[Risa Anisong] Catch The Rainbow! Irama Upbeat dari Inori Minase yang Siap Mengambil Hati Kalian!

Album baru dari Inori Minase ini siap membuat kalian semakin jatuh cinta kembali kepadanya!

Catch the Rainbow! adalah album ketiga dari penyanyi sekaligus seiyuu Inori Minase yang turut memasukan 2 EP sebelumnya, yaitu TRUST IN ETERNITY dan Wonder Caravan!. Album ini dirilis 10 April silam dan memiliki 12 track lagu, diproduksi oleh King Records. Berikut ini adalah ulasan dari lagu-lagu yang ada di dalamnya!

Dibuka dengan lagu baru yang penuh semangat berjudul “Step Up!” yang secara instan bakal membuat kalian jatuh cinta kepada album ini. Kemudian, dilanjutkan oleh lagu favorit penulis, “Kokoro wa Merry-Go-Round”, yang sedikit berirama jazz dan menggunakan trompet dan saksofon sebagai instrumen utamanya sehingga beat yang dihasilkan oleh lagu ini juga sangat cocok untuk produktivitas dan dapat didengarkan ketika kalian sedang belajar dan bekerja.

“Kitty Cat Adventure” merupakan lagu yang memiliki ref yang catchy, tetapi kurang memberikan impact karena lagu ini terasa seperti lagu anisong yang sepintas terdengar biasa. Tidak hanya sampai di sana, album ini dilanjutkan dengan lagu EP dari tahun 2019, “Wonder Caravan!” yang berirama pelan dengan nuansa penuh drum band-ish yang terdengar bagaikan lagu dari serial keluaran Disney. Sebuah lagu yang cocok untuk menurunkan ritme album yang tiga lagu sebelumnya merupakan lagu yang cukup upbeat.

Inori Minase melanjutkan albumnya dengan lagu berjudul “Ima wo Boku Rashiku Ikiteku Tame ni” dan “Yakusoku no Astrim” yang memiliki nuansa elektronik. “Yakusoku no Astrim” mengingatkan kepada hybrid rock dan elektronic pada awal 2010-an sehingga tidak terasa asing untuk mendengarkan lagu ini.

“Future Seeker”dan “brave climber” merupakan lagu selanjutnya. “Future seeker” memiliki nuansa elektronik yang kental dan beat yang catchy. Komposer dari lagu ini adalah kz yang sebelumnya menggubah lagu Vocaloid terkenal “Tell Your World”, sedangkan “brave seeker” adalah lagu rock, tetapi memilik irama yang tidak terlalu upbeat untuk mengimbangi “Future Seeker”.

Lagu berikutnya adalah lagu “TRUST IN INFINITY” dari EP tahun 2018 dengan tajuk yang sama. Bernuansa orkestra dengan electronic, strings, serta ditambah suara khas Inori Minase membuat lagu ini nikmat untuk didengarkan. “Suisai Memori” yang merupakan lagu cinta dibawakan oleh instrumen piano dan gitar. Walau lagu ini tidak se-upbeat lagu lainnya, tetapi sangat catchy dan enak didengar ketika suasana hujan sambil meminum teh mengingat doi nan jauh di sana! (Asyiap!)

“My Graffiti” merupakan lagu selanjutnya, tetapi menurut penulis tidak memberikan kesan apa-apa karena lagu yang tampil bland  dan telah dilewati oleh lagu-lagu seru diatas. Inori Minase menyudahi album ini dengan irama upbeat bernuansa drum band dengan lagu berjudul “Catch the Rainbow”, judul yang sama dengan nama album ini. Lagu ini sangat mirip dengan lagu “Dream Solister” dari TRUE,  tetapi dikemas dengan lebih baik sehingga dapat mengakhiri album ini dengan baik.

Catch The Rainbow merupakan album penuh tembang upbeat yang membuat kalian semakin jatuh cinta kepada Inori Minase! Album ini dapat dibeli di iTunes Store dengan harga 2.400 yen (sekitar 302.000 rupiah) atau bisa didapatkan di CDJapan dengan harga 3.000 yen (sekitar 378.000 rupiah). Jika kalian berlangganan Apple Music, kalian bisa mendengarkan lagu ini secara gratis! Yuk support Inori Minase dengan membeli CD-nya atau mendengarkan musik secara legal, ya!

