Anime Aksi Musim Semi 2019

Ingin beranjak dari yang santai-santai? Haus akan aksi? Musim semi 2019 kali ini juga menghadirkan banyak anime penuh aksi!

Di musim semi kali ini seperti biasa muncul anime-anime shounen yang penuh dengan aksi, sci-fi, dan misteri. Untuk spring 2019, terdapat beberapa anime lanjutan maupun baru, seperti Shingeki no Kyojin Season 3 Part 2, One Punch Man Season 2, dan Bungou Stray Dogs Season 3, serta serial baru Kimetsu no Yaiba.

Shingeki no Kyojin Season 3 Part 2

Action, Drama, Fantasy

Intrik sosial-politik dan drama dalam Shingeki no Kyojin belum selesai. Melanjutkan kisah selanjutnya, Eren, Misaka, dan Armin bersama dengan Survey Corps berusaha merebut kembali Shiganshina yang hancur oleh serangan Titan sebelumnya. Dijadwalkan untuk memiliki sepuluh episode dan diproduksi oleh Wit Studio (Koutetsujou no Kabaneri, Mahoutsukai no Yome). Episode pertama akan muncul pada 29 April 2019 dan akan ditayangkan di Netflix serta layanan streaming lainnya.

Seperti sebelumnya, Mikasa akan diperankan oleh Yui Ishikawa; Eren oleh Yuuki Kaji; Armin oleh Marina Inoue; dan Levi oleh Hiroshi Kamiya.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=fJm2nD3cv_4

One Punch Man Season 2

Action, Sci-fi, Comedy

Saitama dan kawan-kawan kembali pada musim ini mengikuti sukses pertama season pertamanya empat tahun lalu. Setelah season tersebut mendapatkan tanggapan positif secara luas, OPM dengan cepat mendapatkan konfirmasi untuk season keduanya, tetapi produksi tertahan selama dua tahun sebab alasan yang tidak diketahui. Studio produksi untuk season dua ini berganti dari Madhouse, yang menggarap season pertamanya, menjadi JC Staff.

Melanjutkan alur cerita yang belum rampung sebelumnya, season kali ini akan meliputi Human Monster Saga dari manga-nya, meliputi Garou’s Introduction, Blizzard Group Arc, Hero Hunt Arc, Monster Raid Arc, Super Fight Arc, dan Monster Association Arc, meskipun kemungkinan besar tidak akan dimasukkan semua untuk kemungkinan season selanjutnya di masa depan.

Protagonis utama, Saitama, akan dimainkan oleh Makoto Furukawa dengan sidekick-nya Genos oleh Kaito Ishikawa, dengan antagonis baru yang muncul di penghujung season sebelumnya, Garou, oleh Hikaru Midorikawa.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=NezvLw2gRAY

Bungou Stray Dogs Season 3

Action, Mystery, Supernatural

Kisah detektif milik Kafka Asagiri dan Sango Harukawa yang berisi karakter-karakter yang terinspirasi langsung dari tokoh-tokoh literatur telah dikonfirmasi memiliki season ketiganya pada musim semi kali ini. Serial populer yang telah memiliki dua season dan satu film sebelumnya ini akan diproduksi oleh studio BONES.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=Bro64355Kws

Kimetsu no Yaiba

Action, Adventure, Supernatural

Memiliki latar belakang Jepang era Taisho, Kimetsu no Yaiba bercerita tentang seorang anak muda, Tanjirou, yang hidup dengan keluarganya sebagai penjual batu bara. Suatu hari keluarga dari Tanjirou dibantai oleh para iblis, dan hanya ia dan adiknya yang selamat, Nezuko, itupun sudah berubah menjadi iblis itu sendiri. Keduanya lantas memulai petualangannya—satu, untuk mengembalikan adik perempuannya, dua, untuk balas dendam.

Lima episode pertama telah ditampilkan sebagai Kimetsu no Yaiba: Kyoudai no Kizuna mulai dari 29 Maret kemarin. Serial ini diproduksi oleh ufotable (Fate series), dengan Tanjirou dimainkan oleh Natsuki Hanae dan Nezuko oleh Akari Kito.

PV: https://www.dailymotion.com/video/x74q5bw

 

Artikel ditulis oleh Naufal H.

Anime Santai Musim Semi 2019

Bosan dengan anime-anime yang penuh aksi? Tenang, anime-anime santai musim semi 2019 kali ini cukup banyak yang dapat dijadikan teman minum teh atau mengisi waktu di sore hari.

Dalam genre kehidupan sehari-hari, musim semi 2019 menampilkan Fruit Basket, anime bertema musik Carole and Tuesday, kehidupan sehari-hari dalam Sewayaki Kitsune no Senko-san dan Boku-tachi wa Benkyou ga Dekinai, juga Isekai Quartet.

