Mengapa Kita Ber-Waifu dan Mengapa Kita Sering Sekali Menggantinya

Esai ini melingkupi banyak sekali fenomena. Per-waifu-an dan mengapa kita sering kali bosan, mengapa doujin cepat sekali muncul, mengapa segala hal kita moe-fikasi dan akhirnya kita bawa ke ranah R18, dan lain sebagainya. Mohon dibaca sampai selesai‚ÄĒsaya yakin ini akan setara dengan waktu yang akan anda habiskan.

‚ÄúCinta adalah memberikan sesuatu yang tidak seseorang miliki‚Ķkepada mereka yang tidak menginginkannya,‚ÄĚ ujar Jacques Lacan atas cinta.

Pelekatan Narsistik

Dalam bentuknya sendiri, menurut Lacan, cinta memiliki struktur yang narsistik. Sebab apa yang seseorang cintai dalam sebuah hubungan sebetulnya bukanlah sang pasangan itu sendiri, melainkan fantasi atas sang pasangan yang muncul di dalam dirinya.

Anda tidak mencintai seseorang, misal, sebab ia merupakan perwujudan nyata dan objektif dari kecantikan murni, melainkan karena anda melekatkan sifat ‚Äėcantik‚Äô pada unsur-unsur yang pasangan anda miliki‚ÄĒsemisal gigi gingsulnya atau rambutnya yang terurai sebahu (lihat fetish corner kami untuk informasi lebih lanjut)‚ÄĒdi mana proses pelekatan (atau penandaan, lebih tepatnya) ini didasari sepenuhnya atas fantasi dari benak anda. Contoh lain: berbagai macam subgenre fetish yang ada dalam anime, misalnya.

Hal ini terjadi sebagaimana digambarkan dalam kisah Narcissus, di mana Echo yang mencintainya tidak pernah hadir melainkan hanya sebagai bayangan Narcissus di permukaan danau, dan yang dicintai olehnya pun sebenarnya bayangan dirinya sendiri, bukan Echo. Perihal ini (narsisme cinta) dapat dipahami, mudahnya, karena keinginan untuk mencintai hadir bersamaan dengan keinginan untuk dicintai. Namun, pemahaman lain yang kemudian juga bisa kita dapatkan adalah bahwa figur sang pasangan tidak pernah memiliki tempat yang murni di dalam struktur cinta anda. Anda sama sekali tidak memiliki cinta yang murni untuk diberikan, dan ketika anda mencintai seseorang, maka apa yang anda berikan sebetulnya adalah ‚ÄĚkekosongan yang tidak terisi‚ÄĚ itu tadi.

Yang perlu anda pahami selanjutnya adalah pelekatan fantasi anda terhadap figur pasangan anda‚ÄĒpacar betulan ataupun 2D‚ÄĒtidak berhenti hanya pada fitur-fitur fisik yang ia miliki melainkan juga mencakup bagaimana ia secara utuh hadir di hadapan anda. Bagaimana ia berekspresi dan mengutarakan perasaannya melalui kata-kata, semua itu anda interpretasikan dengan fantasi anda sebagai moda utama untuk menerjemahkan bagaimana pasangan anda menginginkan diri anda untuk bersikap.

Penyesuaian Fantasi?

Maka yang terjadi selanjutnya adalah proses penyesuaian diri anda untuk bersikap sesuai dengan fantasi anda terhadap permintaan pasangan anda. Pemenuhan permintaan ini kemudian dapat pula disadari sebagai hal yang tidak murni, sebab apa yang kita penuhi adalah fantasi kita, bukan permintaan itu sendiri.

Apa yang kita berikan, karenanya, bukanlah apa yang benar-benar diinginkan pasangan kita.

Tentu, kita dapat melihat bagaimana permintaan itu tercukupi, dan kemudian pasangan kita mungkin terpuaskan, tapi ketercukupan tidak sama dengan keterpenuhan. Ada ruang-ruang ketidaksempurnaan yang mungkin tidak terisi dalam ketercukupan, dan sebagaimana yang kita sering dengar, ketidaksempurnaan ini hadir karena kita hanya manusia.

Namun, walaupun cinta yang kita jalani adalah sebuah kecacatan, hanya dari kecacatan itu pula kerisauan dan spontanitas dari cinta dapat kita rasakan. Cinta yang menggairahkan karenanya seringkali hadir dalam ketidaksempurnaan konstan yang, naasnya, senantiasa diupayakan dan kesempurnaan cinta yang terpenuhi justru seringkali berakhir pada kedataran yang dianggap menjemukan. Sebagaimana Bruce Fink ungkapkan: anda tidak dapat menginginkan kembali apa yang sudah anda miliki‚Äďdan karenanya cinta sarat ditandai dengan “lackness“, yang mungkin dapat kita anggap pula sebagai hal yang menjelaskan kenapa orang-orang seringkali bercerita bahwa mereka jatuh cinta justru terhadap yang tidak dapat mereka miliki (baik secara figuratif maupun harafiah).

Marilah kita tidak membatasi diri dalam membahas persoalan cinta ini sebagai hal di antara dua insan manusia tiga dimensi. Dalam dunia yang dipenuhi tanda (sign) dan penandaan (signification), kita dapat menemukan orang-orang yang larut sekaligus secara aktif bertindak dalam fenomena penandaan ini, yaitu otaku.

Tentu, hal yang akan penulis paparkan selanjutnya dapat dilekatkan kepada orang-orang yang secara umum bergerak di bidang animasi, namun penulis memilih untuk menggunakan otaku sebagai contoh semata untuk menyiratkan adanya fetisisme terhadap suatu produk kultural.