Seiyuu Suzuko Mimori Umumkan Pernikahannya

Suzuko Mimori atau dikenal sebagai Mimorin umumkan pernikahannya. Wah, siapa ya pria beruntung yang menjadi suaminya?

Seiyuu Suzuko Mimori atau biasa dikenal sebagai Mimorin mengumumkan pernikahannya pada Jumat ini (12/4) melalui blog pribadinya. Mimorin sebenarnya sudah mendaftarkan pernikahannya tersebut pada Januari silam, tetapi baru mengumumkannya pada hari ini.

Suzuko Mimori menikah dengan pegulat profesional Kazuchika Okada yang merupakan salah satu jagoan gulat asal Jepang, Dia berhasil menjuarai kompetisi gulat IWGP sebanyak lima kali.

Dalam blognya, Mimorin mengungkapkan bahwa dia masih belum dewasa sebagai seorang manusia, tetapi dia ingin menjadi seseorang yang ceria, menggembirakan, dan hangat seperti ibunya. Selain itu, dia juga akan terus bekerja keras untuk mencapai impian yang lebih tinggi lagi sebagai seorang artis.

Mimorin dikenal sebagai seorang seiyuu dan penyanyi jebolan Love Live yang mengisi suara Umi Sonoda. Karier Mimorin juga dikenal dengan keikutsertaannya dalam grup Milky Holmes yang bubar pada Februari lalu. Dia juga mengisi suara di serial anime lain, seperti dalam Aoki Hagane Arpergio sebagai Ashigara, film Digimon Tri sebagai Sora, Kamisama Hajimemashita sebagai Nanami, dan lain-lain.

Mimorin juga bergabung dengan beberapa francis idol anime seperti Shojo Kageki Revue Starlight, Kemono Friends, dan Bang Dream!.  Mimorin juga aktif di dunia tarik suara dan telah merilis empat album serta puluhan EP/single.

Kami dari Risa Media mengucapkan selamat atas pernikahannya, semoga langgeng tanpa ada hambatan dan selalu Mainichi Kuraimaksu!!

Penulis: Aditya Putera T. / Sumber : Pos Suzuko Mimori melalui Line Blog

Produser Vocaloid wowaka Meninggal Dunia pada Umur 31

Penggubah lagu "Rolling Girls, Unknown Mother Goose, Uramote Lovers" Wowoka meninggal dunia pada umur 31 karena gagal jantung

Berita duka datang dari dunia vocaloid, Produser vocaloid sekaligus gitaris dan vokalis band Hitorie, wowaka, meninggal dunia pada tanggal 5 april silam. Sang musisi dikabarkan meninggal dunia dalam tidurnya disebabkan oleh gagal jantung pada umur 31 tahun. Pemakaman diadakan secara privat oleh keluarga dan saudara.

Dikabarkan oleh website resmi Hitorie, band tersebut memutuskan untuk membatalkan tur konsernya di Jepang dan pada beberapa acara lain, termasuk tur Hitorie 2019 bertajuk ‘Coyote Howling’. Meskipun belum menentukan aktivitas kedepannya, anggota band yang tersisa akan terus menjalankan musik.

Wowaka dikenal di kalangan penggemar vocaloid melalui beberapa lagu klasik seperti Uraomote Lovers, Unhappy Refrain, dan World’s End Dancehall. Sang produser kemudian bergabung dalam Hitorie pada 2011, mengeluarkan empat singles dan album serta tiga minialbum. Terakhir, wowaka sempat kembali sebagai produser vocaloid dalam rangka ulang tahun ke-10 Hatsune Miku dengan judul lagu ‘Unknown Mother-Goose’ pada 2017.

Pesan terakhir para rekan bandnya dapat dilihat di sini (dalam bahasa Jepang)

Sumber: ANN, situs resmi Hitorie.

Penulis: Muhammad Naufal Hanif

Live Action ‘Kaguya-Sama: Love Is War’ Tunjukkan Trailer Pertamanya

Kanna Hashimoto dan Sho Hirano akan "berperang" di depan layar lebar dalam live action "Kaguya-sama : Love is War".