Fruit Basket 2019

Slice of Life, Comedy

Fruit Basket kembali lagi dengan visual dan aktor suara yang baru, tahun ini diproduksi oleh TMS Entertainment (Detective Conan, Lupin III)

Dikutip dari Crunchyroll, anime ini mengisahkan Tohru Honda, yang setelah musibah keluarga harus berhadapan dengan Klan Soma dan tiba-tiba harus tinggal bersama dengan Yuki, Kyo, dan Shigure Soma—sebelum ia mempelajari rahasia dari keluarga Soma itu sendiri: ketika dipeluk oleh lawan jenis, mereka berubah menjadi hewan-hewan dalam zodiak.

Anime ini telah menyiarkan episode pertamanya pada 5 april silam di TV Tokyo, serta lisensi streaming oleh Funimation. Yoshihide Ibata (FLCL Progressive) akan menjadi direktur; Taku Kishimotor (Silver Spoon, Haikyu!!) bertugas pada komposisi serial, dan desain karakter oleh Masaru Shindo (Macross Delta, Oregairu)

PV: https://www.youtube.com/watch?v=4jgVaA4bxDI

Carole and Tuesday

Music, Sci-fi

Kreator Cowboy Bebop, Shinichiro Watanabe, muncul dengan Carole and Tuesday yang menceritakan dua musisi yang berasal dari latar belakang yang berbeda.

Berdasarkan situs resminya, anime ini berlatar belakang di masa depan setelah umat manusia pindah menuju Mars, pada zaman ketika kebudayaan diproduksi oleh AI dan masyarakat menjadi konsumer yang pasif. Carole dan Tuesday, masing-masing dari latar belakang sosial yang kontras, bertemu bersama disatukan oleh latar belakang hobi yang sama, yaitu musik.

Anime yang bertema musik ini berisi banyak kreator dan talenta seperti Flying Lotus, Thundercat, G.Rina, Maika Loubte, dan Taku Takahashi.

Diproduksi oleh BONES (Noragami, BNHA), Tuesday akan diperankan oleh Kana Ichinose dan Carole oleh Miyuri Shimabukuro.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=CBak9m0bcB0

Sewayaki Kitsune no Senko-san

Slice of Life, Comedy

Premis Senko-san sederhana: Nakano, pekerja perusahaan dari perusahaan eksploitatif, tiab-tiba bertemu dengan roh serigala bernama Senko, seorang 800 tahun dalam tubuh gadis. Mereka hidup bersama dengan Senko menjadi pengurus Nakano yang seringkali kelelahan.

Anime ini akan diproduksi oleh Doga Kobo (Himouto Umaru-chan, Gabriel Dropout, Wataten); Senko akan diperankan oleh Azumi Waki; Nakano oleh Junischi Suwabe; dan Shiro oleh Maaya Uchida.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=DUF5Ov7hmkM

Boku-tachi wa Benkyou ga Dekinai

Slice of Life, Comedy

Boku-tachi wa Benkyou ga Dekinai, singkatnya BokuBen, mengisahkan Nariyuki yang meskipun memiliki sejarah nilai yang buruk, tetapi berjuang untuk mendapatkan beasiswa yang meliputi seluruh biaya perkuliahan. Bersaing dengan rekan-rekannya di bidang Matematika dengan Rizu dan Fumino, ia yang akhirnya mendapatkan beasiswa itu harus mengajari kedua pesaingnya yang, meskipun bagus di bidang matematika, sangatlah standar di bidang lagi, dan justru buruk di bidang yang ingin mereka lanjutkan.

Dijalankan oleh studio Silver dan Arvo Animation, Nariyuki akan diperankan Ryota Osaka, Rizu oleh Miyu Tomita, dan Fumino oleh Haruka Shiraishi.

PV: https://www.dailymotion.com/video/x74ogsc

Isekai Quartet

Short, Crossover, Comedy

Para karakter-karakter dari anime Isekai yang paling tersohor seperti Overlord, Youjo Senki, KonoSuba, dan Re:Zero akan berkumpul dalam crossover berjudul Isekai Quartet. Sebagaimana crossover pada umumnya, anime ini akan ditayangkan duabelas menit tiap episode untuk duabelas episode oleh studio PuYUKAI, yang juga memproduksi spin-off dari serial-serial tersebut.

PV: https://www.youtube.com/watch?v=vo_ZX1e8Z5g

 

 

 

Artikel ditulis oleh Naufal H.

Konsekuensi Hukum Domestic na Kanojo

Mari kita kesampingkan dulu aspek drama yang brutal dari serial ini. Pernikahan ulang ayah Natsuo, yang menyebabkan perubahan hubungan anaknya dengan (para) wanita yang ia cintai, adalah urusan hukum juga.

Dalam drama percintaan berkedok anime shounen populer silam, Domestic na Kanojo, premisnya mengindikasikan banyak masalah: Natsuo, yang terpecah perhatiannya antara dua wanita, Rui dan Hina, tiba-tiba harus hidup seatap dan dengan status sebagai saudara dengan kedua wanita itu. Mereka pun memanggil satu sama lain dengan sebutan ‘adik’ dan ‘kakak’ meskipun preseden dengan jelas menunjukkan hubungan mereka jauh dari saudara.