Manifestasi Penandaan

Para otaku secara signifikan berkarya dalam proses penandaan melalui penciptaan karya-karya baru, atau replikasi berbentuk parodi (doujin dan parodi AV termasuk di dalamnya) dan homage, atau proses brikolase‚ÄĒpenciptaan dari berbagai macam hal‚ÄĒdari hal-hal lumrah yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari ke dalam sebuah karya yang digambarkan dalam istilah ‚Äėanime-fikasi‚Äô atau ‚Äėmoe-fikasi‚Äô.

Misal, dari foto black hole yang sungguh blur itu, ditambah fantasi para kreator, dapat menjadikan hal-hal luar biasa yang anda lihat kemarin. Atau bumi, bowser, sel darah merah, platelet…

Namun, kemampuan mereka (para otaku–red) untuk menciptakan karya yang merupakan manifestasi dari fantasi mereka seringkali menyebabkan mereka berujung larut di dalamnya, sama seperti Narcissus yang pada akhirnya tenggelam ke dasar danau. Narcissus hanya tenggelam sendirian, sementara karya yang terpublikasi juga ikut menenggelamkan para otaku yang tergolong “hanya penikmat” ke dalam fetisisme terhadap manifestasi dari fantasi para pembuat konten. Maka hadirlah: fenomena waifu dan husbando.

Fenomena kemunculan figur istri dan suami imajiner ini uniknya tidak dapat serta merta disamakan dengan percintaan yang hadir di antara dua insan manusia, walaupun secara struktur memiliki hal-hal yang kurang lebih sama: subjek, fantasi, kekosongan, dan objek.

Hal ini dikarenakan dari segi kenampakan, ada budaya gamblang yang mudah diidentifikasi: bahwa ketertarikan seseorang terhadap figur istri atau suami imajiner yang dicintainya (tersirat dari penggunaan istilah “waifu” dan “husbando“) tidak pernah disertai dengan keinginan gamblang untuk berkomitmen, dan karenanya, para otaku seringkali dengan mudah mendeklarasikan banyak karakter sekaligus sebagai “pasangannya”, atau dengan cepat berganti dari satu karakter ke karakter lainnya.

Di mana hal ini, yang terjadi di antara hubungan manusia dengan karakter animasi, masih tergolong tabu apabila terjadi dan diutarakan secara gamblang dalam kaitannya dengan hubungan antar manusia.

Konsekuensi dari Fantasi Anda

Dalam dunia nyata anda tidak bisa ganti pasangan tiap season, menyenangi karakter-karakter Wataten akan melandaskan anda di penjara, dan mempunyai harem akan menyamakan anda dengan orang-orang yang berpoligami untuk tujuan lain-lain.

Selanjutnya, tentu kita akan bertanya, apakah keberanian untuk melintasi batasan tabu dalam struktur sosio-kultural ini menandakan bahwa para otaku terdiri atas orang-orang yang tidak beradab?

Kemungkinan akan hal tersebut tentu tetap ada, namun dengan menggunakan Lacan sebagai pisau analisis, penulis menawarkan kemungkinan lain: bahwa keberanian untuk melintasi batasan tabu ini hadir karena para otaku terlempar ke dalam jurang teritori kultural yang tidak pernah terjamah/tersadari hingga saat ini, karena fantasi, yang mereka canangkan dalam hubungan antara diri mereka dan figur animasi yang mereka “cintai”, untuk menjaga batin mereka tidak mampu mereka pertahankan.

Hal ini dikarenakan ucapan, yang merupakan manifestasi dari keinginan terdalam suatu individu, tidak pernah hadir dalam tokoh animasi: ucapan sang tokoh yang dicintai selalu merupakan ucapan orang lain, entah itu sang penulis maupun para aktor suara. Oleh karenanya, tatkala seorang otaku menyesuaikan dirinya demi memenuhi keinginan tokoh yang dicintainya, ia dihadapkan pada kenyataan pahit: yang ia laksanakan bukanlah keinginan sang tokoh sebagai “the significant other” melainkan keinginan orang lain di baliknya, dan karenanya, kebahagiaan tokoh animasi yang ia cintai tidak pernah ada.

Frustrasi akan ketidakmungkinan sang tokoh yang dicintai untuk bahagia, mendorong para otaku untuk mencari tokoh lain untuk dicintai. Pada akhirnya, cinta (love) berubah menjadi hasrat (desire) yang tak akan pernah terpuaskan. Maka waifu selalu diganti, doujin selalu cepat bermunculan, karakter tahun lalu menjadi membosankan dan perlu di-‚Äėgambarkan-ulang‚Äô kembali.

Sebagaimana kata Lacan, “What does it matter how many lovers you have if none of them gives you the universe?”

Namun demikian, sebagai penutup, Lacan sendiri berargumen bahwa tidaklah mungkin bagi seseorang untuk mengatakan apapun yang berarti dalam kaitannya tentang cinta, karena tepat di saat seseorang membicarakan cinta, seseorang jatuh dalam kedunguan. Yah, mau bagaimana lagi, seperti kata Ali dePraxis dari situs humor mojok.co: “Perihal cinta kita semua pemula. Perihal rindu kita semua pecandu.”

Ditulis oleh R. Achmad Yusuf dengan catatan dari Naufal Hanif.

Anime Aksi Musim Semi 2019

Ingin beranjak dari yang santai-santai? Haus akan aksi? Musim semi 2019 kali ini juga menghadirkan banyak anime penuh aksi!

Di musim semi kali ini seperti biasa muncul anime-anime shounen yang penuh dengan aksi, sci-fi, dan misteri. Untuk spring 2019, terdapat beberapa anime lanjutan maupun baru, seperti Shingeki no Kyojin Season 3 Part 2, One Punch Man Season 2, dan Bungou Stray Dogs Season 3, serta serial baru Kimetsu no Yaiba.