TOHO memulai streaming teaser video pada hari Selasa kemarin untuk adaptasi film layar lebar Live Action Kaguya-sama : Love is War (Kaguya-sama wa Kokusaretai – Tensai-tachi no Renai Zunosen) dari manga karya Aka Akasaka.

Film ini direncanakan tayang pada 6 September 2019, Di bintangi oleh salah satu member idol grup King and Prince; Sho Hirano yang menjadi Kaichou Miyuki Shirogane dan Kanna Hashimoto yang akan memainkan Fuku Kaichou Kaguya Shinomiya.

Hayato Kawai akan menyutradarai film ini yang sebelumnya memegang live action dari My Love Story (Ore no Monogatari) dan False Love! (Nisekoi). Yuichi Tokunaga yang akan membuat naskah dari film ini dan sebelumnya dia terlibat dalam live action Tonde Saitama dan Princess Jellyfish.

Kaguya-sama : Love is War bercerita tentang dua orang jenius yang saling jatuh cinta dan menjabat jabatan tertinggi di sekolah prestisius sebagai Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS yang membuat mereka semakin elit di antara yang elit. Tingginya rasa pride mereka sehingga membuat mereka tidak ingin untuk membuat “first move” sehingga membuat siapa yang menyatakan perasaannya dahulu akan kalah, karena… Love is War. 

Bagaimanakah aksi kocak mereka berdua untuk menyadari perasaan satu sama lain dan sekalian menjatuhkan siapa yang akan menyatakan cintanya duluan?

Akasaka memulai debut manga ini di majalah Miracle Jump (Shueisha) pada bulan Mei 2015, tetapi kemudian pindah ke majalah Young Jump pada bulan Maret 2016. Sekarang, manga ini sudah mencapai volume ke-14 pada 19 Maret lalu. Manga ini menginspirasi adaptasi serial anime televisi yang dimulai pada 12 Januari silam dan berakhir pada 31 Maret.

Waah… Sudah tidak sabar nih untuk kembali melihat Kanna Hashimoto di layar lebar!

Sources: ANN , Comic Natalie

Para Penggemar Tentukan Karakter Favorit Mereka yang Diperankan oleh Aoi Yuuki

Siapa saja karakter yang diperankan oleh Aoi Yuuki yang paling dicintai oleh para penggemarnya?

Siapa yang tidak kenal Aoi Yuuki? Seiyuu cantik, lucu, dan terkenal ini telah membintangi banyak anime. 27 Maret silam merupakan ulang tahun ke-27 dari Aoi Yuuki, dan situs Anime! Anime! memutuskan untuk menghormatinya dengan menanyakan penggemarnya tentang siapa karakter yang diperankan oleh Aoi Yuuki yang paling mereka suka.

Berikut merupakan karakter-karakter yang telah memenangkan hati para penggemarnya (urutan peringkat dari atas ke bawah):

Yūki (Sword Art Online II)


Tanya Degurechaff (Saga of Tanya the Evil)


Hibiki Tachibana (Senki Zesshō Symphogear)


Madoka Kaname (Puella Magi Madoka Magica)


Komachi Hikigaya (My Teen Romantic Comedy SNAFU)

Diane (The Seven Deadly Sins)
Tsuyu Asui (My Hero Academia)
Victorique de Blois (Gosick) (Seri)
Kino (Kino’s Journey – The Beautiful World) (Seri)
Iris (Pokémon: Black and White)
Futaba Sakura (PERSONA 5 the Animation)
Yoshiko Hanabatake (Aho Girl)
Ichigo Amano (Yumeiro Pâtissière)
Clementine (Overlord)
Krul Tepes (Seraph of the End)
Kuberu E. Pastillage (Dog Days) (Seri)
Murasaki Kuhōin (Kurenai) (Seri)
Sumire Sōma (Sagrada Reset) (Seri)
Kinako Nanobana (Inazuma Eleven GO) (Seri)
Kayo Hinazuki (ERASED) (Seri)
Boogiepop/Touka Miyashita (Boogiepop and Others) (Seri)
Inaho Misora (Yo-kai Watch) (Seri)
Ringo-chan (Daily Lives of High School Boys) (Seri)

Aoi Yuuki telah menunjukkan dirinya sebagai seiyuu yang bisa dengan karakter apa saja semenjak debutnya satu dekade lalu. Bila Aoi Yuuki adalah seiyuu favorit Anda, maka Anda bisa menemukan dia di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba sebagai Guide yang berambut hitam, Sebagai Tanya di Isekai Quartet, dan Terrible Tornado di One Punch Man. Aoi Yuuki juga akan muncul dalam adaptasi anime Netflix 7SEED sebagai Hotaru Kusakuri

Source: Anime! Anime!