Bagaimana premis Domestic na Kanojo jika ditinjau dari segi hukum pernikahan dan keluarga di Jepang?

Pertama-tama, meskipun Natsuo dan ‘saudara’ barunya memanggil satu sama lain dan mencoba memperlakukan satu sama lain sebagai adik dan kakak, faktanya tidak demikian dan tidak perlu demikian. Menurut Pasal 725 Civil Code Jepang, mereka yang dihitung sebagai saudara adalah:

  • Saudara dengan hubungan darah sampai tingkatan keenam (tingk. 1 ayah/anak, tingk. 2 kakek/cucu, dst)
  • Pasangan
  • Saudara dengan hubungan ipar sampai tingkatan ketiga (tingk. 1 pasangan, tingk.2 anak angkat, dst.)

Natsuo dengan Hina dan Rui tak memiliki hubungan darah apapun dan tidak terikat hubungan pernikahan, maka secara legal mereka bukanlah saudara.

Lalu, perhatikan skenario ini: bagaimana, misalnya, jika Natsuo memutuskan untuk menikahi salah satu di antaranya? Bukankah incest terlarang di sebagian besar negara sebab banyak alasan, mulai dari subjek analisis Levi-Strauss bahwa incest adalah tabu yang sifatnya universal, sampai alasan biologis mengenai satuan genetika yang menurun kualitasnya?

Pertama-tama, Pasal 731 mencanangkan bahwa umur minimal untuk laki-laki adalah 18 dan untuk perempuan 16. Jadi semua pihak sudah lolos syarat ini.

Selanjutnya pada pasal 734 yang mengatur pelarangan pernikahan antarsaudara, melarang mereka yang memiliki hubungan darah yang dekat (sampai degree of kinship ketiga) untuk menikah. Tetapi, sekali lagi, Natsuo dengan Hina dan Rui tidak memiliki hubungan darah, maka pasal ini tidak berlaku bagi mereka.

Sedangkan Pasal 735 melarang mereka yang memiliki hubungan ipar dekat untuk memasuki pernikahan—meskipun pernikahan yang menyebabkan hubungan ipar itu sendiri telah selesai (diceraikan). Meskipun secara sekilas hal ini akan menghambat legalnya pernikahan mereka, namun perlu diingat bahwa yang memasuki hubungan ipar adalah orangtua mereka: ayah dari Natsuo dan ibu dari Hina/Rui. Oleh karena itu, pasal ini melarang ayah Natsuo, Akihito, untuk menikah dengan Hina/Rui (sebab hubungan mereka secara otomatis menjadi saudara berdasarkan pasal 735—begitu juga ibu dari Hina/Rui, Tokiko, untuk menikah dengan Natsuo.

Tetapi, konsekuensi legal dari hal ini adalah Natsuo benar-benar harus memilih. Meskipun dengan banyaknya anime harem yang kita lihat, pasal 732 menyatakan bahwa di Jepang poligami dalam segala bentuk dilarang, jadi secara legal tidak ada harem ending. Lalu, jika Natsuo memutuskan untuk menikah dengan Rui, maka ia otomatis menjadi ipar dengan Hina. Hubungan ipar ini menghambat Natsuo untuk menikah dengan Hina bahkan ketika amit-amit ia dan Rui akan bercerai, sebab meskipun hubungan mereka tidak lagi ipar berdasarkan pasal 728, tetapi mereka tetap tidak boleh menikah sebab pasal 735 juga tetap melarang pernikahan antaripar meskipun pernikahan yang menyebabkannya telah berakhir.

Maka, ditinjau dari hukum Jepang mengenai keluarga dan pernikahan, secara legal tidak ada yang menghambat mereka untuk mensahkan hubungannya. Yang menjadi masalah justru bahwasannya penulis serial ini jelas mengikuti aturan menulis Kurt Vonnegut yang keenam: jadilah seorang sadis, siksalah karakter-karaktermu untuk menunjukkan sisi aslinya.

Persoalan Natsuo, Hina, dan Rui, meskipun tidak terhalang hukum Jepang, tapi jelas dalam perkembangan ceritanya menunjukkan persoalan kondisi psikologis mereka yang, saya kira, tidak baik-baik saja.

 

 

 

Artikel ditulis oleh Naufal Hanif, dengan bantuan mahasiswi hukum Lydia Riama.

Menyelesaikan Konflik: Kaguya dan Shirogane

Analisa, Kalkulasi, Prediksi! Mari kita kupas dinamika cerita anime Kaguya-sama: Love is War!

Premis dari anime Kaguya-sama: Love is War sebenarnya sederhana: mereka yang pertama kali menyatakan cinta adalah mereka yang kalah.