Shingeki no Kyojin Season 3 Part 2

Action, Drama, Fantasy

Intrik sosial-politik dan drama dalam Shingeki no Kyojin belum selesai. Melanjutkan kisah selanjutnya, Eren, Misaka, dan Armin bersama dengan Survey Corps berusaha merebut kembali Shiganshina yang hancur oleh serangan Titan sebelumnya. Dijadwalkan untuk memiliki sepuluh episode dan diproduksi oleh Wit Studio (Koutetsujou no Kabaneri, Mahoutsukai no Yome). Episode pertama akan muncul pada 29 April 2019 dan akan ditayangkan di Netflix serta layanan streaming lainnya.

Seperti sebelumnya, Mikasa akan diperankan oleh Yui Ishikawa; Eren oleh Yuuki Kaji; Armin oleh Marina Inoue; dan Levi oleh Hiroshi Kamiya.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=fJm2nD3cv_4

One Punch Man Season 2

Action, Sci-fi, Comedy

Saitama dan kawan-kawan kembali pada musim ini mengikuti sukses pertama season pertamanya empat tahun lalu. Setelah season tersebut mendapatkan tanggapan positif secara luas, OPM dengan cepat mendapatkan konfirmasi untuk season keduanya, tetapi produksi tertahan selama dua tahun sebab alasan yang tidak diketahui. Studio produksi untuk season dua ini berganti dari Madhouse, yang menggarap season pertamanya, menjadi JC Staff.

Melanjutkan alur cerita yang belum rampung sebelumnya, season kali ini akan meliputi Human Monster Saga dari manga-nya, meliputi Garou’s Introduction, Blizzard Group Arc, Hero Hunt Arc, Monster Raid Arc, Super Fight Arc, dan Monster Association Arc, meskipun kemungkinan besar tidak akan dimasukkan semua untuk kemungkinan season selanjutnya di masa depan.

Protagonis utama, Saitama, akan dimainkan oleh Makoto Furukawa dengan sidekick-nya Genos oleh Kaito Ishikawa, dengan antagonis baru yang muncul di penghujung season sebelumnya, Garou, oleh Hikaru Midorikawa.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=NezvLw2gRAY

Bungou Stray Dogs Season 3

Action, Mystery, Supernatural

Kisah detektif milik Kafka Asagiri dan Sango Harukawa yang berisi karakter-karakter yang terinspirasi langsung dari tokoh-tokoh literatur telah dikonfirmasi memiliki season ketiganya pada musim semi kali ini. Serial populer yang telah memiliki dua season dan satu film sebelumnya ini akan diproduksi oleh studio BONES.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=Bro64355Kws

Kimetsu no Yaiba

Action, Adventure, Supernatural

Memiliki latar belakang Jepang era Taisho, Kimetsu no Yaiba bercerita tentang seorang anak muda, Tanjirou, yang hidup dengan keluarganya sebagai penjual batu bara. Suatu hari keluarga dari Tanjirou dibantai oleh para iblis, dan hanya ia dan adiknya yang selamat, Nezuko, itupun sudah berubah menjadi iblis itu sendiri. Keduanya lantas memulai petualangannya‚ÄĒsatu, untuk mengembalikan adik perempuannya, dua, untuk balas dendam.

Lima episode pertama telah ditampilkan sebagai Kimetsu no Yaiba: Kyoudai no Kizuna mulai dari 29 Maret kemarin. Serial ini diproduksi oleh ufotable (Fate series), dengan Tanjirou dimainkan oleh Natsuki Hanae dan Nezuko oleh Akari Kito.

PV: https://www.dailymotion.com/video/x74q5bw

 

Artikel ditulis oleh Naufal H.

Anime Santai Musim Semi 2019

Bosan dengan anime-anime yang penuh aksi? Tenang, anime-anime santai musim semi 2019 kali ini cukup banyak yang dapat dijadikan teman minum teh atau mengisi waktu di sore hari.

Dalam genre kehidupan sehari-hari, musim semi 2019 menampilkan Fruit Basket, anime bertema musik Carole and Tuesday, kehidupan sehari-hari dalam Sewayaki Kitsune no Senko-san dan Boku-tachi wa Benkyou ga Dekinai, juga Isekai Quartet.

Fruit Basket 2019

Slice of Life, Comedy

Fruit Basket kembali lagi dengan visual dan aktor suara yang baru, tahun ini diproduksi oleh TMS Entertainment (Detective Conan, Lupin III)

Dikutip dari Crunchyroll, anime ini mengisahkan Tohru Honda, yang setelah musibah keluarga harus berhadapan dengan Klan Soma dan tiba-tiba harus tinggal bersama dengan Yuki, Kyo, dan Shigure Soma‚ÄĒsebelum ia mempelajari rahasia dari keluarga Soma itu sendiri: ketika dipeluk oleh lawan jenis, mereka berubah menjadi hewan-hewan dalam zodiak.

Anime ini telah menyiarkan episode pertamanya pada 5 april silam di TV Tokyo, serta lisensi streaming oleh Funimation. Yoshihide Ibata (FLCL Progressive) akan menjadi direktur; Taku Kishimotor (Silver Spoon, Haikyu!!) bertugas pada komposisi serial, dan desain karakter oleh Masaru Shindo (Macross Delta, Oregairu)

PV: https://www.youtube.com/watch?v=4jgVaA4bxDI

Carole and Tuesday

Music, Sci-fi

Kreator Cowboy Bebop, Shinichiro Watanabe, muncul dengan Carole and Tuesday yang menceritakan dua musisi yang berasal dari latar belakang yang berbeda.

