini.

Selain pengumuman tanggal rilis, di akhir trailer CDPR juga mengumumkan apa saja yang bisa kita dapatkan di Standard Version dari Cyberpunk 2077 versi fisik: Game, Peta Night City, Kartu Pos Night City, Stiker, dan World Compendium. Selain itu, kita juga akan mendapatkan Game Soundtrack, Cyberpunk 2020 Sourcebook, Art Booklet, dan Wallpapers untuk versi fisik dan digital.

Menurut penulis, versi standar yang ditawarkan Cyberpunk 2077 sangatlah menarik, dan bahkan lebih menarik dibandingkan beberapa versi Deluxe game-game lain.

3. Psychonauts 2

PsychoNauts 2 adalah sequel dari game platforming yang banyak mendapat pujian di era PS2 yang lalu. Setelah lama menunggu untuk kelanjutannya, fans akhirnya mendapatkan angin segar di The Game Awards tahun lalu dengan trailer barunya.

Kali ini di E3, PsychoNauts 2 kembali merilis trailer, dan mengumumkan bahwa developer Double Fine Productions telah dibeli oleh Microsoft, membuat game ini eksklusif Xbox dan PC untuk saat ini.

4. Project xCloud 

Pemilik PlayStation sudah lama menikmati fitur Remote Play sejak jaman PS3 dengan PSP, PS Vita, dan PS4 melalui PS Vita, PC, dan bahkan Smartphone. Tahun ini di E3, Xbox mengumumkan fitur remote play-nya yang bernama Project xCloud.

Yang pada dasarnya ya remote play. Fitur ini bisa dinikmati pemilik Xbox mulai dari bulan September mendatang.

5. Gears 5 (Gears of War 5), Installasi terbaru dari serial Microsoft Gears of War 

Salah satu game eksklusif Xbox sejak jaman Xbox 360 yang disukai banyak orang akhirnya mendapatkan seri kelimanya. Apabila kalian membeli Special Edition atau salah satu pelanggan Xbox Game Pass, kalian bisa memainkan game ini 10 hari lebih cepat dari tanggal rilisnya nanti.

Oh, dan Gears 5 juga melakukan collab dengan Terminator: Dark Fate.

6. Xbox Elite Wireless Controller Series 2

Apabila kalian penggemar controller Xbox Elite yang harganya menyentuh $150 beberapa waktu yang lalu, kalian mungkin akan tertarik dengan versinya yang baru, Series 2. Bedanya? Batere internal yang bisa bertahan selama 40 jam, charging dock, dan Bluetooth.

7. Phantasy Star Online 2, MMORPG yang ditunggu 7 Tahun 

Yap, game MMORPG yang sudah rilis sejak beberapa tahun yang lalu ini akhirnya sampai di Barat untuk Xbox One dan PC dengan dukungan dari Microsoft Azure.

8. Tales of Arise, Gim baru untuk Tales Series

Untuk kalian para penggemar serial Tales, Bandai Namco merilis trailer baru untuk Tales of Arise. Kali ini, Bandai Namco menggunakan Unreal Engine sebagai upaya untuk memberikan pengalaman bermain baru.

9. Elden Ring, Gim Baru dari Cerita pengarang Game of Thrones

Belum banyak info yang diberikan oleh game satu ini kecuali bahwa Elden Ring merupakan collab antara From Software (SoulsBorne & Sekiro) dan George R.R. Martin (Game of Thrones).

Yikes.

10. Battletoads & Microsoft Flight Simulator

Dua game jadul ini mendapatkan remake untuk generasi saat ini. Penulis sendiri secara pribadi sangat menyambut gembira Microsoft Flight Simulator mendapatkan seri terbarunya.

11. Dragon Ball Z: Kakarot, Gim Baru untuk Kamu Fans Dragon Ball

Dragon Ball Z kembali mendapatkan game baru. Kali ini merupakan Action RPG yang fokus terhadap Kakarot, alias Goku dalam perjalanannya yang diceritakan di serial manga Dragon Ball Z. Game ini mendapatkan jadwal rilis tahun 2020.

12. The Outer Worlds, Gim yang ditunggu-tunggu oleh fans New Vegas

Game yang dikembangkan oleh Obsidian (Fallout: New Vegas, South Park: The Stick of Truth) ini akhirnya mendapatkan tanggal rilis: 25 Oktober 2019. Setelah kontroversinya yang memutuskan untuk merilis versi PC hanya di Epic Games Store (dan Microsoft Store), apakah The Outer Worlds bisa mengambil hati player PC?

13. Bleeding Edge, Game Multiplayer baru buat kamu dan teman-teman

Bleeding Edge adalah game 4-vs-4 first person action combat multiplayer game yang dikembangkan oleh Ninja Theory.

14. Ori and the Will of the Wisps, Gim baru dari serial gim Ori

Untuk kalian yang jatuh cinta dengan Ori and the Blind Forest, kalian bisa menantikan sequel nya di bulan Februari 2020.