Maka dalam perkembangannya, tiap interaksi digambarkan sebagai konflik. Kaguya dan Shirogane sama-sama memegang premis tersebut dengan erat, bahkan di banyak kasus mereka saling memahami konsekuensi dari masing-masing tindakan—dan prediksi atas apa yang akan dilakukan pihak lain harus tepat. Dalam kasus-kasus yang ditampilkan dalam episode-episode awal, tampak bahwa kemenangan satu pihak didefinisikan dengan kekalahan pihak lain. Kemenangan total, oleh karena itu, ditentukan tidak dari diri sendiri tetapi apa yang dilakukan orang lain. Oleh karena itu cara-cara rasional yang dapat diambil adalah dengan mempengaruhi pihak lain.

Konsep Prisoner’s Dilemma dapat mengilustrasikannya, kita ambil contoh dari kasus di episode pertama, ketika Chika datang dengan dua tiket film ekstra:

Lalu, kita analisa seperti ini:

Posisi ideal tentu (A). Namun, dikarenakan adanya kemungkinan Kaguya atau Shirogane untuk mendapatkan pencapaian (kemenangan atau kepuasan) pribadi tertinggi (B/C), maka yang kemudian terjadi adalah keputusan yang tidak mencapai potensi tertingginya, berada dalam ekuilibrium Nash (D).

Ya kira-kira begini

Dinamika kedua kekuatan besar dalam anime ini, Kaguya dan Shirogane, adalah perwujudan dari self-fulfilling prophecy: perkiraan yang membuktikan dirinya sendiri. Gestur yang diberikan Kaguya akan diterjemahkan oleh Shirogane sebagai kemungkinan terburuk, dan ia pun akan melakukan gestur antisipasi yang sama. Maka tidak ada kemajuan—yang terjadi adalah stalemate.

Padahal, mendekati episode pungkasan, mereka mulai sadar bahwa kepentingan tertinggi adalah kebersamaan. Penting bagi keduanya untuk bersama; dalam hal ini, kemenangan satu pihak yang dicirikan kekalahan pihak lain yang menyatakan cintanya dahulu tak berarti pihak itu juga memiliki perasaan ambivalen. Keduanya sama-sama menganggap kebersamaan sebagai suatu hal yang ideal, namun permasalahannya sama: setiap gerakan Kaguya bisa jadi dieksploitasi Shirogane, dan sebaliknya; setiap langkah yang keliru akan memberi kesan ketergantungan dan kelemahan bagi pihak yang salah melangkah.

Jelas bahwa ada tujuan yang lebih tinggi dari keduanya daripada narasi yang ditunjukkan dalam anime ini, yang dibangun oleh masing-masing pihak. Lalu mengapa Kaguya dan Shirogane tetap bertahan pada posisinya masing-masing? Saya akan mengajukan satu hal: bahwa kedua partisipan terlalu bertahan dengan premis ‘mereka yang menyatakan cintanya pertama, kalah’ sampai pencapaian yang lebih tinggi diabaikan.

Dalam perspektif ini, setiap asumsi mendasar yang dipegang kedua pihak harus ditengok ulang. ‘Menyatakan cinta pertama kali sebagai kekalahan’ tidaklah turun dari langit: ia ada sebab kedua pihak menyepakati hal tersebut. Kalau misalnya, dan baiknya, mereka berpikir lebih sehat dan mengarah menuju kebaikan bersama, harusnya asumsi-asumsi ini direkonstruksi.

Maka, kedua pihak kali ini harus melihat ulang apa yang hilang ketika mereka mengambil tindakan. Ketika Shirogane merasa bahwa ‘meminta ID LINE berarti menyatakan ‘aku ingin berbicara denganmu’’ yang hilang adalah fakta bahwa hampir pasti skenario terburuk itu tidak akan terjadi—dan seiring jalannya anime, ‘kemungkinan terburuk’ (possibility) semakin menjauhi ‘apa yang mungkin terjadi’ (probability)

Expert at scheming, Noob at love.

Perkembangan di setiap episodenya menunjukkan bahwa sebenarnya keduanya sudah memulai prasangka-prasangka buruk tersebut. Bagaimanapun juga, kalau tetap ngotot memperkirakan segala skenario, capek juga bagi mereka sendiri. Di paruh kedua season ini, muncul perubahan pada satu isu yang diangkat saat episode pertama—‘I wouldn’t mind if she/he confessed to me’—berubah menjadi ‘Why isn’t she/he confessing to me?’

Tetapi sampai episode pungkasan, bahkan setelah skenario heroik yang sempat terjadi diantara mereka berdua, kalkulasi tindakan berdasarkan kemungkinan terburuk itu masih tetap saja ada. Banyak kesempatan dimana mereka dapat memikirkan ulang ‘permainan’ ini, atau muncul dengan rencana yang lebih canggih, tapi lebih diplomatis dan moderat.

Maka status quo pun kembali. Yah, bagaimanapun juga, kalau mereka berhasil menyelesaikan masalah mereka, ceritanya juga akan berakhir.