Berdasarkan situs resminya, anime ini berlatar belakang di masa depan setelah umat manusia pindah menuju Mars, pada zaman ketika kebudayaan diproduksi oleh AI dan masyarakat menjadi konsumer yang pasif. Carole dan Tuesday, masing-masing dari latar belakang sosial yang kontras, bertemu bersama disatukan oleh latar belakang hobi yang sama, yaitu musik.

Anime yang bertema musik ini berisi banyak kreator dan talenta seperti Flying Lotus, Thundercat, G.Rina, Maika Loubte, dan Taku Takahashi.

Diproduksi oleh BONES (Noragami, BNHA), Tuesday akan diperankan oleh Kana Ichinose dan Carole oleh Miyuri Shimabukuro.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=CBak9m0bcB0

Sewayaki Kitsune no Senko-san

Slice of Life, Comedy

Premis Senko-san sederhana: Nakano, pekerja perusahaan dari perusahaan eksploitatif, tiab-tiba bertemu dengan roh serigala bernama Senko, seorang 800 tahun dalam tubuh gadis. Mereka hidup bersama dengan Senko menjadi pengurus Nakano yang seringkali kelelahan.

Anime ini akan diproduksi oleh Doga Kobo (Himouto Umaru-chan, Gabriel Dropout, Wataten); Senko akan diperankan oleh Azumi Waki; Nakano oleh Junischi Suwabe; dan Shiro oleh Maaya Uchida.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=DUF5Ov7hmkM

Boku-tachi wa Benkyou ga Dekinai

Slice of Life, Comedy

Boku-tachi wa Benkyou ga Dekinai, singkatnya BokuBen, mengisahkan Nariyuki yang meskipun memiliki sejarah nilai yang buruk, tetapi berjuang untuk mendapatkan beasiswa yang meliputi seluruh biaya perkuliahan. Bersaing dengan rekan-rekannya di bidang Matematika dengan Rizu dan Fumino, ia yang akhirnya mendapatkan beasiswa itu harus mengajari kedua pesaingnya yang, meskipun bagus di bidang matematika, sangatlah standar di bidang lagi, dan justru buruk di bidang yang ingin mereka lanjutkan.

Dijalankan oleh studio Silver dan Arvo Animation, Nariyuki akan diperankan Ryota Osaka, Rizu oleh Miyu Tomita, dan Fumino oleh Haruka Shiraishi.

PV: https://www.dailymotion.com/video/x74ogsc

Isekai Quartet

Short, Crossover, Comedy

Para karakter-karakter dari anime Isekai yang paling tersohor seperti Overlord, Youjo Senki, KonoSuba, dan Re:Zero akan berkumpul dalam crossover berjudul Isekai Quartet. Sebagaimana crossover pada umumnya, anime ini akan ditayangkan duabelas menit tiap episode untuk duabelas episode oleh studio PuYUKAI, yang juga memproduksi spin-off dari serial-serial tersebut.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=vo_ZX1e8Z5g

 

 

 

Artikel ditulis oleh Naufal H.

Konsekuensi Hukum Domestic na Kanojo

Mari kita kesampingkan dulu aspek drama yang brutal dari serial ini. Pernikahan ulang ayah Natsuo, yang menyebabkan perubahan hubungan anaknya dengan (para) wanita yang ia cintai, adalah urusan hukum juga.

Dalam drama percintaan berkedok anime shounen populer silam, Domestic na Kanojo, premisnya mengindikasikan banyak masalah: Natsuo, yang terpecah perhatiannya antara dua wanita, Rui dan Hina, tiba-tiba harus hidup seatap dan dengan status sebagai saudara dengan kedua wanita itu. Mereka pun memanggil satu sama lain dengan sebutan ‚Äėadik‚Äô dan ‚Äėkakak‚Äô meskipun preseden dengan jelas menunjukkan hubungan mereka jauh dari saudara.

Bagaimana premis Domestic na Kanojo jika ditinjau dari segi hukum pernikahan dan keluarga di Jepang?

Pertama-tama, meskipun Natsuo dan ‚Äėsaudara‚Äô barunya memanggil satu sama lain dan mencoba memperlakukan satu sama lain sebagai adik dan kakak, faktanya tidak demikian dan tidak perlu demikian. Menurut Pasal 725 Civil Code Jepang, mereka yang dihitung sebagai saudara adalah:

  • Saudara dengan hubungan darah sampai tingkatan keenam (tingk. 1 ayah/anak, tingk. 2 kakek/cucu, dst)
  • Pasangan
  • Saudara dengan hubungan ipar sampai tingkatan ketiga (tingk. 1 pasangan, tingk.2 anak angkat, dst.)

Natsuo dengan Hina dan Rui tak memiliki hubungan darah apapun dan tidak terikat hubungan pernikahan, maka secara legal mereka bukanlah saudara.

Lalu, perhatikan skenario ini: bagaimana, misalnya, jika Natsuo memutuskan untuk menikahi salah satu di antaranya? Bukankah incest terlarang di sebagian besar negara sebab banyak alasan, mulai dari subjek analisis Levi-Strauss bahwa incest adalah tabu yang sifatnya universal, sampai alasan biologis mengenai satuan genetika yang menurun kualitasnya?

Pertama-tama, Pasal 731 mencanangkan bahwa umur minimal untuk laki-laki adalah 18 dan untuk perempuan 16. Jadi semua pihak sudah lolos syarat ini.

Selanjutnya pada pasal 734 yang mengatur pelarangan pernikahan antarsaudara, melarang mereka yang memiliki hubungan darah yang dekat (sampai degree of kinship ketiga) untuk menikah. Tetapi, sekali lagi, Natsuo dengan Hina dan Rui tidak memiliki hubungan darah, maka pasal ini tidak berlaku bagi mereka.