15. Minecraft Dungeons, Minecraft dengan rasa Diablo III

Diablo III dengan rasa Minecraft. Cocok untuk kalian yang suka co-op RPG, tapi kurang nyaman dengan tema Neraka.

16. Star Wars: Jedi Fallen Order

Sedikit gameplay lagi dari game singleplayer Star Wars buatan Respawn Entertainment (Titanfaal, APEX: Legends). Penulis sendiri cukup hype dengan game satu ini, terutama karena Respawn Entertainment merupakan satu-satunya developer EA yang masih serius berhubungan dengan para fans.

17. Blair Witch

Game adaptasi dari salah satu film horror paling menyeramkan ini akan datang ke konsol Xbox dalam jangka waktu yang belum ditetapkan. Semoga saja hasilnya tidak mengecewakan.

18. Age of Emipres II: Definitive Edition, Dirilis Lagi… dan Lagi… dan Lagi…

Peningkatan Quality of Service dengan Remastering Audio, ketajaman 4K, wololo.

19. Forza Horizon 4 Lego Speed Champions

Rilis minggu ini. Terserah,¬†Forza, terserah…

Dan selain 18 berita diatas, masih banyak lagi game yang diumumkan oleh Microsoft: Spiritfarer, The Legend of Wright, Lego Star Wars: The Skywalker Saga, 12 Minutes, Way to the Woods, Dying Light 2, Gears Pop!, State of Decay 2: Heartland, Crossfire X, Borderlands 3.

Game indie juga menjadi salah satu suguhan Microsoft tahun ini, beberapa diantaranya: Dead Static Drive, Pathologic 2, Star Renegades, The Good Life, Totally Accurate Battle Simulator, Creature in the Well, Killer Queen Black, Riverbond, Unto the End, Blazing Chrome, Felix the Reaper, Undermine, Supermarket Shriek, Secret Neighbor, Ikenfell, Lord of the Rings Living Card Game, Totem Teller, Cross Code.

Selain itu, Microsoft juga mengumumkan bahwa Xbox Game Pass akhirnya tersedia di PC, yang saat ini masih dalam status open beta. Biaya berlangganan cukup terjangkau, yaitu USD 10 per bulan, dan kalian bisa menikmati semua game yang terdapat di Xbox Game Pass.

Terdapat lebih dari 1,000 game di Xbox Game Pass, termasuk: Batman Arkham Knight, Metro: Exodus, Hollow Knight, dan Borderlands: The Handsome Collection. Imperator: Rome, danFootball Manager 2019. The Master Chief Collection juga akan masuk ke Xbox Game Pass, dimulai dari Halo: Reach.

Microsoft juga mengumumkan akan meluncurkan Xbox Game Pass Ultimate, sebuah paket berlangganan yang terdiri dari Xbox Game Pass untuk konsol dan PC, dan juga Xbox Live Gold. Semua dalam satu paket.

E3 Xbox tahun ini menurut penulis sangatlah baik, mereka fokus ke game dan terasa seperti akhirnya menjadi pesaing serius PlayStation, terlepas dari minimnya jumlah game eksklusif yang ada. Tetapi dengan layanan semacam Xbox Game Pass, Microsoft menjadikan Xbox tempat yang sangat menggoda untuk para gamer.

 

[Risa Gaming] DEAD OR ALIVE Xtreme 3 Fortune Akhirnya Ikut Mendapatkan Misaki & Leifang!

Tidak perlu beli versi Scarlet lagi!, Kini kalian dapat membeli DLC untuk Misaki dan Leifang

Bagi anggota klub pecinta Misaki dan Leifang bersiaplah untuk merogoh kocek lagi untuk vitamin mata karena baru saja dirilis DLC DOA Xtreme 3 Fortune untuk kedua karakter tersebut. Leifang dan Misaki yang dulu hanya dapat playable dalam Xtreme 3 Scarlet kini bisa dimainkan di versi Fortune melalui DLC berbayar.

Untuk kalian penggemar seri DEAD OR ALIVE khususnya seri Xtreme, kabar mengejutkan datang secara tiba-tiba hari ini, Koei Tecmo merilis Misaki dan Leifang, dua karakter yang sebelumnya hanya bisa dimainkan di DEAD OR ALIVE Xtreme 3 Scarlet telah resmi dirilis untuk versi Fortune melalui DLC bebayar.

Tentunya, hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang sudah memiliki versi Free to Play dari DOAX3 Fortune, maupun pemain lama yang sudah membeli versi penuh dari DOAX3 Fortune beberapa tahun yang lalu.

Selain itu, DOAX3 Fortune juga terbebas dari sensor PlayStation yang diterapkan akhir-akhir ini, jadi player masih bisa menggunakan beberapa item yang dihilangkan di versi Scarlet.

Masing-masing karakter ini bisa kalian beli dikisaran harga IDR 140,000 melalui
PS Store Region 3 Asia.