Tanpa Izin Resmi, 52 Cosplayer Diperiksa dan 11 Ditahan pada Event Cosplay Malaysia

Tanpa Visa Kerja, setidaknya ada 52 cosplayer diperiksa dan 11 lainnya ditahan oleh Jabatan Imigresen Malaysia (Badan Imigrasi Malaysia). 11 orang yang di tahan tersebut adalah guest cosplayer yang terdiri dari 5 warga negara Jepang, 3 warga negara Singapura, 2 warga negara Thailand dan 1 dari Hong Kong, ditahan atas tuduhan PATI ( Pendatang tanpa izin) karena mereka melanggar ketentuan Visa Negara Malaysia dimana mereka datang menggunakan visa kunjungan sementara yang seharusnya menggunakan visa kerja sementara di event cosplay bernama Cosplay Festival 4 menurut MY-Metro (Media Malaysia).

Event Cosplay Festival 4 adalah event khusus cosplay dilangsungkan selama dua hari (23-24 maret) di Grand Ballroom Sunway Putra Hotel Kuala Lumpur yang turut dihadiri mon夢 dan stayxxxx ini juga terpaksa dihentikan paksa karena tidak mengantongi izin dari Agensi Pusat Permohonan Penggambaran Filem dan Persembahan Artis Luar Negara (PUSPAL). Pihak EO sekarang sedang dalam masa refund dan pembayaran kepada guest cosplayers yang hadir, pembelian tiket dan uang booth yang telah di bayarkan oleh community.

Pembubaran paksa acara cosplay di Malaysia ini tentu membuat gempar komunitas cosplay baik di Malaysia dan di Indonesia, mengingat budaya cosplaying saat ini sedang digemari oleh penikmat budaya jejepangan khususnya di negara-negara Asia Tenggara. Peristiwa ini seharusnya memberikan pelajaran juga bagi penggiat acara budaya Jepang agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ikuti semua prosedur dan regulasi yang berlaku agar acara yang diselenggarakan dapat berjalan lancar dan nyaman.

Ditulis oleh: Giovanni Yano

Sumber:

laman facebook resmi Jabatan Imigresen Malaysia WP Kuala Lumpur

MY-Metro

Laman Facebook resmi Cosplay Festival 4

[Liputan] Genfest 2019, Ajang Pertemuan Kreator Bandung Bertema Medieval.

Liputan Genfest 2019 di kampus ITB yang mengambil tematik unik

Genfest 2019 telah dilaksanakan pada 17 Maret silam. Acara ini sendiri berlangsung mulai dari pukul 10.00 sampai 19.30 malam dengan keramaian pengunjung yang bertahan dari awal sampai akhir di gedung Aula Barat ITB, Bandung. Venue sendiri sesuai dengan tema acara tahun ini, yaitu medieval.

Acara sendiri dipenuhi oleh stand circle dan komunitas, menampilkan karyanya masing-masing.
Terdapat beragam jenis karya yang ditampilkan, seperti novel pendek dari LightNovel.ID, karya bertemaTouhou Projects dari The Great Conspiracy Theory, dan tema meme Polandball dari Davantoz, serta beragam jenis dan bentuk artwork dari stand lingkarya, seperti Doujin Dalam Botol, Lingkarya Moesia, dan Parapuri. Tidak hanya karya cetak, banyak stand yang juga menawarkan permainan gim langsung,seperti stand gim Haikyu! Volleyball Card Game dari Brain Navi. Selain itu, Genfest ini sendiri juga didukung oleh Ponimu, aplikasi streaming anime yang berlisensi.