Sedangkan Pasal 735 melarang mereka yang memiliki hubungan ipar dekat untuk memasuki pernikahan‚ÄĒmeskipun pernikahan yang menyebabkan hubungan ipar itu sendiri telah selesai (diceraikan). Meskipun secara sekilas hal ini akan menghambat legalnya pernikahan mereka, namun perlu diingat bahwa yang memasuki hubungan ipar adalah orangtua mereka: ayah dari Natsuo dan ibu dari Hina/Rui. Oleh karena itu, pasal ini melarang ayah Natsuo, Akihito, untuk menikah dengan Hina/Rui (sebab hubungan mereka secara otomatis menjadi saudara berdasarkan pasal 735‚ÄĒbegitu juga ibu dari Hina/Rui, Tokiko, untuk menikah dengan Natsuo.

Tetapi, konsekuensi legal dari hal ini adalah Natsuo benar-benar harus memilih. Meskipun dengan banyaknya anime harem yang kita lihat, pasal 732 menyatakan bahwa di Jepang poligami dalam segala bentuk dilarang, jadi secara legal tidak ada harem ending. Lalu, jika Natsuo memutuskan untuk menikah dengan Rui, maka ia otomatis menjadi ipar dengan Hina. Hubungan ipar ini menghambat Natsuo untuk menikah dengan Hina bahkan ketika amit-amit ia dan Rui akan bercerai, sebab meskipun hubungan mereka tidak lagi ipar berdasarkan pasal 728, tetapi mereka tetap tidak boleh menikah sebab pasal 735 juga tetap melarang pernikahan antaripar meskipun pernikahan yang menyebabkannya telah berakhir.

Maka, ditinjau dari hukum Jepang mengenai keluarga dan pernikahan, secara legal tidak ada yang menghambat mereka untuk mensahkan hubungannya. Yang menjadi masalah justru bahwasannya penulis serial ini jelas mengikuti aturan menulis Kurt Vonnegut yang keenam: jadilah seorang sadis, siksalah karakter-karaktermu untuk menunjukkan sisi aslinya.

Persoalan Natsuo, Hina, dan Rui, meskipun tidak terhalang hukum Jepang, tapi jelas dalam perkembangan ceritanya menunjukkan persoalan kondisi psikologis mereka yang, saya kira, tidak baik-baik saja.

 

 

 

Artikel ditulis oleh Naufal Hanif, dengan bantuan mahasiswi hukum Lydia Riama.

Menyelesaikan Konflik: Kaguya dan Shirogane

Analisa, Kalkulasi, Prediksi! Mari kita kupas dinamika cerita anime Kaguya-sama: Love is War!

Premis dari anime Kaguya-sama: Love is War sebenarnya sederhana: mereka yang pertama kali menyatakan cinta adalah mereka yang kalah.

Maka dalam perkembangannya, tiap interaksi digambarkan sebagai konflik. Kaguya dan Shirogane sama-sama memegang premis tersebut dengan erat, bahkan di banyak kasus mereka saling memahami konsekuensi dari masing-masing tindakan‚ÄĒdan prediksi atas apa yang akan dilakukan pihak lain harus tepat. Dalam kasus-kasus yang ditampilkan dalam episode-episode awal, tampak bahwa kemenangan satu pihak didefinisikan dengan kekalahan pihak lain. Kemenangan total, oleh karena itu, ditentukan tidak dari diri sendiri tetapi apa yang dilakukan orang lain. Oleh karena itu cara-cara rasional yang dapat diambil adalah dengan mempengaruhi pihak lain.

Konsep Prisoner’s Dilemma dapat mengilustrasikannya, kita ambil contoh dari kasus di episode pertama, ketika Chika datang dengan dua tiket film ekstra:

Lalu, kita analisa seperti ini:

Posisi ideal tentu (A). Namun, dikarenakan adanya kemungkinan Kaguya atau Shirogane untuk mendapatkan pencapaian (kemenangan atau kepuasan) pribadi tertinggi (B/C), maka yang kemudian terjadi adalah keputusan yang tidak mencapai potensi tertingginya, berada dalam ekuilibrium Nash (D).

Ya kira-kira begini

Dinamika kedua kekuatan besar dalam anime ini, Kaguya dan Shirogane, adalah perwujudan dari self-fulfilling prophecy: perkiraan yang membuktikan dirinya sendiri. Gestur yang diberikan Kaguya akan diterjemahkan oleh Shirogane sebagai kemungkinan terburuk, dan ia pun akan melakukan gestur antisipasi yang sama. Maka tidak ada kemajuan‚ÄĒyang terjadi adalah stalemate.

Padahal, mendekati episode pungkasan, mereka mulai sadar bahwa kepentingan tertinggi adalah kebersamaan. Penting bagi keduanya untuk bersama; dalam hal ini, kemenangan satu pihak yang dicirikan kekalahan pihak lain yang menyatakan cintanya dahulu tak berarti pihak itu juga memiliki perasaan ambivalen. Keduanya sama-sama menganggap kebersamaan sebagai suatu hal yang ideal, namun permasalahannya sama: setiap gerakan Kaguya bisa jadi dieksploitasi Shirogane, dan sebaliknya; setiap langkah yang keliru akan memberi kesan ketergantungan dan kelemahan bagi pihak yang salah melangkah.

Jelas bahwa ada tujuan yang lebih tinggi dari keduanya daripada narasi yang ditunjukkan dalam anime ini, yang dibangun oleh masing-masing pihak. Lalu mengapa Kaguya dan Shirogane tetap bertahan pada posisinya masing-masing? Saya akan mengajukan satu hal: bahwa kedua partisipan terlalu bertahan dengan premis ‚Äėmereka yang menyatakan cintanya pertama, kalah‚Äô sampai pencapaian yang lebih tinggi diabaikan.