Sampai resolusi terjadi, mari berharap Yu Ishigami masih bertahan hidup. Perannya didefinisikan sebagai pihak yang tertarik pusaran konflik yang tidak ia inginkan, sedang dalam konflik sosial biasanya yang benar-benar apes adalah pihak lain yang terseret-seret. Ia yang disitu hanya untuk menghitung keuangan organisasi terjebak di antara permainan dua makhluk pintar yang berusaha untuk menumbangkan satu sama lain—kalau tidak hati-hati, nanti dia sendiri yang tumbang.

I feel you

Artikel ditulis oleh Naufal H.

 

Survei Menunjukkan Perempuan Jepang juga Bahagia Jika Mendapatkan Coklat di Hari Valentine.

Tidak hanya laki-laki, ternyata banyak perempuan Jepang yang senang jika diberi coklat ketika Valentine.

Hari Valentine sudah dekat, banyak perbincangan di Jepang tentang Giri Choco, atau “Coklat Obligasi” yang akan diberikan perempuan Jepang ke temannya dengan alasan pertemanan dan Honmei Choco, coklat yang akan diberikan ke laki-laki yang mereka cintai. Namun, sebuah survei terbaru dari perusahaan kudapan manis Lotte menunjukkan ada tipe coklat lain yang ternyata juga menimbulkan perbincangan di antara para perempuan: Gyaku Choco.

Gyaku adalah kata bahasa Jepang yang berarti “kebalikan”. Gyaku choco merujuk pada kebalikan dari tradisi perempuan yang memberikan coklat ke laki-laki saat Valentine di Jepang. Singkatnya, gyaku choco adalah coklat yang diterima oleh seorang perempuan dari laki-laki di hari Valentine. Walaupun keberadaannya seolah menentang tradisi lama Valentine, gyaku choco justru mulai lumrah terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini.

Survei yang mengambil sampel dari 2400 laki-laki dan perempuan berusia 10 sampai 69 tahun ini berisikan pertanyaan-pertanyaan kepada perempuan yang menerima gyaku choco tentang bagaimana perasaan dan respon terhadap coklat yang mereka terima. Ternyata, 96.1% dari sampel menyatakan sangat bahagia ketika mereka atau pasangan mereka (bagi sampel laki-laki) menerima coklat saat Valentine. Ketika mereka (para sampel perempuan) diajukan pertanyaan lain mengenai dari siapa mereka ingin menerima gyaku choco, 45.4 persen menginginkan coklat dari suami atau pacar mereka, dan 21.3 persen mengharapkan dari teman laki-laki dan 9.2 persen menginginkan putra mereka memberikan mereka kudapan manis tersebut pada tanggal 14 Februari.

Namun, ada satu pertanyaan yang tidak ditanyakan dalam survei ini. Apakah gyaku choco berpengaruh dengan White Day? Tanggal 14 Maret di Jepang adalah hari dimana para laki-laki untuk membalas kembali hadiah coklat yang mereka terima saat Valentine. Apakah memberikan coklat ke perempuan saat hari Valentine dihitung sebagai hadiah mereka untuk White Day? Apakah laki-laki tetap akan dituntut untuk memberikan lagi hadiah sebulan kemudian? Bagaimanakah jika laki-laki memberikan seorang perempuan coklat saat Valentine, apakah perempuan tersebut harus membalas dengan memberikan gyaku choco pada White Day? Atau mereka semua mendapat dua hadiah coklat?

Dengan budaya dan etika Jepang yang mempunyai peraturan tidak tertulis tentang memberikan hadiah dan menunjukkan penghormatan kepada seseorang, pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin membuat gyaku choco tidak menjadi bagian penting dari Hari Valentine dalam waktu dekat. Namun, pendapat masyarakat Jepang tentang coklat Valentine, Giri, dan lain lain, terus berkembang, bukan tidak mungkin jika di masa depan akan semakin banyak perempuan menerima gyaku choco. 

Penulis: Aditya Putera T.

Sumber:

Anime Spinoff Crayon Shin-chan “Super Shiro” Telah Diumumkan!

Kali ini saatnya Shiro-chan atau Si Putih beraksi!

Sutradara Yuasa Masaaki dan Studio Science SARU pada hari Minggu, 27 Januari 2019, mengkonfirmasikan bahwa mereka akan memproduksi spinoff Anime dari Serial Crayon Shin-chan berjudul Super Shiro . Anime ini akan Menceritakan tentang Anjing yang dimiliki Shin-chan bernama Shiro yang seperti anjing-anjing biasanya, namun diam-diam Shiro sebenarnya adalah pahlawan super yang melindungi dunia!