Dari komunitas sendiri, terdapat Closers Bandung Community, Kameko (Komunitas Fotografer Cosplay Bandung), Bandung [email protected] Community, dan Gwaith-I-Megyr, stand HEMA (Historical European Martial Art) yang berspesialisasi dalam ilmu pedang. Komunitas yang terakhir ini juga menampilkan keahlian berpedangnya dalam acara. Selama berlangsungnya acara juga dilaksanakan Costreet Competition dimana para cosplayer, beberapa di antara mereka menggunakan kostum medieval, menampilkan diri. Dari para komunitas, seperti Gwaith-I-Megyr, juga ikut menampilkan keahlian ilmu pedangnya. Acara diakhiri dengan genVoca, konser Vocaloid dari Genshiken, berisikan para vocaloid seperti Hatsune Miku, Kagamine Rin dan Len, Kaito, IA, dan GUMI. Genfest sendiri merupakan program dari Genshiken ITB, unit studi budaya visual modern yang mempelajari pop culture dari dalam maupun luar negeri. Genshiken berisi enam divisi: game, ilustrasi, musik, pengembangan, cosplay, dan story, dengan divisinya masing-masing. Genshiken pertama didirikan untuk mempertemukan mereka yang memiliki minat dan bakat yang sama. “Ada yang mau bikin gim, nih, tapi nggak ada temannya”, ujar Nathanael, Kepala Divisi EO. “(Genshiken) mewadahi anak-anak ITB yang mau ikut dalam industri kreatif.”

Genfest diadakan sebagai sarana fasilitasi para kreator Bandung untuk bertemu, menampilkan, dan menjual karyanya. “Di Bandung jarang event seperti ini, seringnya di Jakarta. Kami menawarkan fasilitas di sini dengan slot yang dekat dan harga yang lebih terjangkau” terang Nathanael lebih lanjut. Senada dengan spirit ini, salah satu syarat kreator untuk berpartisipasi adalah dengan menjual karya orisinil. “Genshiken sendiri unit industri kreatif”, ujarnya, “dan pernah mendapatkan kasus nyolong tanpa izin. Itu nggak enak.” Genfest sendiri akan ikut berkembang, tahun ke tahun, baik volume maupun jumlah stand yang ada. Untuk para kreator sendiri, terutama kreator Bandung dan sekitarnya, Nathanael berpesan agar industri kreatif Indonesia semakin berkembang. “Saya sendiri kreator, membuat gim,” ujarnya. “dan pasti selalu ada masalah. Selalu semangat, jangan letih berkreasi.”

 

Penulis: Muhammad Naufal Hanif

[Liputan] Sashimi XI: Animo yang Tinggi, Pertunjukan yang Meriah

Liputan Khusus Tim Risamedia di Sashimi XI di GOR Universitas Widyatama

Penyelenggaraaan Sashimi XI baru saja berakhir beberapa saat silam dengan berbagai macam acara dan kegiatan. Acara yang diselenggarakan tahunan oleh Japan Community Widyatama ini diadakan untuk yang kesebelas kalinya tahun ini dengan tema ‘Dungeon’ di Gedung Serba Guna Universitas Widyatama pada tanggal 9 Maret 2019 silam.

Panggung dipenuhi dengan peminat mulai dari awal sampai penghujung acara. Pada pagi sampai dengan siang hari, terdapat pertunjukan dari Sara Odori, Onomatope, kompetisi Dance Cover, dan Veiled. Setelah itu, berlangsung kompetisi Cosplay dengan juri Nanaamao, Dimboyz, dan Kazuhyun. Selain itu, terdapat juga beberapa stand penjual merchandise anime yang berjejer di luar gedung dan dipenuhi oleh para pengunjung. Terdapat juga beberapa stand komunitas seperti Kameko (Komunitas Fotografer Cosplay) Bandung dan photobooth untuk para cosplayer oleh fotografer profesional di sisi lain gedung. Pengunjung juga dapat beristirahat di area stand makanan dan minuman yang beragam.

 

 

Sore sampai dengan malam hari dipenuhi dengan bermacam performa dari para bintang tamu, seperti Blaze dengan penampilan J-Rock, Harvest yang membawakan J-Pop dan Anisong, serta Ticking Timebomb yang membawakan cover K/DA. Terdapat juga penampilan bintang tamu dari Thousand Sunny, Eviyose, Lunatic Tokyo, dan masih banyak lainnya—penyelenggaraan Sashimi XI diisi dengan penampilan musik terus menerus yang disambut dengan antusiasme yang konstan dari pengunjung acara.