Dalam perspektif ini, setiap asumsi mendasar yang dipegang kedua pihak harus ditengok ulang. ‚ÄėMenyatakan cinta pertama kali sebagai kekalahan‚Äô tidaklah turun dari langit: ia ada sebab kedua pihak menyepakati hal tersebut. Kalau misalnya, dan baiknya, mereka berpikir lebih sehat dan mengarah menuju kebaikan bersama, harusnya asumsi-asumsi ini direkonstruksi.

Maka, kedua pihak kali ini harus melihat ulang apa yang hilang ketika mereka mengambil tindakan. Ketika Shirogane merasa bahwa ‚Äėmeminta ID LINE berarti menyatakan ‚Äėaku ingin berbicara denganmu‚Äô‚Äô yang hilang adalah fakta bahwa hampir pasti skenario terburuk itu tidak akan terjadi‚ÄĒdan seiring jalannya anime, ‚Äėkemungkinan terburuk‚Äô (possibility) semakin menjauhi ‚Äėapa yang mungkin terjadi‚Äô (probability)

Expert at scheming, Noob at love.

Perkembangan di setiap episodenya menunjukkan bahwa sebenarnya keduanya sudah memulai prasangka-prasangka buruk tersebut. Bagaimanapun juga, kalau tetap ngotot memperkirakan segala skenario, capek juga bagi mereka sendiri. Di paruh kedua season ini, muncul perubahan pada satu isu yang diangkat saat episode pertama‚ÄĒ‚ÄėI wouldn‚Äôt mind if she/he confessed to me‚Äô‚ÄĒberubah menjadi ‚ÄėWhy isn‚Äôt she/he confessing to me?‚Äô

Tetapi sampai episode pungkasan, bahkan setelah skenario heroik yang sempat terjadi diantara mereka berdua, kalkulasi tindakan berdasarkan kemungkinan terburuk itu masih tetap saja ada. Banyak kesempatan dimana mereka dapat memikirkan ulang ‚Äėpermainan‚Äô ini, atau muncul dengan rencana yang lebih canggih, tapi lebih diplomatis dan moderat.

Maka status quo pun kembali. Yah, bagaimanapun juga, kalau mereka berhasil menyelesaikan masalah mereka, ceritanya juga akan berakhir.

Sampai resolusi terjadi, mari berharap Yu Ishigami masih bertahan hidup. Perannya didefinisikan sebagai pihak yang tertarik pusaran konflik yang tidak ia inginkan, sedang dalam konflik sosial biasanya yang benar-benar apes adalah pihak lain yang terseret-seret. Ia yang disitu hanya untuk menghitung keuangan organisasi terjebak di antara permainan dua makhluk pintar yang berusaha untuk menumbangkan satu sama lain‚ÄĒkalau tidak hati-hati, nanti dia sendiri yang tumbang.

I feel you

Artikel ditulis oleh Naufal H.

 

Survei Menunjukkan Perempuan Jepang juga Bahagia Jika Mendapatkan Coklat di Hari Valentine.

Tidak hanya laki-laki, ternyata banyak perempuan Jepang yang senang jika diberi coklat ketika Valentine.

Hari Valentine sudah dekat, banyak perbincangan di Jepang tentang Giri Choco, atau ‚ÄúCoklat Obligasi‚ÄĚ yang akan diberikan perempuan Jepang ke temannya dengan alasan pertemanan dan Honmei Choco, coklat yang akan diberikan ke laki-laki yang mereka cintai. Namun, sebuah survei terbaru dari perusahaan kudapan manis Lotte menunjukkan ada tipe coklat lain yang ternyata juga menimbulkan perbincangan di antara para perempuan: Gyaku Choco.

Gyaku adalah kata bahasa Jepang yang berarti ‚Äúkebalikan‚ÄĚ. Gyaku choco¬†merujuk pada kebalikan dari tradisi perempuan yang memberikan coklat ke laki-laki saat Valentine di Jepang. Singkatnya, gyaku choco adalah coklat yang diterima oleh seorang perempuan dari laki-laki di hari Valentine. Walaupun keberadaannya seolah menentang tradisi lama Valentine, gyaku choco justru mulai lumrah terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini.

Survei yang mengambil sampel dari 2400 laki-laki dan perempuan berusia 10 sampai 69 tahun ini berisikan pertanyaan-pertanyaan kepada perempuan yang menerima gyaku choco tentang bagaimana perasaan dan respon terhadap coklat yang mereka terima. Ternyata, 96.1% dari sampel menyatakan sangat bahagia ketika mereka atau pasangan mereka (bagi sampel laki-laki) menerima coklat saat Valentine. Ketika mereka (para sampel perempuan) diajukan pertanyaan lain mengenai dari siapa mereka ingin menerima gyaku choco, 45.4 persen menginginkan coklat dari suami atau pacar mereka, dan 21.3 persen mengharapkan dari teman laki-laki dan 9.2 persen menginginkan putra mereka memberikan mereka kudapan manis tersebut pada tanggal 14 Februari.

Namun, ada satu pertanyaan yang tidak ditanyakan dalam survei ini. Apakah gyaku choco berpengaruh dengan White Day? Tanggal 14 Maret di Jepang adalah hari dimana para laki-laki untuk membalas kembali hadiah coklat yang mereka terima saat Valentine. Apakah memberikan coklat ke perempuan saat hari Valentine dihitung sebagai hadiah mereka untuk White Day? Apakah laki-laki tetap akan dituntut untuk memberikan lagi hadiah sebulan kemudian? Bagaimanakah jika laki-laki memberikan seorang perempuan coklat saat Valentine, apakah perempuan tersebut harus membalas dengan memberikan gyaku choco pada White Day? Atau mereka semua mendapat dua hadiah coklat?