Anime Crayon Shin-chan berasal dari Manga dengan nama yang sama karya Usui Yoshito sejak 1992 dan ditayangkan oleh TV Asahi. Acara ini tercatat sebagai salah satu dari anime yang sangat banyak ditonton di Jepang. Serial ini juga mempunyai 26 Film yang sudah ditayangkan. Film ke 27 dari serial ini berjudul Eiga Crayon Shin-chan Shinkon Ryokou Hurricane ~Ushinawareta Hiroshi~ (Crayon Shin-chan the Movie: Honeymoon Hurricane, Lost Hiroshi) akan tayang pada 19 April 2019 di Jepang.

Manga Crayon Shin-chan sendiri hadir di Indonesia sejak tahun 2000, lalu Elex Media Komputindo menerbitkan kembali seri ini di tahun 2012. Anime Crayon Shin-chan sendiri hadir dengan pengisi suara berbahasa Indonesia dan tayang di RCTI.

Penulis: Aditya Putera T.

Sumber : ANN

Hassan-i Sabbah, Pemimpin Assassin dan Ulama yang Tegas

Siapakah sosok sejarah yang ada di balik pembuatan karakter "King Hassan" di semesta Fate?

Sumber: fate-go.us

Fate/Grand Order versi NA (Amerika Utara) mengumumkan kemunculan sekaligus rate-up gacha dari “First Hassan“, kelas assassin dengan pangkat SSR yang merupakan karakter terkuat dalam kelasnya. Pemain dapat mendapatkannya dalam waktu yang terbatas, mulai 1 Januari, 10.00 WIB, sampai dengan 24 Januari 2019, 09.59 WIB. Siapa sebenarnya “First Hassan” dan apa yang menyebabkan ia menjadi karakter yang sangat diinginkan?

Karakter “First Hassan” dibuat berdasarkan tokoh Hassan-i Sabbah, seorang panglima, ulama, dan pemimpin tarekat dari Persia pada abad ke-11 masehi. Ia awalnya merupakan sosok yang dipercaya utnuk melaksanakan misi kenegaraan bagi Turki Seljuk, tetapi tak lama kemudian menentang langsung rezim tersebut karena adanya rasa keterasingan yang dirasakan warga Persia dari kepemimpinan Turki Seljuk.

Selain itu, salah satu petinggi rezim, Nizam al-Mulk, menjalankan sentimen anti-Ismailiyyah dan menentang doktrin taklim yang merupakan ajarah sentral dari Nizar Ismailiyyah, di mana Hassan lah yang kemudian menjadi pemimpinnya. Dalam memimpin ajarannya, Nizar Ismailiyyah, Hassan mendapatkan banyak pengikut dan kemudian mencanangkan tujuannya untuk mendapatkan basis yang kuat di Benteng Alamut, jauh di ketinggian Pegunungan Elburz.

Capture of Alamut, Sumber: Wikicommon

Peristiwa itu, kemudian dikenal sebagai Penaklukan Alamut, merupakan salah satu catatan penting dalam sejarah. Hassan, yang saat itu sudah memiliki banyak pengikut di antara orang-orang Persia, mengajak seluruh masyarakat di sekeliling Alamut—mayoritas Syiah Ismailiyyah—untuk memberontak melawan Turki. Ia kemudian dengan hati-hati melakukan ekspedisi infiltrasi ke dalam jantung pertahanan kota di Alamut. Rakyat Alamut sendiri banyak yang mendukung Hassan. Ketika Hassan akhirnya muncul di hadapan penguasa setempat untuk merebut tahta, sang penguasa menyuruh para penjaganya untuk menangkap dan mengusir Hassan, tetapi mereka justru berbalik arah dan menetapkan kesetiaannya pada Hassan. Seluruh proses, mulai dari perencanaan sampai jatuhnya benteng ke tangan Hassan, berjalan tanpa adanya banyak pertumpahan darah.

Dalam penaklukan tersebut, juga dalam ekspedisi-ekspedisi Hassan yang lain, ia dibantu oleh pasukannya yang dinamakan Hashashin atau Assassiyun (أساسيون, mereka yang setia pada keyakinannya), akar etimologi dari kata “assassin” seperti yang kita kenal sekarang.

Hasan-e Sabah. Sumber: Wikicommon
Deskripsi King Hassan. Sumber: fate-go.us

Pada semesta “Fate”, Hassan-i Sabbah sendiri tidaklah tunggal, tapi dideskripsikan sebagai sembilan belas pemimpin Hashashin. Mereka yang sudah muncul dalam semesta Fate diantaranya adalah “Hassan of the Cursed Arm” dari “Fate/Stay Night”, “Hassan of the Hundred Faces” di “Fate/Zero”, serta “Hassan of Serenity” dan “First Hassan” sendiri di “Fate/Grand Order”. First Hassan menjadi yang pertama dan terakhir dari para Hassan dalam semesta Fate, dan ialah manifestasi dari Hassan-i Sabbah, sang tokoh sejarah dibalik orde Hashashin. Oleh Ritsuka Fujimaru (Gudako/Gudao), ia dinamakan “King Hassan”.