Sesuai dengan temanya, ‘Dungeon’, panggung utama bernuansa pekat dengan dekorasi bercorak hitam, diiringi oleh pertunjukan musik yang penuh energi, baik oleh bintang tamu maupun oleh pengunjung. Acara ditutup dengan penampilan dari Lunatic Tokyo dan Lusca.

Penulis: Muhammad Naufal Hanif

[Liputan] Sambutlah Kartu Haikyu!, Permainan TCG Kompetitif yang Tetap Ramah untuk Pemula!

Permainan kartu Haikyu! berbasis TCG diperkenalkan di Comic Frontier 12.

Haikyu! adalah komik Jepang karangan Haruichi Furudate yang saat ini merupakan salah satu komik dengan genre olah raga yang sangat digemari oleh para pencinta manga. Komik ini bercerita tentang perjuangan Hinata membuat tim bola voli di SMP-nya dan mengikuti kompetisi bergengsi dengan sekolah lainnya. Haikyu! sangat disenangi karena nuansa kompetitif dalam permainan bola voli yang didukung oleh karakter-karakter tampan yang siap mengambil hati para pembaca, terutama pembaca wanita.

Nah,  baru-baru ini permainan kartu berbasis Haikyu! dirilis oleh Brain Navi Indonesia untuk para penggemar Haikyu dan permainan TCG di tanah air. Permainan kartu ini diberi tajuk TCG HAIKYU! VOLLEYBALL CARD GAME. Apakah yang terjadi jika olah raga voli ini ditransformasikan menjadi TCG atau trading card game yang semakin terkenal di kalangan para penikmat Jejepangan? Berikut adalah laporan Risa Media mengenai peluncuran kartu Haikyu! di Comic Frontier 12 pada hari Minggu kemarin (26/2).

Kartu Haikyu! merupakan sebuah gim TCG yang unik dan mudah untuk dimainkan. Permainan ini sangat fast-paced dan 1 match bisa hanya 10 menit saja, berlangsung sangat kompetitif sehingga bermain berulang kali pun tidak terasa repetitif. Kartu Haikyu! mempunyai komposisi seperti permainan voli dimana ada serve, receive, pass, attack, dan block.

Jenis kartu ini terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu kartu karakter yang dapat dimainkan dalam serve, receive, attack, dan block; dan kartu action yang dapat memberikan efek tambahan saat receive. Permainan dimulai dengan player 1 memberi serve dan player 2 harus me-receive serve tersebut, kemudian player 2 masuk ke fase pass dan attack untuk menyerang ke player 1.

Player 1 kemudian harus me-receive nilai attack ditambah nilai pass player 2 untuk sukses me-receive dan berlanjut ke pass dan attack. Jika tidak bisa, player 1 dapat mem-block attack-nya dengan men-stack kartu karakter di block. Banyaknya karakter yang dapat digunakan dalam block area adalah 3 karakter.

Bila bola berhasil di-block, maka giliran player 2 kembali untuk me-receive pass dan attack player 1 lagi. Ronde ini terus bergilir hingga salah satu player tidak bisa menghadang serangan player lainnya atau salah satu player kehabisan kartu karakter. Permainan Kartu Haikyu! menggunakan sistem best of three dimana pemain harus menang sebanyak 2 (dua) ronde.

Kartu Haikyu! terbilang cukup baru karena volume 1 dari permainan ini baru saja diluncurkan pada Desember 2018 yang starter deck-nya berisikan karakter pemain dari tim Karasuma. Sementara itu volume keduanya diluncurkan pada bulan Februari 2019 dan starter deck-nya berisi karakter pemain dari tim Aoba dan Nekoma.

Pengunjung yang menyempatkan diri untuk menjajal permainan kartu ini mengatakan bahwa permainan ini mudah untuk dimengerti karena menggunakan bahasa Indonesia dan sangat seru karena bisa bermain menggunakan para husbando mereka. TCG volume 1 dan 2 sudah dapat dibeli di toko Gramedia terdekat dengan harga untuk satu paknya seharga Rp.135.000 saja.

Tunggu apa lagi? Segera koleksi kartu Haikyu-mu sekarang dan tantang temanmu untuk bermain!

Liputan oleh Dimas Andaru K.