Dengan budaya dan etika Jepang yang mempunyai peraturan tidak tertulis tentang memberikan hadiah dan menunjukkan penghormatan kepada seseorang, pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin membuat gyaku choco tidak menjadi bagian penting dari Hari Valentine dalam waktu dekat. Namun, pendapat masyarakat Jepang tentang coklat Valentine, Giri, dan lain lain, terus berkembang, bukan tidak mungkin jika di masa depan akan semakin banyak perempuan menerima gyaku choco. 

Penulis: Aditya Putera T.

Sumber:

Anime Spinoff Crayon Shin-chan ‚ÄúSuper Shiro‚ÄĚ Telah Diumumkan!

Kali ini saatnya Shiro-chan atau Si Putih beraksi!

Sutradara Yuasa Masaaki dan Studio Science SARU pada hari Minggu, 27 Januari 2019, mengkonfirmasikan bahwa mereka akan memproduksi spinoff Anime dari Serial Crayon Shin-chan berjudul Super Shiro . Anime ini akan Menceritakan tentang Anjing yang dimiliki Shin-chan bernama Shiro yang seperti anjing-anjing biasanya, namun diam-diam Shiro sebenarnya adalah pahlawan super yang melindungi dunia!

Anime Crayon Shin-chan berasal dari Manga dengan nama yang sama karya Usui Yoshito sejak 1992 dan ditayangkan oleh TV Asahi. Acara ini tercatat sebagai salah satu dari anime yang sangat banyak ditonton di Jepang. Serial ini juga mempunyai 26 Film yang sudah ditayangkan. Film ke 27 dari serial ini berjudul Eiga Crayon Shin-chan Shinkon Ryokou Hurricane ~Ushinawareta Hiroshi~ (Crayon Shin-chan the Movie: Honeymoon Hurricane, Lost Hiroshi) akan tayang pada 19 April 2019 di Jepang.

Manga Crayon Shin-chan sendiri hadir di Indonesia sejak tahun 2000, lalu Elex Media Komputindo menerbitkan kembali seri ini di tahun 2012. Anime Crayon Shin-chan sendiri hadir dengan pengisi suara berbahasa Indonesia dan tayang di RCTI.

Penulis: Aditya Putera T.

Sumber : ANN

Hassan-i Sabbah, Pemimpin Assassin dan Ulama yang Tegas

Siapakah sosok sejarah yang ada di balik pembuatan karakter "King Hassan" di semesta Fate?

Sumber: fate-go.us

Fate/Grand Order versi NA (Amerika Utara) mengumumkan kemunculan sekaligus rate-up gacha dari “First Hassan“, kelas assassin dengan pangkat SSR yang merupakan karakter terkuat dalam kelasnya. Pemain dapat mendapatkannya dalam waktu yang terbatas, mulai 1 Januari, 10.00 WIB, sampai dengan 24 Januari 2019, 09.59 WIB. Siapa sebenarnya “First Hassan”¬†dan apa yang menyebabkan ia menjadi karakter yang sangat diinginkan?

Karakter “First Hassan”¬†dibuat berdasarkan tokoh Hassan-i Sabbah, seorang panglima, ulama, dan pemimpin tarekat dari Persia pada abad ke-11 masehi. Ia awalnya merupakan sosok yang dipercaya utnuk melaksanakan misi kenegaraan bagi Turki Seljuk, tetapi tak lama kemudian menentang langsung rezim tersebut karena adanya rasa keterasingan yang dirasakan warga Persia dari kepemimpinan Turki Seljuk.

Selain itu, salah satu petinggi rezim, Nizam al-Mulk, menjalankan sentimen anti-Ismailiyyah dan menentang doktrin taklim yang merupakan ajarah sentral dari Nizar Ismailiyyah, di mana Hassan lah yang kemudian menjadi pemimpinnya. Dalam memimpin ajarannya, Nizar Ismailiyyah, Hassan mendapatkan banyak pengikut dan kemudian mencanangkan tujuannya untuk mendapatkan basis yang kuat di Benteng Alamut, jauh di ketinggian Pegunungan Elburz.

Capture of Alamut, Sumber: Wikicommon

Peristiwa itu, kemudian dikenal sebagai Penaklukan Alamut, merupakan salah satu catatan penting dalam sejarah. Hassan, yang saat itu sudah memiliki banyak pengikut di antara orang-orang Persia, mengajak seluruh masyarakat di sekeliling Alamut‚ÄĒmayoritas Syiah Ismailiyyah‚ÄĒuntuk memberontak melawan Turki. Ia kemudian dengan hati-hati melakukan ekspedisi infiltrasi ke dalam jantung pertahanan kota di Alamut. Rakyat Alamut sendiri banyak yang mendukung Hassan. Ketika Hassan akhirnya muncul di hadapan penguasa setempat untuk merebut tahta, sang penguasa menyuruh para penjaganya untuk menangkap dan mengusir Hassan, tetapi mereka justru berbalik arah dan menetapkan kesetiaannya pada Hassan. Seluruh proses, mulai dari perencanaan sampai jatuhnya benteng ke tangan Hassan, berjalan tanpa adanya banyak pertumpahan darah.

Dalam penaklukan tersebut, juga dalam ekspedisi-ekspedisi Hassan yang lain, ia dibantu oleh pasukannya yang dinamakan Hashashin atau Assassiyun (ō£ō≥ōßō≥ŔäŔąŔÜ, mereka yang setia pada keyakinannya), akar etimologi dari kata “assassin” seperti yang kita kenal sekarang.