King Hassan sendiri dikenal sebagai pemimpin yang sangat ketat terkait dengan prinsip-prinsip hidup dan hukum syariah baik di Persia maupun Chaldea. Di Persia, ia merupakan ulama dengan pengetahuan yang mumpuni, menjalankan syariah secara ketat dan keras dan menuntut komunitasnya untuk melakukan hal yang serupa di bawah pimpinannya tanpa memandang bulu. Kedua anaknya dieksekusi, masing-masing untuk tuduhan pembunuhan dan kecurigaan atas meminum alkohol. Menurut Rashid-ad Din, penerusnya, ia menghabiskan waktunya membaca buku, melaksanakan ajarannya, dan mengurus pemerintahannya.

Di Chaldea pun tak terlalu jauh—ia akan mengeksekusi siapapun bawahannya, termasuk Hassan of the Cursed Arm, Thousand Faces, dan Serenity, untuk tidak menyimpang dari “ajaran Tuhan”. Sebab ajaran yang ia canangkan sangatlah ketat, para Hassan lain itu hampir pasti akan terancam dieksekusi olehnya. Namun, di luar ketegasannya, ia dideskripsikan sebagai tokoh dengan hati yang lapang, tidak banyak bicara, dan mampu berkorban—ia meninggalkan gelarnya sebagai Grand Asssassin untuk turun bersama karakter-karakter Chaldea lain untuk melawan Tiamat.

 

Kekuatannya pun tidak main-main. Masing-masing Hassan memiliki kemampuan yang disebut dengan Zabaniya—sembilan belas pembantu malaikat Malik di Neraka. Sedangkan Noble Phantasm dari King Hassan adalah Izrail, sang malaikat pencabut nyawa.

Akhir kata, agak ironis bagi mereka yang menghabiskan banyak uang untuk mencari untung-untungan untuk memunculkan King Hassan, sedang gacha, praktik-yang-mendekati-perjudian (karena sebenarnya tidak bisa begitu saja disebut sebagai perjudian yang nyata ), tak akan terlihat baik di mata praktik syariah manapun, apalagi milik Hassan. Gacha adalah peradaban buruk, klaim Atilla, dan pedang sang raja selalu mengarah kepada mereka yang menyalahi ajaran agama—ini berarti banyak atau malah semua dari kita.

Tapi toh, dengan statistik yang mumpuni dan karakter yang baik untuk berada dalam satuan tim, First Hassan pantas mendapatkan pangkat SSR dan gelar serta kemampuan Grand Assassin dengan segala kemampuannya—hero yang setara dengan jumlah saint quartz yang dikeluarkan untuk menebusnya.

Sumber: Fate-go.us

Sumber sejarah didapatkan dari berbagai sumber dan https://iis.ac.uk/encyclopaedia-articles/hasan-sabbah

Sumber pengkisahan semesta Fate dibantu oleh laman facebook Perjalanan Menembus Nasuverse di Dalam Vantank. https://www.facebook.com/GoldolfSeksi/

Ditulis oleh: Naufal Hanif

 

Anime Karakai Jouzu no Takagi-san Mendapatkan Season Keduanya!

Apakah kalian siap untuk digoda oleh Takagi-san sekali lagi?

Melalui konfirmasi pada situs resminya, Takagi-san akan kembali menggoda para penonton melalui penayangan season kedua anime yang diangkat dari manga karya Yamamoto Soichiro yaitu “Karakai Jouzu no Takagi-san”.

Studio Animasi Shin-Ei Animation dipercaya kembali untuk memproduksi season kedua anime ini dengan bantuan sutradara animasi Akagi Hiroaki untuk mengepalai proyek ini. Sang sutradara berterima kasih kepada para penggemar yang telah mendukung anime ini dan meminta dukungan mereka sekali lagi dalam season kedua karena adanya “sedikit perubahan” yang direncanakan. Beliau juga menggambar ilustrasi spesial untuk menyambut season kedua anime ini.

Pengisi suara dari kedua peran utama, Takahashi Rie dan Kaji Yuuki juga mengkonfirmasi akan kembali untuk mengisi karakter masing-masing di season keduanya.

Sebelumnya, website Gekkan Shonen Sunday memberikan kode pada Desember lalu, bahwa majalah tersebut akan memberikan pengumuman penting untuk serial “Karakai Jouzu no Takagi-san” pada tanggal 12 Januari 2019.

Season pertama anime ini mulai tayang pada 8 Januari 2018 dengan 12 episode dan mendapatkan OVA yang didapatkan melalu bundel pembelian volume ke-9 “manga Karakai Jouzu no Takagi-san” yang ceritanya berdasar pada chapter 57-59 dalam manga tersebut.

Anime ini bercerita tentang kisah Takagi-san, seorang siswi yang gemar menggoda Nishikata, teman sekelasnya hingga tersipu malu. Nishikata bertekad untuk membalas Takagi-san dan membuatnya merasa malu setelah menggodanya.