Hasan-e Sabah. Sumber: Wikicommon
Deskripsi King Hassan. Sumber: fate-go.us

Pada semesta “Fate”, Hassan-i Sabbah sendiri tidaklah tunggal, tapi dideskripsikan sebagai sembilan belas pemimpin Hashashin. Mereka yang sudah muncul dalam semesta Fate diantaranya adalah “Hassan of the Cursed Arm” dari “Fate/Stay Night”, “Hassan of the Hundred Faces” di “Fate/Zero”, serta “Hassan of Serenity” dan “First Hassan” sendiri di “Fate/Grand Order”. First Hassan menjadi yang pertama dan terakhir dari para Hassan dalam semesta Fate, dan ialah manifestasi dari Hassan-i Sabbah, sang tokoh sejarah dibalik orde Hashashin. Oleh Ritsuka Fujimaru (Gudako/Gudao), ia dinamakan “King Hassan”.

King Hassan sendiri dikenal sebagai pemimpin yang sangat ketat terkait dengan prinsip-prinsip hidup dan hukum syariah baik di Persia maupun Chaldea. Di Persia, ia merupakan ulama dengan pengetahuan yang mumpuni, menjalankan syariah secara ketat dan keras dan menuntut komunitasnya untuk melakukan hal yang serupa di bawah pimpinannya tanpa memandang bulu. Kedua anaknya dieksekusi, masing-masing untuk tuduhan pembunuhan dan kecurigaan atas meminum alkohol. Menurut Rashid-ad Din, penerusnya, ia menghabiskan waktunya membaca buku, melaksanakan ajarannya, dan mengurus pemerintahannya.

Di Chaldea pun tak terlalu jauh‚ÄĒia akan mengeksekusi siapapun bawahannya, termasuk Hassan of the Cursed Arm, Thousand Faces, dan Serenity, untuk tidak menyimpang dari “ajaran Tuhan”. Sebab ajaran yang ia canangkan sangatlah ketat, para Hassan lain itu hampir pasti akan terancam dieksekusi olehnya. Namun, di luar ketegasannya, ia dideskripsikan sebagai tokoh dengan hati yang lapang, tidak banyak bicara, dan mampu berkorban‚ÄĒia meninggalkan gelarnya sebagai Grand Asssassin untuk turun bersama karakter-karakter Chaldea lain untuk melawan Tiamat.

 

Kekuatannya pun tidak main-main. Masing-masing Hassan memiliki kemampuan yang disebut dengan Zabaniya‚ÄĒsembilan belas pembantu malaikat Malik di Neraka. Sedangkan Noble Phantasm dari King Hassan adalah Izrail, sang malaikat pencabut nyawa.

Akhir kata, agak ironis bagi mereka yang menghabiskan banyak uang untuk mencari untung-untungan untuk memunculkan King Hassan, sedang gacha, praktik-yang-mendekati-perjudian (karena sebenarnya tidak bisa begitu saja disebut sebagai perjudian yang nyata ), tak akan terlihat baik di mata praktik syariah manapun, apalagi milik Hassan. Gacha adalah peradaban buruk, klaim Atilla, dan pedang sang raja selalu mengarah kepada mereka yang menyalahi ajaran agama‚ÄĒini berarti banyak atau malah semua dari kita.

Tapi toh, dengan statistik yang mumpuni dan karakter yang baik untuk berada dalam satuan tim, First Hassan pantas mendapatkan pangkat SSR dan gelar serta kemampuan Grand Assassin dengan segala kemampuannya‚ÄĒhero yang setara dengan jumlah saint quartz yang dikeluarkan untuk menebusnya.

Sumber: Fate-go.us

Sumber sejarah didapatkan dari berbagai sumber dan https://iis.ac.uk/encyclopaedia-articles/hasan-sabbah

Sumber pengkisahan semesta Fate dibantu oleh laman facebook Perjalanan Menembus Nasuverse di Dalam Vantank. https://www.facebook.com/GoldolfSeksi/

Ditulis oleh: Naufal Hanif

 

Anime Karakai Jouzu no Takagi-san Mendapatkan Season Keduanya!

Apakah kalian siap untuk digoda oleh Takagi-san sekali lagi?

Melalui konfirmasi pada situs resminya, Takagi-san akan kembali menggoda para penonton melalui penayangan season kedua anime yang diangkat dari manga karya Yamamoto Soichiro yaitu “Karakai Jouzu no Takagi-san”.

Studio Animasi Shin-Ei Animation dipercaya kembali untuk memproduksi season kedua anime ini dengan bantuan sutradara animasi Akagi Hiroaki untuk mengepalai proyek ini. Sang sutradara berterima kasih kepada para penggemar yang telah mendukung anime ini dan meminta dukungan mereka sekali lagi dalam season kedua karena adanya ‚Äúsedikit perubahan‚ÄĚ yang direncanakan. Beliau juga menggambar ilustrasi spesial untuk menyambut season kedua anime ini.

Pengisi suara dari kedua peran utama, Takahashi Rie dan Kaji Yuuki juga mengkonfirmasi akan kembali untuk mengisi karakter masing-masing di season keduanya.

Sebelumnya, website Gekkan Shonen Sunday memberikan kode pada Desember lalu, bahwa majalah tersebut akan memberikan pengumuman penting untuk serial “Karakai Jouzu no Takagi-san” pada tanggal 12 Januari 2019.

Season pertama anime ini mulai tayang pada 8 Januari 2018 dengan 12 episode dan mendapatkan OVA yang didapatkan melalu bundel pembelian volume ke-9 “manga Karakai Jouzu no Takagi-san” yang ceritanya berdasar pada chapter 57-59 dalam manga tersebut.

Anime ini bercerita tentang kisah Takagi-san, seorang siswi yang gemar menggoda Nishikata, teman sekelasnya hingga tersipu malu. Nishikata bertekad untuk membalas Takagi-san dan membuatnya merasa malu setelah menggodanya.

Sumber: Anime News Network, Twitter Resmi Anime Karakai Jouzu no Takagi-san.

Ditulis oleh: Aditya Putera T.