Sumber: Anime News Network, Twitter Resmi Anime Karakai Jouzu no Takagi-san.

Ditulis oleh: Aditya Putera T.

[Fangirling Corner] Pertarungan Rap Sengit Antarpria demi Kebebasan, Hypnosis Mic!

Hypnosis Microphone menjadikan musik rap sebuah senjata dalam pertarungan memperluas wilayah kekuasaan!

Halo halo Risacomrades! Bagi kalian para fangirl yang juga pecinta genre rap mungkin sudah mengetahui tentang proyek rap yang sedang naik daun ini. Namun, bagi kalian yang belum tahu berikut penjelasan singkat mengenai proyek “Hypnosis Mic“.

Hypnosis Mic adalah proyek music 2.5 dimensi yang melibatkan 12 seiyuu dimana karakter-karakter yang ada dibagi menjadi empat divisi dengan 3 anggota di dalamnya. Masing-masing divisi menggambarkan beberapa area yang ada di Jepang.

Dalam proyek ini, musik rap dan ‘Hypnosis Microphone’ digunakan sebagai senjata untuk bertarung dan juga memperluas daerah kekuasaan masing-masing divisi. Hypnosis Microphone sendiri merupakan mic spesial yang bisa mempengaruhi psikologi orang-orang yang mendengar apapun yang diucapkan melalui mic tersebut. Bentuk mic yang dimiliki masing-masing karakter juga berbeda-beda sesuai dengan karakteristik dari pemiliknya.

Selain konsep yang menarik, penggemar juga bisa ikut andil di pertarungan dalam proyek ini karena pemenang dari tiap pertarungan ditentukan melalui voting oleh penggemar yang membeli CD fisik mereka dan bagi divisi yang menjadi pemenang akan melanjutkan ke ronde berikutnya.

Begitulah gambaran singkat mengenai Hypnosis mic. Pada artikel kali ini penulis akan menjelaskan divisi-divisi yang ada di proyek ini. Penasaran ada divisi apa saja disini? Berikut penjelasannya.

  1. Divisi Ikebukuro : Buster Bros!!!

Divisi yang berasal dari area yang terkenal akan tempat berbelanjanya ini semua anggotanya merupakan saudara kandung. Ketiga karakter tersebut adalah Ichiro Yamada si sulung dengan hobi menonton anime, Jiro Yamada si anak tengah dengan sangat mengidolakan kakaknya, dan Saburo Yamada alias si bungsu bermulut tajam di keluarga ini. Gaya bermusik dari divisi ini terinspirasi dari genre Street dan Hip-Hop.

  1. Divisi Yokohama : MAD TRIGGER CREW

MAD TRIGGER CREW atau biasa disingkat sebagai MTC merupakan divisi yang menjadi representasi daerah Yokohama yang terkenal akan lokasi tamasya dan taman bermainnya. Divisi ini diketuai seorang bos yakuza bernama Samatoki Aohitsugi dan berisikan 2 anggota yaitu, Juto Iruma yang merupakan seorang polisi dan seorang perwira angkatan laut yang bernama Rion Mason Busujima. Meskipun tiap karakter memiliki pekerjaan berbeda dan bisa dibilang cukup clash, sebagai tim mereka dapat bekerja sama dengan baik. Gaya music yang digunakan dalam divisi ini adalah genre West-Side Gangsta.

  1. Divisi Shibuya : Fling Posse

Selanjutnya adalah Fling Posse yang mewakilkan area Shibuya dalam proyek ini. Sama seperti divisi-divisi sebelumnya, Fling Posse juga terdiri dari 3 orang yaitu seorang perancang busana berwajah imut yang merangkap sebagai ketua divisi bernama Ramuda Amemura, diikuti dengan seorang pejudi bernama Dice Arisugawa, dan terakhir adalah Gentaro Yumeno yang merupakan seorang penulis. Musik yang dibawakan oleh divisi ini memberikan kesan vibrant dan semangat yang menggambarkan kehidupan di distrik Shibuya.

  1. Divisi Shinjuku : Matenrou

Divisi yang terakhir adalah divisi Matenrou, divisi yang merepresentasikan area Shinjuku ini beranggotakan oleh seorang dokter bernama Jakurai Jinguji yang juga merupakan ketua dari divisi ini, seorang host tampan yang sering disalahpahami bernama Hifumi Izanami, dan seorang pekerja kantoran bernama Doppo Kanonzaka. Musik yang dibawakan oleh divisi ini bertemakan mengenai kehidupan di area Shinjuku yang diiringi dengan instrumental yang terkesan gelap dan kotor.

Masing-masing divisi yang sudah dijelaskan di atas memiliki kharisma dan kelebihannya masing-masing, yang tentu saja sangat menarik utuk diikuti. Jadi Risacomrades apakah kalian sudah tau apa divisi yang akan kalian dukung?

Sumber: HandThatFeedSHQ dan sumber lainnya.

Ditulis oleh Alissa Rachma